Bupati Tanjab Barat Buka Acara Pertemuan Dengan PT Sena. Kodim 0419/Tanjab Lakukan Vaksinasi Massal Dosis Kedua Dandim 0419/Tanjab Tinjau Sejumlah Titik Sasaran TMMD Ke-113 TA 2022 di Muara Papalik Bupati Tanjab Barat Sambut Kunker Gubernur Jambi Perum Bulog Kuala Tungkal Distribusikan Beras Bantuan PPKM Untuk 15.364 KPM

Home / Meraingin / Pendidikan

Selasa, 2 Maret 2021 - 16:25 WIB

Hearing Komisi ll DPRD Merangin Bersama Dikbud dan BKPSDM Penuh Rasa Haru

MERANGIN-BULENONnews.com. Rapat Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merangin bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Badan Kepegawaian Dan Pembangunan Sumberdaya Manusia Daerah (BKPSDM) Merangin, Selasa (02/03/2021) penuh rasa haru.

Pasalnya hearing Komisi ll DPRD Kabupaten Merangin dan Dinas Instansi tersebut terkait soal nasib guru kontrak nonkategori.

Ketua Komisi II DPRD Merangin Muhammad Yani berharap agar tenaga pendidik kontrak nonkategori mendapat perhatian atau prioritas dari pemerintah untuk jadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Baca Juga  Al Haris Warning Kades Terlibat Bermain PETI

“Tadi juga dihadiri tenaga kontrak nonkategori. Ini terkait keberlangsungan nasib mereka yang penghasilan rendah, sementara mereka sudah mengajar puluhan tahun,” terangnya.

Kemudian Kata Yani,“Ini tadi dijawab BKD bahwa mereka mengusulkan formasi khusus PPPK sebanyak 441 formasi, kita berharap ini memberi kesempatan untuk mereka guru kontrak nonkategori,” harap Politisi Partai NasDem ini.

Baca Juga  Izhar Majid Dewan Provinsi Jambi Serahkan Bantuan Meja Kursi Ke Madrasah Dusun Bangko

Sambungnya,“Tadi juga ada hadir guru yang mengajar suku anak dalam mereka juga minta fasilitas karena jarak tempuh dan Medan yang mereka lalui untuk mengajar berbeda dengan guru lain,” lanjutnya lagi

Sisi lainnya Ketua Komisi ll bersama rekannya juga membahas persoalan SMP 26 dengan SMK 3 satu atap di Pangkalan Jambu Kabupaten Merangin.

Baca Juga  URC Satpol PP Merangin Merupakan Pasukan Khusus Sebagai Motor Yang Cepat dan Tangkas

“Kita berharap SMP bisa pisah dengan SMK dan ini harus ada dukungan dengan Pemdes, kita akan musyarawah di kantor camat dalam waktu dekat ini. Ini penting kita bahas supaya pendidikan ini lebih efektif, apa lagi SMP wewenang Kabupaten dan SMK provinsi,” pungkasnya

Reporter/Editor: Ote

Share :

Baca Juga

Meraingin

Diduga Buruknya Layanan PDAM Tirta Merangin, Membuat Direktur Sulit Dikonfirmasi

Meraingin

BREAKING NEWS..! Rapat Paripurna Penandatanganan KUPA PPAS Merangin Tahun 2020 Ditunda

Meraingin

Satgas TMMD Ke 111 Rutin Anjangsana Jalin Silaturrahmi Dengan Warga Bukit Beringin

Meraingin

Ayah Cabuli Anak Tirinya Selama Setahun

Meraingin

Dinas Perhubungan Akan Mengoperasikan Alat KIR Kendaraan di Merangin

Meraingin

Dalam Satu Hari Dua Korban Hanyut di Sungai Merangin Ditemukan

Meraingin

Malam Pencoblosan Bupati Al Haris Tandatangani KUA-PPAS APBD Merangin Tahun 2021

Meraingin

Ketua Komisi ll DPRD Hadiri Penyerahan Hibah Aset Bangunan Pemkab Ke Brimob Merangin