Wabup Tanjab Barat Bagikan Masker Gratis Pada Pengguna Jalan DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna Pertama Bupati dan Wabup Tanjab Barat Hadiri Ekspose RPJMD Tahun 2021-2026 Kemenag Tanjab Barat Belum Menentukan Besaran Zakat Fitrah Seorang Lelaki di Kecamatan Senyerang Meninggal Gantung Diri

Home / Tanjab Barat

Kamis, 11 Februari 2021 - 14:27 WIB

Kasus Kekerasan Dan Pelecehan Terhadap Anak Ditahun 2021 Meningkat

Dinas P2TPA Mencatat Tahun 2021 Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Anak Di Tanjabbar Meningkat Hingga 70 Persen

KUALATUGKAL-BULENONNEWS.COM, Kasus kekerasan dan Seksual Terhadap Anak di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sungguh luar biasa, pada awal tahun 2021 saja kasus ini sudah mengalami peningkatan yang signifikan.

Hal ini sangat berbanding terbalik jika dibandingkan pada tahun sebelumnya, karena pada tahun 2021, kasus ini jika di persentasi kan mencapai 70 persen.hal ini disampaikan  Kabid Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak Dinas P2TPA Tanjabar, Agus Sumantri. Ia menyebutkan bahwa pada awal tahun 2021 ini saja pihaknya sudah menerima laporan 6 kasus seksual.

Baca Juga  Kantor Bupati Tanjab Barat Disemprot Desinfektan

” Jika dibandingkan 2020 lalu, kasus persetubuhan terhadap anak meningkat dan jika presentase kan meningkat 70%.” Kata Agus. Rabu (11/02/21)

Ia juga sangat prihatin dengan peningkatan kasus terhadap anak dibawah umur ini, kata Agus kasus, pelecehan seksual terhadap anak meningkat selama pandemi. Ia menduga penyebabnya karena anak-anak semakin banyak beraktivitas di rumah.

Baca Juga  Satnarkoba Polres Tanjab Barat Ciduk 3 Orang Penyalahgunaan Narkoba

” Kita ketahui ada kasus-kasus menonjol yang kita tangani di saat pandemi, yakni banyaknya pencabulan terhadap anak, yang terbarukan. Ada pelatih bola dan buruh,” Ungkapnya.

Agus juga menduga, peningkatan itu terjadi karena anak-anak semakin banyak beraktivitas di rumah selama pandemi Covid-19. Diketahui, sejak awal pandemi pada Maret lalu, anak-anak tidak belajar di sekolah melainkan belajar via daring di rumah masing-masing.

Baca Juga  Pembawa Pempek Diduga Berisi Sabu Kedalam Lapas Kelas ll B Kuala Tungkal Ditangkap

” Tentunya jumlah kasus naik jika dibandingkan tahun sebelumnya. Ya mungkin karena lebih banyak aktivitas di rumah ya,” Terangnya.

Sementara itu, “kata Agus pihaknya menghimbau perlunya pengawasan yang ketat untuk anak anak di rumah, meskipun terhadap anggota keluarga lain perlu tetap waspada.

” Kita minta kepada masyarakat dan orang tua untuk benar benar mengawasi anak anaknya, perlunya pengawasan yang ketat untuk anak anak di rumah.” Pungkasnya./AMIR-MARDAN HSB

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Pedagang Hewan Qurban Antar Pulau Semakin Ramai Menjelang Hari ‘Idul Adha

Berita

Imlek Di Tanjabbarat Dirayakan Sederhana Dimasa pandemi Covid-19

Tanjab Barat

H-1 Pencoblosan, Warga Kuala Tungkal Banyak Belum Dapat Surat Undangan Pemilih.

Tanjab Barat

Bupati Tanjabbarat H Anwar Sadat Tinjau Lokasi Terdampak Banjir Menuju Desa Sialang

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Bersama PetroChina Resmikan Pembangunan 3 Aula Pondok Pesantren

Tanjab Barat

Sekda Tanjabbarat Sampaikan Nota dan PPAS Perubahan Rancangan KUPA APBD 2020

Tanjab Barat

90 Persen Sekolah di Tanjab Barat Siap Lakukan Belajar Tatap Muka

Tanjab Barat

Kapolres Tanjab Barat Ngobrol Penuh Inspirasi Bersama Masyarakat