oleh

Blokir Jalan, Warga Tagih Janji PertoChina

-Tanjab Barat-528 KALI DIBACA

BULENONnews.com.

TANJAB BARAT – Warga Desa Terjun Gajah, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjab Barat menggelar aksi Demo, diperlintasan Jambi Tungkal, tepatnya disimpang abadi. Kamis (13/02/20).

Para pendemo yang berjumlah hampir ratusan warga ini memblokir kendaraan perusahaan PetroChina.

Dalam melakukan aksi demo, warga menuntut pegusuran lahan seluas Seperempat hektar yang di lakukan pihak perusahaan Petrochina Jabung Ltd, yang terjadi beberapa bulan yang lalu.

Sebelumnya,pihak perusahaan menjanjikan penggantian terhadap lahan yang digusur,namun hingga kini janji yang diberikan tidak ada kabar sama sekali dari perusahaan.

Mulyadi salah seorang warga yang mempunyai lahan sudah melakukan enam kali pertemuan dengan pihak perusahaan prihal proses penggantian lahan yang digusur.tapi tidak juga menemukan titik terang.

Aksi demo yang di lakukan warga Desa Terjun Gajah dikawal jajajaran Polsek Betara dan Babinsa untuk mencegah terjadinya aksi yang tidak diinginkan.

Pantauan dilapangan,aksi demo di mulai dari pagi hari sekitar jam delapan dan hampir setiap jalan masuk mobil perusahaan di blokir warga.

Akibat demo tersebut mobil perusahaan PetroChina tidak ada satu yang melintas dijalur jalan yang dihadang oleh para pendemo.

Akhirnya, pada hari itu juga pihak perusahaan PetroChina melakukan musyawarah pertemuan dengan para pendemo yang di gelar diaula Kantor Desa.

Didalam pertemuan yang dibuka pihak perusahaan langsung bertatap muka dengan warga untuk mencari solusi terkait adanya penggusuran lahan oleh pihak perusahaan.

Musyawarah yang didampingi oleh Camat Betara Toni Ermawan Putra,Kapolsek Betara AKP.S.Arefa, Anggota DPRD Dapil Betara Harahab, perwakilan Petrochina, Kades Terjun Jaya Anto, Babinsa, Jajaran Anggota Polres Tanjab Barat dan Ketua Adat serta para pendemo.

Namun kenyataannya,pertemuan antara pihak perusahaan dengan pihak warga tidak ada menemukan titik terang. Karena tidak sependapat dengan apa yang ditemukan dilapangan.

Bukan hanya itu saja ,emosi yang timbul dari pihak warga tidak terbendung atas komentar yang diomongkan dari pihak perusahaan yang selalu mengulur-ngulur permasalahan.

Korlap Aksi demo damai yang sekaligus pemilik lahan Mulyadi Saat disambangi awak media mengatakan, dalam aksi demo damai yang dilakukan ini adalah menuntut hak yang menjadi milik warga yang telah digusur oleh Perusahaan PetroChina beberapa bulan yang bulan lalu.

” Kita sudah mediasi enam kali pertemuan namun tidak ada terealisasi permasalahannya, makanya,tindakan aksi demo damai inilah yang hanya bisa dilakukan agar pihak perusahaan dapat memberikan solusi yang terbaik.” Cetusnya.

Ditambahkannya,kerusakan yang digusur oleh pihak perusahaan yang ada dilahan tersebut jenis tanam tumbuh seperti sawit ada 25 batang maupun beberapa jenis tanaman lainnya.yang sudah berusia kurang lebih 25 tahun.

” Kita sudah lakukan permintaan ganti rugi kepada pihak perusahaan,namun hal tersebut hanya janji belaka.” Ungkap Mulyadi.

Lanjut dikatakannya,dari aksi demo damai ini tidak nememukan titik terangnya,maka demo yang kedua akan kembali dilanjutkan.

” Demo kedua kita akan turun bersama melakukan demo kembali dengan menggendeng 12 desa yang ada di kecamatan Betara Ini.” Sebutnya.

Sementara itu,Usai mediasi Harahab, selaku sesepuh desa yang sekaligus anggota DPRD Tanjab Barat Dapil Betara menuturkan, apabila pihak PetroChina masih mengulur-ngulur permasalahan ini, maka warga setempat yaitu Warga Terjun Gajah akan melakukan aksi demo yang lebih besar lagi,dari yang pertama ini.

” Tidak menutup kemungkinan demo yang kedua nanti untuk PetroChina,dua belas desa akan turun melakukan aksinya.”Ucapnya Kepada Awak Media.

Didalam musyawarah antara warga dan pihak perusahaan akan dilakukan pertemuan lanjutan, dengan perjanjian hitam putih diatas kertas.

Penulis : Amir

Editor : Ote

Komentar

Berita Sebelumnya