Sekda Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat, Wujudkan Generasi Cerdas dan Berakhlak Wabup Katamso Buka ToT Model Bisnis Berbasis Mangrove, Dorong Ekonomi Hijau dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Wabup Katamso Jadi Narasumber Podcast Youth Center, Ajak Pemuda Tanjab Barat Ambil Peran dalam Pembangunan Daerah Ketua DPRD Tanjung Jabung Barat Hadiri Penyampaian LHP LKPD 2025 di BPK Perwakilan Provinsi Jambi Delapan Tahun Berturut-turut Raih WTP, Tanjab Barat Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Home / Berita

Selasa, 30 Maret 2021 - 10:50 WIB

H. Al Haris: Baru 50 Persen,Jumlah SAD Terdata

Bangko – Sampai sejauh ini jumlah Suku Anak Dalam (SAD) di Kabupaten Merangin yang sudah terdata di Dukcapil Nasional baru setengahnya dari jumlah  keberadaan SAD yang ada.
Hal itu terjadi karena domisili SAD yang masih berpindah-pindah tempat, sehingga menyusahkan petugas untuk mendatanya. Dimana ketika petugas datang ke lokasi tempat tinggal SAD, rumahnya ternyata sudah kosong.
‘’Memang agak sulit menyatukan data SAD ini. Jumlah data yang ada ini masih sangat sedikit,’’ujar Bupati Merangin H Al Haris usai menghadiri Rakor Kependudukan dan Catatan Sipil di Auditorium Swiss Bel Hotel Jambi, Jumat (12/3).
Pada Rakor yang dihadiri Irjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Prof Dr Zudan Arif Fakhrullah tersebut, diakui bupati kalau data penduduk masyarakat Merangin sudah tuntas dan sudah klear.
‘’Kita berharap data yang dikelola Dukcapil Nasional ini data yang falid. Untuk itu hari ini melalui rakor tersebut, kita singkronan data di Dukcapil Nasional dengan data di Dukcapil Kabupaten Merangin,’’terang Bupati.
Kalau data itu sudah falid sambung bupati, data itu sudah bisa dipakai semua pihak, baik untuk kebutuhan sosial maupun untuk kebutuhan lainnya, sehingga sesuai dengan kenyataan yang ada.
Sementara itu Irjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Prof Dr Zudan Arif Fakhrullah minta, para bupati/walikota harus aktif melakukan apdate data. Mana warga yang sudah meninggal, mana warga yang dulu menganggur kini sudah jadi PNS.
‘’Kita ingin angka yang pasti, mana warga yang sudah pindah domisili, warga yang sudah meninggal dunia dan berbagai keterangan lainnya. Semau data itu jarus jelas dan falid,’’terang Prof Dr Zudan Arif Fakhrullah. (*)

 


Bagikan ke Jejaring Sosial

Share :

Baca Juga

Berita

Diduga Tak Ada Itikad Baik Terhadap Korban, Supir Lawan Yani Kecelakaan Lari Dari Tanggungjawab

Berita

Pasca Lebaran Polres Merangin Semprotkan Disinfektan Cegah Penyebaran Covid-19

Berita

Jamal Darmawan Sie Menghadiri Undangan Isra Mir’aj di Kelurahan Tungkal V

Berita

H. Mukti : IPH Kabupaten Merangin Terkendali, Pj Bupati Zoom Meeting Besama Mendagri

Berita

Pejabat Eselon III dan Eselon IV Pemkab Merangin, Bupati : Akan di Evaluasi Per Tiga Bulan

Berita

Bukti Nyata Kepiawaian Kapolres Merangin, Aksi Unjuk Rasa FDB di DPRD Berjalan Dengan Tertib

Berita

Berita

Di Merangin Gas Melon Langka, Harga Per Tabung Mencapai 40 Ribu Rupiah

You cannot copy content of this page