Babak Baru “Lelang Jabatan” Tanjab Barat: 21 Nama Berebut 5 Kursi Kadis, Camat Dominasi Dinas Ketapang Dukung Asta Cita di Tanjab Barat, Jamal Darmawan Sie: Kesejahteraan Rakyat Harus Jadi Output Utama Sambut Kunjungan Danrem 042/Gapu, Bupati Anwar Sadat Tekankan Sinergi Nyata TNI-Pemda Akselerasi Asta Cita, Bupati Anwar Sadat Perkuat Sinergi Lintas Sektoral Demi Swasembada Pangan Pimpin Sumpah 198 PNS Baru, Wabup Katamso Tekan Target IPM Tinggi dan Birokrasi Digital

Home / Meraingin / Pendidikan

Selasa, 2 Maret 2021 - 16:25 WIB

Hearing Komisi ll DPRD Merangin Bersama Dikbud dan BKPSDM Penuh Rasa Haru

MERANGIN-BULENONnews.com. Rapat Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merangin bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Badan Kepegawaian Dan Pembangunan Sumberdaya Manusia Daerah (BKPSDM) Merangin, Selasa (02/03/2021) penuh rasa haru.

Pasalnya hearing Komisi ll DPRD Kabupaten Merangin dan Dinas Instansi tersebut terkait soal nasib guru kontrak nonkategori.

Ketua Komisi II DPRD Merangin Muhammad Yani berharap agar tenaga pendidik kontrak nonkategori mendapat perhatian atau prioritas dari pemerintah untuk jadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Baca Juga  Rencana Zonasi Petambangan Rakyat Merangin Lanjut Ke Bagian Sumber Daya Alam

“Tadi juga dihadiri tenaga kontrak nonkategori. Ini terkait keberlangsungan nasib mereka yang penghasilan rendah, sementara mereka sudah mengajar puluhan tahun,” terangnya.

Kemudian Kata Yani,“Ini tadi dijawab BKD bahwa mereka mengusulkan formasi khusus PPPK sebanyak 441 formasi, kita berharap ini memberi kesempatan untuk mereka guru kontrak nonkategori,” harap Politisi Partai NasDem ini.

Sambungnya,“Tadi juga ada hadir guru yang mengajar suku anak dalam mereka juga minta fasilitas karena jarak tempuh dan Medan yang mereka lalui untuk mengajar berbeda dengan guru lain,” lanjutnya lagi

Baca Juga  Selain Penadah Emas Ilegal, Diduga CN Juga Pelaku PETI Dengan Alat Berat

Sisi lainnya Ketua Komisi ll bersama rekannya juga membahas persoalan SMP 26 dengan SMK 3 satu atap di Pangkalan Jambu Kabupaten Merangin.

“Kita berharap SMP bisa pisah dengan SMK dan ini harus ada dukungan dengan Pemdes, kita akan musyarawah di kantor camat dalam waktu dekat ini. Ini penting kita bahas supaya pendidikan ini lebih efektif, apa lagi SMP wewenang Kabupaten dan SMK provinsi,” pungkasnya

Reporter/Editor: Ote

Share :

Baca Juga

Meraingin

Izhar Majid Ketua Komisi ll DPRD Prov. Jambi Hadiri Kunker Gubernur di Merangin

Meraingin

Timbunan Jembatan Tergerus dan Bepotensi Pendangkalan, Bupati Segera Cek Lokasi

Meraingin

DPD II Partai Golkar Merangin Gelar Musyawarah Ke X Tahun 2021

Meraingin

Tak Rela Pendidikan Anak Menurun Karena Covid-19, Al Haris Pastikan Semua Sekolah Belajar Tatap Muka Diberlakukan

Meraingin

Jalan Tabir Timur Berlumpur Laksana Bubur, Warga Minta Pemerintah Turun Lokasi

Meraingin

Komisi ll DPRD Merangin Panggil Dewas Soal Kisruh RSUD Kol Abundjani

Meraingin

Hasbi Anshory Sosialisasikan 4 Pilar DPR MPR di Merangin

Meraingin

Sertijab dan Pisah Sambut Kapolres Merangin Diawali dengan Gelar Apel Farewell Parade

You cannot copy content of this page