Wabup Katamso Buka AI Creative Bootcamp 2026, Dorong Pemuda Tanjab Barat Kuasai Teknologi Digital ISPU Capai Kategori Sangat Berbahaya (463), SMSI Tanjab Barat Bersama Dinkes & SBH Turun ke Jalan Bagikan Masker Satu-satunya Wakil Sumatra! SMAN 1 Tanjab Barat Terbangkan Kontingen Pramuka ke Kemah Wukuf Nasional Ketua DPRD Hamdani Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan Wabup Katamso Dorong Jargas 6.811 SR Segera Mengalir, Usulkan Tambahan 19.750 Sambungan

Home / Meraingin

Senin, 12 September 2022 - 12:51 WIB

Abu Boiler PT. KDA Jelatang Disinyalir Usik Kenyamanan Warga Desa Jelatang

MERANGIN-BULENONNEWS.OMI. Masyarakat Desa Jelatang Kecamatan Pamenang Kabupaten Merangin yang hidup berdampingan dengan pabrik kelapa Sawit milik PT. Kresna Duta Agroindo (KDA) sudah tidak nyaman lagi dengan aktivitas Perusahaan yang beroperasi siang dan malam.

Masyarakat mengeluhkan pencemaran udara dari Abu Boiler yang berasal dari limbah pabrik PT. KDA tersebut yang berakibat fatal terhadap kesehatan masyarakat di lingkungan dan komplek karyawan pabrik itu sendiri.

Bukan hanya itu, bau menyengat yang tak sedap selalu terhirup oleh masyarakat setempat, ditambah lagi dengan banyaknya lalat yang beterbangan dan suara bising mesin perusahaan siang malam menggangu ketenangan warga yang hendak beristirahat.

Perusahaan yang berjarak kurang lebih 100 meter dari pemukiman masyarakat, sudah barang tentu mengancam keselamatan hidup masyarakat yang terdampak oleh Polusi Abu Boiler milik PT. KDA itu.

Baca Juga  Kapolres Baru "Ngawani Ngopi" Para Insan Pers Merangin

Masyarakat menilai bahwa pihak Perusahaan sawit tersebut mengabaikan keselamatan dan kesehatan warga setempat, yang seketika bisa mengakibatkan warga terserang penyakit ISPA.

Hal ini dikeluhkan oleh warga dalam Media Sosial melalui akun Facebook milik salah satu warga Desa Jelatang yang berprofesi sebagai tenaga didik disalah satu TK terdekat dengan PT. KDA. Dia menyampaikan bahwa Abu Boiler milik PT. KDA yang perlu menjadi perhatian pemerintah.

“Poto dihari yang berbeda
Kurang lebih udah 1 bulan abu Boiler merajalela, kesalahan siapakah ini ??” Ungkap Akun Facebook tersebut.

Baca Juga  Riuh,,! Turnamen Futsal Bupati Cup 2022 Resmi Ditutup H Mashuri

Dikatakan guru TK itu, ” nyapu jam 7 pagi, jam 10 udah penuh lagi abunya”  tambah akun tersebut.

Selain Abu Boiler yang mencemari udara, juga kerumunan lalat sangat menjijikkan juga menjadi keluhan masyarakat Desa Jelatang terkait PT. KDA ini.

Atas keluhan, masyarakat tersebut masyarakat minta perhatian khusus terhadap dampak lingkungan oleh pencemaran dari PT. KDA itu.

” Kalo malam berisik nian bunyi mesin pabrik nyo bang Rumah aku dekat sini kami dak dapat apo-apo kadang bau pulo limbahnyo, lalat banyak siko, jadi pemerintah di mintah prihatin lah dengan kehidupan kami disini,” ujar Hasbi berharap.

Reporter : Ote

Share :

Baca Juga

Meraingin

Warga Desa Buluran Panjang Sepakat Memindahkan Pemakaman

Meraingin

Bonceng 4 Organisasi, Lavita Syukur Salurkan Santunan Ke Ponpes dan Panti Asuhan Serta Berikan Takjil

Meraingin

Sungai Merangin Keruh, Karena PETI di Sungai Murak Masih Berlanjut

Meraingin

DPRD Gas Pool.. Garap KUA-PPAS, RPJMD dan APBDP Merangin Bersamaan

Meraingin

Dari Komisi Informasi, Kabupaten Merangin Raih Anugrah KIBP Terbaik Se Provinsi Jambi

Meraingin

HUT RI Ke-76, Kasus Tindak Pidana Korupsi Tak Dapat Remisi

Meraingin

Hari ini, Logistik Pemilu 2024 Mulai Didistribusikan, Untuk 11 Kecamatan Terjauh di Kabupaten Merangin

Meraingin

H Mashuri Sampaikan Pemberian Remisi HUT RI ke-78 Kepada 213 Orang WBL Kelas II B Bangko

You cannot copy content of this page