Sterilisasi dan Tracking, Besok IGD RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Tidak Terima Pasien Perhari RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Membutuhkan 50 Tabung Oksigen Bupati Tanjab Barat Buka Acara Pertemuan Dengan PT Sena. Kodim 0419/Tanjab Lakukan Vaksinasi Massal Dosis Kedua Dandim 0419/Tanjab Tinjau Sejumlah Titik Sasaran TMMD Ke-113 TA 2022 di Muara Papalik

Home / Meraingin

Senin, 20 Juli 2020 - 13:00 WIB

Al Haris Sebut Merangin Punya 10 Hektar Lahan Ubi Jalar

BANGKO – Kabupaten Merangin mempunyai lebih dari 10 ribu hektar lahan ubi jalar produktif yang terbentang di tiga kecamatan, Kecamatan Lembah Masurai, Jangkat dan Jangkat Timur.

Hal tersebut dikatakan Bupati Merangin H Al Haris ketika mengikuti jalannya Rapimnas Assosiasi Agrobisnis Petani Ubi Jalar Indonesia (Asapuji) via Teleconfrence menggunakan Aplikasi Zoom Metting dari Aula Bappeda Merangin, Senin (20/7).

Sekarang ini jelas bupati, para petani di Kabuapten Merangin sedang giat-giatnya bercocok tanam ubi jalar. Bahkan sebagian petani ada yang merubah dari tanaman lain dengan ubi jalar.

Baca Juga  H. Al Haris Tidak Melepaskan Tanggungjawanya dalam Bertugas, Meski Hari Ini Putusan MK

‘’Artinya Merangin mempunyai potensi besar sebagai kabupaten penghasil ubi jalar. Namun sekarang ini masih terkendala dengan harga yang rendah di tingkat petani,’’ujar Bupati pada acara yang dihadiri Ketua Asapuji Ahmad Joe Hara.

Besar harapan H Al Haris, Pemerintah Pusat bisa membantu mendirikan pabrik pengelolaan ubi jalar di Kabupaten Merangin. Disamping ongkos produksinya bisa turun, stok bahan baku juga melimpah dan penjualan ubi jalar dari petani bisa meningkat.

‘’Bercocok tanam ubi jalar itu sangat mudah dan gampang, tidak perlu bimbingan penyuluh lapangan. Selain itu tanaman ubi jalar di Merangin tidak mudah diserang hama dan hasilnya besar-besar dan melimpah,’’terang Bupati.

Baca Juga  Al Haris Dampingi HBA Lantik Handayani Sebagai Ketua PMI Merangin

Untuk saat ini terang bupati, ada sekitar 500 hekter lahan ubi jalar  yang siap panen. Ini belum termasuk lahan baru yang dibuka warga dan  lahan tanaman lain yang diubah petani menjadi hamparan ubi jalar.

Bupati yakin bila ada peran Pemerintah Pusat, bercocok ubi jalar di Merangin ini bisa meningkatkan derajat kehidupan petani pasca anjloknya ekonomi masyarakat dampak Covid-19.

Baca Juga  Rebut Hadiah Sikumbang WaterPark Pada Festival Lagu Dangdut

Sementara itu Ketua Asapuji Ahmad Joe Hara mengaku sangat kagum dengan Kabupaten Merangin, sebagai daerah penghasil ubi jalar. Potensi ubi jalar di Merangin itu jelasnya, akan memberikan kesejahteraan kepada para petani.

‘’Kami aspirasi kepada kepala daerah yang terus berjuang memberikan kesehteraan kepada masyarakatnya dan para petani ubi jalar,’’ujar Ahmad Joe Hara pada acara yang dihadiri anggota Komisi IV DPR RI Dedy Mulyadi tersebut (Humas/Ot)

Share :

Baca Juga

Meraingin

Waspada Orang Asing, Pemkab Merangin Gelar Rakor

Meraingin

Pol PP dan Tim Terpadu Segera Turun Ke PT. Ninja Ekpres Soal Izin Opersional

Meraingin

254 Napi Lapas Bangko Medapat Remisi HUT RI Ke-75

Meraingin

Komisi ll DPRD Minta Penempatan Zonasi Dalam Peningkatan PAD Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Merangin

Meraingin

Al Haris Warning Kades Terlibat Bermain PETI

Meraingin

Plt Bupati Salurkan Bantuan Beras PPKM Secara Simbolis di Kelurahan Pematang Kandis

Meraingin

Komisi DPRD Kabupaten Merangin Segera di Roling

Meraingin

H. Al Haris: Jeruk Girga Bisa Ditanam di Dataran Rendah