Sterilisasi dan Tracking, Besok IGD RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Tidak Terima Pasien Perhari RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Membutuhkan 50 Tabung Oksigen Bupati Tanjab Barat Buka Acara Pertemuan Dengan PT Sena. Kodim 0419/Tanjab Lakukan Vaksinasi Massal Dosis Kedua Dandim 0419/Tanjab Tinjau Sejumlah Titik Sasaran TMMD Ke-113 TA 2022 di Muara Papalik

Home / Meraingin

Sabtu, 25 Juli 2020 - 19:43 WIB

13 Santri Ponpes Rahmatan Lil’alamin di Wisuda, Bupati: Kita Harus Bangga Jadi Alumni Pondok

BANGKO – Anak  Merangin yang berhasil menjadi alumni Pondok Pesantren (Ponpes) harus berbangga, karena bakal tumbuh menjadi generasi muda Islami  yang berakhlak mulia.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Merangin H Al Haris ketika menghadiri acara wisuda angkatan ke-5 tahun 2019/2020 dan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw Tahun 1441 H di Ponpes Modern Terpadu Rahmatan Lilalamin Desa Kungkai, Sabtu (25/7).

‘’Saya sangat mendukung apa yang telah dilakukan Ponpes ini,  karena anak-anak alumni sini, salain mendapatkan ijazah pendidikan umum, juga belajar Tahfiz Quran, Kitap Kuning  dan dibekali berbagai skil,’’ujar Bupati.

Baca Juga  Bertempat di Desa Mudo, Banwaslu RI Canangkan "Desa Peduli Awasi Hak Pilih di Merangin'.

Wisuda santri jelas bupati, sangat penting karena mampu memberi semangat kepada para santri yang tamat dari pondok. Selain itu biar para santri semangat untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi lagi.

Dikatakan bupati, wisuda santri adalah sebuah bentuk penghargaan terhadap santri yang tamat, sehingga mereka merasa menjadi alumni Ponpres. Mereka tidak berhenti untuk menimba ilmu pengetahuan ke jenjang yang lebih tinggi lagi.

Baca Juga  Paripurna DPRD, Pemkab Merangin Jawab Pandangan Umum 9 Fraksi Dewan

Ponpes Modern Terpadu Rahmatan Lilalamin dilengkapi pendidikan Tahfiz,  Salafiyah, Pendika-pendidikan skil dan terdapat Balai Latihan Kerja ‘’Ini sebuah contoh pondok pesantren pendidikan,’’terang Bupati.

Pada kesempatan itu bupati didampingi Kemenag Merangin H Marwan Hasan dan Pimpinan Pondok Kyai Azwardi,S.HI MH, mengalungkan piagam tanda tamat belajar kepada para santri yang diwisuda.
Sementara itu menurut Kyai Azwardi,S.HI MH, ada sebanyak 13 orang santri yang diwisuda.

Baca Juga  Progres Pembangunan Mushola Ikhwanul Muslimin Dusun Nangko Kian Pesat

‘’Pondok ini memadukan pendidikan umam jenjang pendidikan SMP dan SMK dengan pendidikan agama,’’ujarnya.
Para santri lanjut Kyai Azwardi, tidak hanya memelajari tentang pendidikan agama, tetapi mereka yang sudah lulusan, dibekali pelatihan sesauai dengan kemanpuan mereka masing masing.

Pelatihan itu diantaranya, kursus komputer, perbengkelan, menjahit dan pelatihan membawa acara. ‘’Setelah mereka lepas dari pondok nantinya mereka sudah mampun untuk mendiri di tengah masyarakat,’’harap Kyai Azwardi. (Hms/Ot)

 

Share :

Baca Juga

Meraingin

Kopi Jangkat Teken Penggalangan Komitmen Bersama DPR-RI Hasbi Anshory dan Bank Indonesia

Meraingin

Ini Pengakuan Pelaku Nekad Merampok Toke Pinang di Desa Sungai Gebar

Meraingin

Tiang PLN Numpang DMJ di Proyek Jembatan, Haruskah Pemkab Dibebani Biaya Pemindahan?

Meraingin

PP Merangin Bersama Anggota MPR-RI M. Syukur Sosialisaikan 4 Pilar Kebangsaan

Meraingin

Al Haris: Merangin Segera Miliki Unit Kerja Kantor (UKK) Imigrasi

Meraingin

Waspada Orang Asing, Pemkab Merangin Gelar Rakor

Meraingin

Kapolres Merangin Resmikan Posko Kampung Tanggguh Anti Narkoba Kelurahan Dusun Bangko

Meraingin

Tugu Pedang Bangko Ramai Dihiasi Ucapan Selamat dan Sukses Untuk Haris Jadi Gubernur Jambi