DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Terhadap Raperda Tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023 DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Pertama, Penyampaian Ranperda APBD Tahun 2024 Wakil Ketua I DPRD Tanjab Barat Hadiri Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Beberapa Hari Wabup Diperiksa Terkait Aset,Tim Polda Jambi Turun Ke Tanjab Barat Ada Apa? Diduga Gelapkan Aset Negara Wabup Tanjab Barat di Panggil Ditreskrimsus Polda Jambi

Home / Berita

Selasa, 30 Maret 2021 - 10:50 WIB

H. Al Haris: Baru 50 Persen,Jumlah SAD Terdata

Bangko – Sampai sejauh ini jumlah Suku Anak Dalam (SAD) di Kabupaten Merangin yang sudah terdata di Dukcapil Nasional baru setengahnya dari jumlah  keberadaan SAD yang ada.
Hal itu terjadi karena domisili SAD yang masih berpindah-pindah tempat, sehingga menyusahkan petugas untuk mendatanya. Dimana ketika petugas datang ke lokasi tempat tinggal SAD, rumahnya ternyata sudah kosong.
‘’Memang agak sulit menyatukan data SAD ini. Jumlah data yang ada ini masih sangat sedikit,’’ujar Bupati Merangin H Al Haris usai menghadiri Rakor Kependudukan dan Catatan Sipil di Auditorium Swiss Bel Hotel Jambi, Jumat (12/3).
Pada Rakor yang dihadiri Irjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Prof Dr Zudan Arif Fakhrullah tersebut, diakui bupati kalau data penduduk masyarakat Merangin sudah tuntas dan sudah klear.
‘’Kita berharap data yang dikelola Dukcapil Nasional ini data yang falid. Untuk itu hari ini melalui rakor tersebut, kita singkronan data di Dukcapil Nasional dengan data di Dukcapil Kabupaten Merangin,’’terang Bupati.
Kalau data itu sudah falid sambung bupati, data itu sudah bisa dipakai semua pihak, baik untuk kebutuhan sosial maupun untuk kebutuhan lainnya, sehingga sesuai dengan kenyataan yang ada.
Sementara itu Irjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Prof Dr Zudan Arif Fakhrullah minta, para bupati/walikota harus aktif melakukan apdate data. Mana warga yang sudah meninggal, mana warga yang dulu menganggur kini sudah jadi PNS.
‘’Kita ingin angka yang pasti, mana warga yang sudah pindah domisili, warga yang sudah meninggal dunia dan berbagai keterangan lainnya. Semau data itu jarus jelas dan falid,’’terang Prof Dr Zudan Arif Fakhrullah. (*)

 


Bagikan ke Jejaring Sosial

Share :

Baca Juga

Berita

Soroti Pembayaran TPP, Jamal : Prioritas Kenaikan Untuk Guru, Eselon III dan IV

Berita

PABPDSI Tanjab Barat Periode 2022-2028 Resmi Dilantik

Berita

Bandar Serta Kurir Narkoba Berhasil Dipikkok Tim Polres Tanjabbarat

Berita

Hamas Menemui AHY di Jakarta, Progres Pencalegan Partai Demokrat Provinsi Jambi ke DPP

Berita

KH. Zainal Abidin Mantan Ketua MUI Sarolangun Tutup Usia

Berita

Pergerakan SMSI Untuk Pers Indonesia Oleh Yono Hartono Wakil Ketum

Berita

Damkar Tandatangani Perjanjian Kerjasama Dengan Kabupaten Bungo Dan Sarolangun

Berita

Polres Tanjab Barat Bagikan Sembako dan Masker Buat Warga Terdampak Pandemi di Kecamatan Seko