Wabup Katamso Buka AI Creative Bootcamp 2026, Dorong Pemuda Tanjab Barat Kuasai Teknologi Digital ISPU Capai Kategori Sangat Berbahaya (463), SMSI Tanjab Barat Bersama Dinkes & SBH Turun ke Jalan Bagikan Masker Satu-satunya Wakil Sumatra! SMAN 1 Tanjab Barat Terbangkan Kontingen Pramuka ke Kemah Wukuf Nasional Ketua DPRD Hamdani Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan Wabup Katamso Dorong Jargas 6.811 SR Segera Mengalir, Usulkan Tambahan 19.750 Sambungan

Home / Meraingin

Kamis, 26 Agustus 2021 - 22:05 WIB

Jagung Merangin Dijual Keluar Provinsi, UMKM Beli Jagug Dari Sarolangun dan Bungo

 

Bangko-Bulenonnews.com. Usaha makanan ringan Marning Jagung di Desa Mentawak Kecamatan Nalo Tantan Kabupaten Merangin memasok jagung dari Kabupaten tetangga, dalam kenyataannya, potensi komoditi jagung itu sendiri terbilang lebih besar di Merangin.

Diketahui Sebelumnya, anggota DPRD Merangin turun meninjau usaha mandiri Marning Jagung PMR Bintang Sembilan baru-baru ini. Usaha ini telah memiliki pemasaran hingga luar Kabupaten Merangin.

Terkait tingginya permintaan pasar, pelaku usaha berupaya mendatangkan pasokan jagung dari luar Merangin yakni Sarolangun dan Bungo.

Lantas, bagaimana potensi jagung di Merangin? Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Merangin, Rumusdar menjawab awak media, Kamis (26/8/2021) siang.

Rumusdar mengatakan, produksi jagung di Bumi Tali Undang Tambang Teliti sendiri telah memasarkan jagung ke Payakumbuh Sumatera Barat.

Baca Juga  Kausari Dampingi Anggota DPR-RI Cek Progres Jembatan APBN Di Merangin

“Pasar jagung bagus. Kita telah menjalin kerjasama dengan perusahaan dari Payakumbuh,” katanya saat diwawancarai.

Perusahaan tersebut siap menampung hasil panen jagung dengan harga Rp 3.500/kg hingga harga tertinggi Rp 4.500/kg.

“Jadi dia menjaga stabilitas gudang. Alhamdulilah, selain pembeli besar, ada juga pembeli 1 ton-2 ton,” lanjutnya.

Ada 1.125 hektar bantuan benih jagung dari pemerintah pusat. Saat ini, sebagian benih telah ditanam di 13 kecamatan yang ada di Merangin seperti Jangkat, Sungai Tenang, Lembah Masurai, Siau, Tabir Ulu dan Selatan.

“Paling lambat, Oktober ini telah ditanam semua,” terangnya.

Tak hanya itu, bilang Rumusdar paket bantuan jagung masih akan bertambah. Hal ini dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari pemerintah pusat pada APBN-P mendatang

Baca Juga  Ketua TP-PKK Merangin Hj. Nurhaida Mashuri Melayat Kerumah Duka di Desa Langling

“1.350 hektar. Diluar dari 1.125 hektar. Ada lagi program kementrian itu, PEN,” katanya.

Bantuan benih jagung itu sendiri di alokasikan sebanyak 10.000 ribu benih untuk Provinsi Jambi.

Jagung sendiri merupakan sektor pertanian musiman atau pun tumpang sari dari Replanting sawit.

Disinggung dengan kebutuhan Marning Jagung produksi PMR Bintang Sembilan, Rumusdar terbilang kaget. Usaha tersebut, memasok jagung dengan harga Rp 7.000/kg dari kabupaten lain.

“Kenapa tidak beli dengan kita?,” tanya nya.

Kemudian Rumusdar menerangkan, usaha tersebut telah mendapatkan bantuan dari pihaknya. Pun demikian dengan peralatannya. Ia kemudian meminta stafnya menindaklanjuti.

Reporter//Editor: Ote.

Share :

Baca Juga

Meraingin

Bupati Buka Musrenbang RKPD Merangin 2024

Meraingin

Jaringan PLN Jurusan Siau – Masurai Mengalami Kemajuan.

Meraingin

Ini Pengakuan Pelaku Nekad Merampok Toke Pinang di Desa Sungai Gebar

Meraingin

Penundaan Pilkades, Sulut Warga Sei Tabir Gerudug DPRD Merangin

Meraingin

Tak Ada Jaminan Untuk Menjaga Alam, Setelah Bupati Terima Gelar Sultan Pemangku Alam

DPRD

Pansus Covid-19 DPRD Merangin Dapatkan Sejumlah Temuan di OPD

Meraingin

RSD Kol. Abundjani Bangko Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis, Ini Jadwalnya

Meraingin

Kejari Merangin Terus Garap Kasus Dugaan Korupsi di Dinas Pertanian Merangin

You cannot copy content of this page