Wabup Tanjab Barat Bagikan Masker Gratis Pada Pengguna Jalan DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna Pertama Bupati dan Wabup Tanjab Barat Hadiri Ekspose RPJMD Tahun 2021-2026 Kemenag Tanjab Barat Belum Menentukan Besaran Zakat Fitrah Seorang Lelaki di Kecamatan Senyerang Meninggal Gantung Diri

Home / Tanjab Barat

Jumat, 4 Desember 2020 - 23:22 WIB

Beredar Dugaan Program PKH Ditunggangi Salah Satu Paslon, Begini Tanggapan Kadis Sosial

TANJAB BARAT-BULENONnews.com.

Kisruh dugaan pengarahan dukungan kepada pasangan calon (paslon) di Pilkada Tanjab Barat dengan menunggangi Program Keluarga Harapan (PKH) mendapat respon dari Kepala Dinas Sosial Tanjab Barat, Syarifudin MM

Syarifudin menegaskan pihaknya tidak pernah memgarahkan prorgam PKH tersebut maupun petugas PKH untuk mendukung kelancaran sosialisasi Paslon Pilbup Tanjab Barat.

“Itu tudak benar, saya mengikuti arahan pak Sekda tentang Netralitas ASN,” sebutnya via WhatsApp dikonfirmasi, Jumat (04/12/20).

Baca Juga  Seorang Berstatus ASN Positif Terpapar Covid-19.

Sebelumnya isu tersebut sempat bergulir menjadi buah bibir, jika prorgam Kemensos tersebut disinyir dijadikan penopang kampanye terselubung salah satu paslon Pilbup arahan dari pejabat Dinsos Tanjab Barat.

Warga pun merasa risih bila hal tersebut benar adanya dan meminta Bawaslu dan pihak berwenang lainnya untuk menyelidikinya.

Baca Juga  Polres Tanjab Barat Potong 10 Ekor Hewan Qurban, 700 Kantong Daging Disebar Untuk Anggota Polri dan Warga Terdampak Covid-19

Pada kesempatan lain Koordinator PKH Kabupaten Tanjab Barat, Henry Adriand menegaskan bahwa seluruh SDM PKH tetap menjunjung tinggi netralitas dalam pilkada ini. Demikian pula program PKH.

“Sesuai SK yang diterima dari Kemensos RI yang dipegang teguh oleh SDM PKH, disitu dibunyikan juga bahwa pendamping/SDM PKH tidak boleh berpolitik praktis, bahkan menjadi simpatisan salah satu paslon,” tegasnya.

Baca Juga  Bangunan Pasar Rakyat Kuala Tungkal Tak Kujung di Fungsikan

Ia menghimbau agar seluruh SDM PKH di Wilayah Tanjab Barat betul-betul dapat menjaga independensi dan netralitas menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 9 Desember 2020.

“Jangan sampai SDM PKH terlibat dalam politik praktis dan menunjukkan keberpihakan terhadap salah satu pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati apalagi sampai menggiring peserta program terhadap pasangan calon tertentu,” pungkasnya. (Amr).

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Empat Karyawan positif Covid-19

Tanjab Barat

Aneh,PLT Kadis Perakim Tak Tau Anggaran Pembangunan Tugu

Tanjab Barat

Nah!!! Satu Lagi Pemuda Diamankan Sat Res Narkoba Polres Tanjab Barat

Tanjab Barat

Bupati Terpilih Periode 2021-2024 UAS Tinjau Warga korban Kebakaran

Tanjab Barat

Pembawa Pempek Diduga Berisi Sabu Kedalam Lapas Kelas ll B Kuala Tungkal Ditangkap

Tanjab Barat

Daging Beku Bulog Tanjab Kosong, Ini Penyebabnya.

Tanjab Barat

Maju Pilgub, Safrial: Tiga Perahu Cukup Untuk Berlayar

Tanjab Barat

Ops Patuh Siginjai 2020 Satlantas Tanjab Barat Temukan 480 Pelanggaran