Di Hari Jadi Ke 73,Ini Harapan Kakanim Kuala Tungkal Terduga Pelaku Aborsi di Kuala Tungkal Seorang Siswi Dikenakan UU Kesehatan,Dua Tersangka Aborsi Terancam Hukuman 10 Tahun Kedua Nelayan Kuala Tungkal yang Hilang Ditentukan di Perairan Mendahara Delapan Fraksi PDIP di DPRD Tanjab Barat Siap Menjalankan Perintah Ketua Umum

Home / Tanjab Barat

Jumat, 6 Januari 2023 - 12:11 WIB

Anak Bunuh Ibu Dan Ayah Di Duga Berawal Kecanduan Dari Lem Aica Aibon

TANJABBARAT-BULENONNEWS.COM,Beberapa kasus dari tahun ketahun yang terus menjadi polemik tanpa henti.mulai dari lem aica aibon,minuman keras serta narkotika yang sampai saat ini belum bisa dituntaskan oleh pihak keamanan dalam hal ini polri dan polisi pamong praja.

Terbukti”beberapa kejadin di Kualatungkal mulai dari kecamatan sampai ke pusat kota terus mengalir tanpa henti.
Adi Asfandi Sh meminta aparat yang berwenang untuk melakukan operasi rutin agar kegiatan para pencandu narkotika dan lem yang di duga menjadi akar permasalahan,seperti yang baru terjadi anak membantai ibu dan ayah di kecamatan pengabuan yang menghilangkan nyawa kedua orang tuanya.belum lagi anak yang di duga menggunakan lem tersebut selalu meresahkan warga di sekitar,”termasuk para pedagang kaki lima di seputarn pasar ampera,pasar ikan parit dua serta pasar lainya.jelas ini sangat merugikan para pedagang kita.”Kata Alumnus Bung Hatta ini.

Baca Juga  Kapolres Tanjab Barat Berikan Bantuan Warga Tertimpa Musibah Tanah Longsor di Parit Deli

Sepertinya dikota kita ini tidak ada lagi petugas yang mengayomi,terlihat tempat tinggal merekapun jelas, ada yang tidur di daerah kelapa gading,di pasar parit dua bahkan di seputaran pelabuhan-pelabuhan kualatungkal.jadi kita sangat berharap kepada petugas untuk melakukan kegiatan yang sifatnya membuat anak-anak yang disinyalir pecandu lem tersebut dapat diatasi.”Tutupnya.

Baca Juga  Kapolres dan Bupati Lakukan Penyemprotan Disinfektan Dalam Kota Kuala Tungkal

Sementara,S Nasution slah satu pedagang di pasar ampera yang dua hari setelah kebakaran di pasar ampera mengalami musibah tokonya di bongkar orang tidak dikenal,ia berharap kepada petugas kepolisian maupun polisi pamong praja aktif untuk melakukan operasi,setidaknya satu kali dalam seminggu,agar kami selaku pedagang merasa nyaman.”Sebutnya.

 

JURNALIS:MARDAN HASIBUAN

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Bupati Walk Out di Pembahasan APBD, Dewan Heran.

Berita

Imlek Di Tanjabbarat Dirayakan Sederhana Dimasa pandemi Covid-19

Tanjab Barat

Polres Tanjab Barat Gelar Operasi Patuh 2021 Serentak Seluruh Indonesia

Tanjab Barat

Hari Mangrov Sedunia, Safrial Bersama Gubernur Jambi Tanam Mangrov Sekitar Pelabuhan Roro

Tanjab Barat

Penjualan Bendera Merah Putih Merosot, Pedagang Mengeluh

Tanjab Barat

Bupati Safrial Pimpin Upacara HUT Tanjung Jabung Barat Ke – 55

Tanjab Barat

WFC Kuala Tungkal Dibuka Kembali

Tanjab Barat

Launching Ekowisata Sukoharjo, Bupati Jelajah Kampung Kopi Liberika