Jaring Atlit E-sport,Yogi: Mencari Bibit Player Game Online di Tanjab Barat Indomaret Kuala Tungkal Batasi Pembelian Minyak Goreng Tertabrak Kapal Bermuatan Kelapa,Sekda Tanjab Barat Tinjau Kondisi Jembatan WFC Wakil Bupati Hadiri Pelantikan BPD KKSS Tanjab Barat Hadiri Pelantikan PWI Tanjab Barat,Wabup Berharap Dapat Mendukung Program Kerja Pemerintah

Home / Meraingin

Sabtu, 21 Agustus 2021 - 22:29 WIB

Akibat PETI di Desa Lubuk Bumbun Mushola Nyaris Tergerus Sungai dan Akses Putus

Merangin-Bulenonnews.com. Akibat maraknya Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI)  berdampak terhadap Ekosistim dan Pemukiman penduduk serta merusak pasilitas umum Desa Lubuk Bumbun Kecamatan Margo Tabir Kabupaten Merangin Provinsi Jambi.

Ikhwal Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Lubuk Bumbun ini, tak ayal merusak Tempat Pemakaman Umun (TPU), merubuhkan Turap pengaman tebing dan akses jalan antara Dusun 1 ke Dusun 2 putus tidak bisa dilalui kendaraan.

Tak kalah pentingnya, sarana Ibadah Mushola Nurul Hidayah di Desa pun nyaris ambruk karena Penambang tergiur oleh kilauan Emas. Jika diukur jarak Mushola ke bibir sungai hanya tersisa 2,5 Meter, serta 3 rumah warga terpaksa di geser dari lokasi khawatir akan ambruk.

Baca Juga  LKPJ Bupati di Setujui Sembilan Fraksi DPRD Merangin

Sumber berinisial AF merupakan warga setempat mengungkapkan kepada awak media, Sabtu (21/8/21). Pelaku PETI tidak perduli terhadap bencana besar yang bakal terjadi di Desa tersebut dengan alasan mencari makan.

” Ulah PETI ini warga sudah sangat resah ricuh, suara bising mesin membuat kami tidak bisa mendengar suara pengajian dan suara Adzan lagi, jalan sudah putus, turap sudah rubuh, bahkan mushola tinggal 2,5 meter lagi akan rubuh dan 2 Kuburan sudah tergerus sungai akibat di domfeng, ” ungkap AF.

AF juga berharap, pemerintah dan penegak hukum dapat menindak tegas terhadap pelaku PETI itu,  mengingat keselamatan kampung yang akan tenggelam bila alur anak sungai  yang ada dilokasi kuburan didomfeng.

Baca Juga  H. Al Haris Tidak Melepaskan Tanggungjawanya dalam Bertugas, Meski Hari Ini Putusan MK

” Masyarakat pernah berkoordinasi dengan Pemerintah desa namun tak digubris, bahkan warga pernah mau melaksanakan aksi demo, namun terbentur dengan PPKM jadi di undurkan,” bebernya.

“Pun tanggapan kades tidak ada samasekali, ” tambah AF.

Amrun Kepala Desa Lubuk bumbun saat dikonfirmasi via ponsel dengan Nomor 0852 64xxx xxx menyebutkan dirinya bukan Kades Lubuk bumbun, anda salah sambung.

” Saya bukan Kades, salah sambung,” ucap kades sembari menutup teleponnya.

Kuat dugaan oknum pemerintah Desa Lubuk Bumbun tersebut memiliki sejumlah set mesin domfeng didesa itu.

Penulis/Editor: Ote. 

Share :

Baca Juga

Meraingin

Plt Kadis Perkim Bantah Tidak Pernah Dipanggil Pihak Kerjari

Meraingin

Kausari Akan boyong Atlit Nasional Pada Sumatera Open Bulutangkis Usai Kejurprov

Meraingin

Satpol PP Merangin Ingatkan Pihak Sikumbang WaterPark Agar Patuhi Protokol Kesehatan

Meraingin

URC Satpol PP Merangin Merupakan Pasukan Khusus Sebagai Motor Yang Cepat dan Tangkas

Meraingin

VIRAL..! dr. Sephelio Direktur RSD Kol. Abundjani Bangko Dibanjiri Ucapan Selamat

Meraingin

Dandim Tinjau Kegiatan Donor Darah Dalam Rangka HUT TNI Ke 76.

Meraingin

Kapten Inf. M.Novri Yudha Wakili Dandim 0420/Sarko Pada Pengukuhan Pokdar Kamtibmas

Meraingin

Kabupaten Merangin Pertama Kali Gunakan Aplikasi Anjab