Bupati Anwar Sadat Safari Jum’at di Masjid Nurul Iman di Kecamatan Kuala Betara Kunjungi Desa Dualap, Bupati Anwar Sadat Dengarkan Aspirasi Masyarakat Bupati Anwar Sadat Hadiri Acara Kegiatan ARKAS Mantap!! Usai Pensiun Kepala Dinas Dukcapil Tanjab Barat Gabung Partai Politik Bupati Anwar Sadat Kembali Laksanakan Safari Subuh di Masjid Miftahul Jannah

Home / Pemerintahan / Tanjab Barat

Minggu, 7 Februari 2021 - 14:54 WIB

Pemkab Tanjab Barat Akan Tindak Keras Pelanggar Prokes

TANJAB BARAT-BULENONnews.com.

Sebagai tindak lanjut setelah Kabupaten Tanjung Jabung Barat sempat ditetapkan menjadi zona merah penyebaran covid-19 beberapa hari lalu.
Pemkab Tanjab Barat akan mengambil tindakan tegas terhadap pelaksanaan protokol kesehatan ditempat kerumunan dan keramaian.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Safrial MS, bahwa akan terus melakukan pengetatan dan pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan. Tindakan represif seperti pembubaranpun akan dilakukan.

“Makanya saya katakan dengan Kapolres,
kedepan Pemkab dan Tim Gugus tugas covid 19,perlu mengambil tindakan tegas,” ucap Safrial usai menggelar Vaksinasi Sinovac diaula pertemuan. Kamis (04/02/21).

Baca Juga  Pembuatan Bubur Asyura Menjadi Tradisi Masyarakat Tanjab Barat dan Momentum Mempererat Kebersamaan

Safrial juga mengatakan, kedepannya bagi warga yang menggelar acara resepsi pernikahan atau pesta, melanggar atau tidak menerapkan protokol kesehatan akan dibubarkan.

“Bagi yang tidak menerapkan protokol kesehatan bubarkan,”tegasnya.

Namun Safrial lebih mengkhawatirkan lagi tempat tempat ibadah. Karena itu, ia juga meminta bantuan para tokoh agama untuk lebih intensif mengajak jamaahnya mematuhi protokol kesehatan.

“Saya meminta kepada tokoh-tokoh agamanya masing-masing menjelaskan kepada Jama’ah bahwa penyakit ini sangat berbahaya. Cuma kadang-kadang masyarakat kita ini menganggap sepele,” sebutnya.

Baca Juga  Atasi Kemacetan,Jalan Pahlawan Menuju Simpang Andalas Diberlakukan Satu Arah

Lebih lanjut Ia menuturkan, apalagi saat melakukan sholat berjamaah terkadang banyak masyarakat tidak mematuhi protokol kesehatan.

“Nanti kalau melakukan tindakan keras, dibilang kita ini lain lagi aliran agamanya,” keluhnya.

Ia mengajak masyarakat Tanjab Barat untuk melihat kejadian yang lalu dan dapat dijadikan sebuah pembelajaran, karena kata dia, hanya mendapingi yang sakit tepapar covid 19 akhirnya yang sehat meninggal.

“Lihat teman-teman kita kemarin,Jadi kita ambil pelajaran, ya. Jangan kita nekat,” tutupnya.

Reporter/Editor : Amir/Ote.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Launching Beras Bantuan PPKM

Tanjab Barat

Nah!!! Satu Lagi Pemuda Diamankan Sat Res Narkoba Polres Tanjab Barat

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Buka Secara Resmi Two Days Coffee

Tanjab Barat

Antiaipasi La Nina Polres Tanjab Barat Lakukan Apel Siaga di Pelabuhan LLASDP

Tanjab Barat

Ciptakan Pemilukada Sejuk Aman dan Sehat, Ratusan Nelayan Ikut Sosialisasi

Tanjab Barat

Pemkab Tanjab Barat Merasa di Lecehkan,Ganti Rugi Tiang Pancang WFC Tak Kunjung Selesai

Tanjab Barat

Kajati Akan Proses Soal Temuan BPK di Road Race dan Pamsimas

Tanjab Barat

Polres Tanjab Barat Apresiasi 24 Penjahit UMKM Produksi Masker Sehat.