Inspektorat Akan Tambah Auditor Pengawas 114 Desa di Tanjab Barat Bupati Tanjab Barat Pimpin Upacara HUT Pramuka Ke-61 Mancing Mania HUT TNI ke-77, Kodim 0419/Tanjab Jaga Silaturahmi dan Sinergitas Diduga Pilkades Desa Tanjung Pasir Penuh Kecurangan, Suharyono: Musyawarah di Tiap Tingkatan Mengecewakan Bupati Tanjab Barat Singgung Kinerja Camat dan Lurah Lambatnya Koordinasi Berbagai Persoalan

Home / Meraingin

Kamis, 16 September 2021 - 21:01 WIB

Waduh.. Dikontrak 1,2 M Sebagai Tempat Isolasi Covid-19, Hotel Permata Bangko Masih Terima Tamu?

 

Bulenonnews.com-Bangko. Hotel Permata Bangko Kabupaten Merangin Menjadi tempat isolasi terpadu pasien terkonfirmasi Covid-19, dikontrak Pemkab Merangin Selama 3 Bulan senilai 1,2 Milyar. Namun kabar mengejutkan, hotel tersebut diduga masih menerima tamu.

Hal ini terjadi pada Jumat (10/9/21) malam, Hotel Permata yang beralamat di Jalan Kesehatan RT 5/RW 4 Pematang Kandis itu menerima tamu.

“Kita sudah bayar, ternyata hotel itu tempat isolasi pasien Covid-19. Ini bagaimana sih manajemen?,” ungkap sumber pada awak media.

Petugas dari Satgas yang berjaga di tempat Isolasi Terpadu (Isoter) kemudian mengarahkan untuk menginap di hotel lain. Namun sayangnya, ternyata mereka harus bayar lagi setelah sebelumnya memesan kamar Rp 124,002 di Hotel Permata.

Baca Juga  Wabup Merangin Dampingi Gubernur Jambi Rapat Finalisasi Assesment

“Kami pikir, itu tempat pengganti hotel. Tapi ternyata, masih harus bayar lagi,” keluhnya.

Menurut Dia, kejadian ini harus ditindaklanjuti agar tak ada lagi warga yang datang ke Merangin meninggalkan kesan tak baik.

Manajemen Hotel Permata saat dikonfirmasi, mengatakan pihaknya tak menerima tamu sejak pertengahan Agustus 2021.

Saat dikonfrontasi dengan tamu yang memesan kamar di Hotel Permata, Juniati, staf hotel mengaku tidak tau.

Baca Juga  Bupati Sampaikan Nota Keuangan RAPBD 2023

“Ngak ada sih. Kebanyakan kalau untuk aplikasi kebanyakan bayar transfer bisa langsung pesan, bisa juga bayar disini,” katanya.

“Sejauh ini, ngak ada,” tambahnya.

Juniati berdalih jika aplikasi pemesanan hotel telah diblokir atau tertutup. Memang, penerimaan tamu di hotel itu terlihat tertutup di aplikasi pemesanan hotel, RedDoorz.

Namun pada aplikasi serupa, Oyo Hotel Permata masih terbuka. Juniati kemudian mengatakan, memang ada tamu yang memesan hotel.

“Kalau untuk Oyo, kamarnya ngak disini, dibawah. Di kost-kostan, cuma kita lagi renovasi,” kata Juniati menjawab sejumlah wartawan. (Ote)

 

Share :

Baca Juga

Meraingin

Kadatangan Kafilah Merangin MTQ Ke 50 Tk Provinsi Jambi Disambut Bupati Merangin

Meraingin

Sekdin DKUKMPP Merangin Mengaku Terima Rekaman Video Dugaan Pungli di Pasar Bangko

Meraingin

Progres Mushola Ikhwanul Muslimin Sudah 70%

Meraingin

Sejumlah Wartawan Tanjab Barat Terima Vaksin Tahap Pertama

Meraingin

DKUKMPP Merangin Teken Persetujuan Kerjasama PKS Dengan Fakultas Pertanian UNJA

Meraingin

H Mashuri Sambut Jabatan PLT Bupati Merangin Dari H Al Haris Gubernur Jambi

Meraingin

Tanah Bathin Milik Dusun Bangko Diduga Diserobot dan Akan Dibangun Ruko

Meraingin

Bangunan Mushola Dusun Nangko Akan Siap Dalam Waktu 30 Hari Kalender