Reses di Desa Rawa Medang, Hamdani Tampung Aspirasi Masyarakat Hamdani Reses di Desa Sepakat Tungkal Ulu  Bupati Anwar Sadat Lantik Pejabat Eselon II  dan III  Kodim 0419/Tanjab Gelar Upacara Ziarah Nasional di TMP Yudha Satria Pengabuan DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Paripurna Ketiga Pembahasan Rancangan Perda

Home / Meraingin

Senin, 12 September 2022 - 12:51 WIB

Abu Boiler PT. KDA Jelatang Disinyalir Usik Kenyamanan Warga Desa Jelatang

MERANGIN-BULENONNEWS.OMI. Masyarakat Desa Jelatang Kecamatan Pamenang Kabupaten Merangin yang hidup berdampingan dengan pabrik kelapa Sawit milik PT. Kresna Duta Agroindo (KDA) sudah tidak nyaman lagi dengan aktivitas Perusahaan yang beroperasi siang dan malam.

Masyarakat mengeluhkan pencemaran udara dari Abu Boiler yang berasal dari limbah pabrik PT. KDA tersebut yang berakibat fatal terhadap kesehatan masyarakat di lingkungan dan komplek karyawan pabrik itu sendiri.

Bukan hanya itu, bau menyengat yang tak sedap selalu terhirup oleh masyarakat setempat, ditambah lagi dengan banyaknya lalat yang beterbangan dan suara bising mesin perusahaan siang malam menggangu ketenangan warga yang hendak beristirahat.

Perusahaan yang berjarak kurang lebih 100 meter dari pemukiman masyarakat, sudah barang tentu mengancam keselamatan hidup masyarakat yang terdampak oleh Polusi Abu Boiler milik PT. KDA itu.

Baca Juga  BREAKING NEWS, Dini Hari Seorang WNA Tercebur Ke Dalam Sumur di Dusun Bangko

Masyarakat menilai bahwa pihak Perusahaan sawit tersebut mengabaikan keselamatan dan kesehatan warga setempat, yang seketika bisa mengakibatkan warga terserang penyakit ISPA.

Hal ini dikeluhkan oleh warga dalam Media Sosial melalui akun Facebook milik salah satu warga Desa Jelatang yang berprofesi sebagai tenaga didik disalah satu TK terdekat dengan PT. KDA. Dia menyampaikan bahwa Abu Boiler milik PT. KDA yang perlu menjadi perhatian pemerintah.

“Poto dihari yang berbeda
Kurang lebih udah 1 bulan abu Boiler merajalela, kesalahan siapakah ini ??” Ungkap Akun Facebook tersebut.

Baca Juga  Al Haris Do'akan Dua Kapolres Ini Jadi Jenderal Saat Pisah Sambut Kapolres Merangin

Dikatakan guru TK itu, ” nyapu jam 7 pagi, jam 10 udah penuh lagi abunya”  tambah akun tersebut.

Selain Abu Boiler yang mencemari udara, juga kerumunan lalat sangat menjijikkan juga menjadi keluhan masyarakat Desa Jelatang terkait PT. KDA ini.

Atas keluhan, masyarakat tersebut masyarakat minta perhatian khusus terhadap dampak lingkungan oleh pencemaran dari PT. KDA itu.

” Kalo malam berisik nian bunyi mesin pabrik nyo bang Rumah aku dekat sini kami dak dapat apo-apo kadang bau pulo limbahnyo, lalat banyak siko, jadi pemerintah di mintah prihatin lah dengan kehidupan kami disini,” ujar Hasbi berharap.

Reporter : Ote

Share :

Baca Juga

Meraingin

H. Aspan: Proyek Jembatan APBN Desa Sungai Ulak Masih Terkendala

Kriminal

Puluhan Wartawan Merangin Lakukan Aksi Atas Pengeroyokan Terhadap Dua Wartawan di Bungo

Meraingin

F-LPM Kecam Rencana Karantina Sejumlah Anggota DPRD Merangin

DPRD

OPD Pengguna Refocusing Laporkan Pengembalian Dana Covid-19 Ke Pansus DPRD Merangin

Meraingin

19 Eksavator Ativitas PETI Berajamaah di Tabir Ulu, Ketegasan Hukum Dipertanyakan

DPRD

Anggota Dewan Merangin M. Yani dan Hasan Jalil Reses di Desa Mentawak

Meraingin

Bamus DPRD Merangin Gelar Rapat Rolling AKD

Meraingin

Bupati Merangin Divaksin Covid-19 Tahap Kedua