Jadi Ketua DPRD Tanjab Barat, Abdullah Sampaikan Dukungan Program Bupati Polres Tanjab Barat Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021 DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Pengucapan Sumpah Janji Ketua DPRD Sisa Masa Jabatan tahun 2019 – 2024 Bupati Tanjab Barat Gelar Audensi Bersama Puluhan Jurnalis Kebutuhan Bahan Pokok Mulai Naik Jelang Dua Pekan Idul Fitri 1442 Hijriah

Home / Tanjab Barat

Sabtu, 11 Juli 2020 - 14:09 WIB

Bila Terjadi PPDB Diperpanjang dan Dibuka 2 Kali, Pihak Sekolah Khuwatir Siswa Pindah Ke Sekolah Tujuan

TANJAB BARAT – Pelaksanaan Penerimaan Siswa Baru (PPDB) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat tingkat Sekolah Menengah Atas(SMA) sudah usai dilaksanakan.

Seperti halnya Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Kabupaten Tanjung Jabung Barat, SMA rujukan akreditas B ini selama PPDB berlangsung tidak menemukan kendala dalam pelaksanaan nya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Sekolah SMA negeri 2 Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Khairil Anam.

Ia menyebutkan bahwa PPDB Sampai hari ini tidak ada kendala, tapi pihak sekolah memerlukan 246 siswa,sampai saat ini jumlah pendaftar sebanyak 230 orang, tapi masih ada yang belum melakukan daftar ulang.

Baca Juga  Bupati Safrial Resmikan Puluhan Proyek Fisik Tahun 2016-2020

“Tapi yang menjadi kendala kita saat ini ialah ketika PPDB di perpanjang atau dibuka dua kali, itu dipastikan siswa kita ada yang di tarik kesekolah tujuan, yang mana semula mereka sudah terdaftar baik secara zonasi maupun afrimasi atau perpindahan orang tua dan secara prestasi.” Ujar Anam.

Baca Juga  Sekda,Penegakan Protokes Pilkada Tanjabbarat,Bawaslu Kolaborasi UU Dan Perda

Ketika ini terjadi pengulangan atau perpanjangan PPDB, kata Anam maka kemungkinan siswa itu akan pindah ke sekolah tujuan dengan mengambil bahan atau menarik bahan yang anggap sebelumnya mereka tidak bisa masuk.

” PPDB dua kali memang belum pernah terjadi, akan tetapi apabila ini terjadi
berkemungkinan seperti itu.” Terangnya.

ia mengatakan bahwa terkait hal itu tentu mengganggu apalagi terkendala dengan jumlah siswanya. Karena setiap kota mendapatkan kuota yang berimbang, karena tujuan zonasi adalah pemerataan siswa, sehingga sekolah sekolah mendapatkan siswa yang berimbang sesuai dengan zona atau tempat tinggal nya.

Baca Juga  Inspektorat Desak Sejumlah OPD Tanjab Barat Kembalikan Uang Negara

” Kalau jumlah siswa terkendala maka jam mengajar guru akan terkendala, kalau jam mengajar guru terkendala maka guru akan mencari jam keluar sekolah dari unit sekolahnya masing-masing.” Ungkapnya.

Reporter/Editor: Amir/Ote

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Warga Berharap Dapat Bantuan Tiang Listrik Baru Dari Pemerintah Daerah

Tanjab Barat

Ditangkap Polisi, Pelaku Gunakan Hasil Penipuan Untuk Bermain Judi On Line

Tanjab Barat

Polsek Pengabuan Galakan Kampanye 3 M

Tanjab Barat

Hingga Saat Ini Kasus Pamsimas Teluk Kulbi Belum Juga Selesai

Tanjab Barat

Ayah Si Bayi Yang Lahir Diatas Kapal Sun Rico Tiba di Kuala Tungkal

Tanjab Barat

Hotnews!!!Dunia Pendidikan Tercoreng Oleh oknum Guru Tenaga Honor Perkosa Anak Dibawah Umur

Tanjab Barat

Diskoperindag Tanjab Barat Minta Pertamina Tutup Pangkalan Gas 3 Kg Yang Nakal

Tanjab Barat

Safrial: Saya Ini Petarung, Walaupun Perahu Kecil Tetap Berlayar