Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Kepada Nelayan Bupati Bersama Gubernur Laksanakan Gerakan Panen Cabai Desa Lubuk Terentang Wabup Hairan Sambut Kunjungan dan Silaturahmi LP3KD Tanjab Barat Wabup Hairan Hadiri Pertemuan Aksi 7 Publikasi Data Stunting Tingkat Kabupaten Tanjab Barat Tahun 2022 Ditandai Pemukulan Gong, Secara Resmi Bupati Tanjab Barat Buka MTQ Ke-50 Tingkat Kabupaten

Home / Meraingin

Rabu, 19 Agustus 2020 - 22:08 WIB

Dalam Peringatan 1 Muharram di Masjid Jami’ Dusun Bangko “Mari Tingkat Iman dan Ibadah”.

BANGKO – BULENONnews.com. Dalam memperingati tahun baru Islam (1 Muharram 1442 H), Remaja Masjid Jami’ Lingkungan Bangko Rendah Kelurahan Dusun Bangko Menghadirkan Penceramah Ustadz Yayat Suriatna yang berdomisili di Desa Sungai Ulak Kecamtan Nalo Tantan Kabupaten Merangin.

Peringatan 1 Muharram 1442 Hijriyah tersebut diselenggarakan di Masjid Jami’ Lingkungan Bangko Rendah Rabu malam, (19/08).

Pada acara peringatan tahun baru,Islam tersebut Panitia menuempatkan juga dengan Pembagian Hadiah bagi Jawara Perlombaan Anak-anak dalam Pembacaan Ayat Pendek, Adzan dan Sholat Berjamaah.

Imam Masjid Jami’ Drs. Muhammad Amin dalam kata,sambutannya, menuturkan kepada Jamaah pada acara tersebut, bahwa Peringatan Tahun baru Islam ini hendaknya diperingati setiap tahunnya, karena dalam moment inilah semua masyarakat dapat mengintrofeksi diri untuk memperbaiki iman dan taqwa, beribadah kepada Allah SWT.

Baca Juga  Empat Desa Di Kecamatan Nalo Tantan Hari Ini Dilanda Banjir

” Kita sebagai umat muslim, wajib memperingati tahun baru Islam, maka setiap tahunnya kita harus kita rayakan dan kita Peringati, jadi jangan memperingati tahun baru Nasional saja, karena itu bukan ajaran dan budaya kita sebagai penganut agama Islam,” kata Imam Masjid Jami’.

Dalam uraian tausiahnya Ustadz Yayat Suriatna menyamapaikan kepada Jamaah dan para hadirin, diantara Emapat bulan itu ada Dua bulan yang suci, diantaranya bulan Zulhijah dan bulan Harram.

Baca Juga  BREAKING NEWS.. Warga Pulau Rayo Heboh Atas Penemuan Mayat Mengambang Di Sungai Merangin

” Bulan Muharram merupakan bulan yang Suci, untuk itu umat Isalam dilarang berbuat dosa dan dilarang saling bunuh membunuh dan bertumpah darah termasuk perperangan, selanjutnya dilarang berbuat maksiat di bulan Muharram,” Sampai Ustad.

Kemudian dikatakan Ustad, “Barang siapa yang berbuat baik dan taat beribadah, maka pahalanya sangat besar di bulan Muharram ini,” Kata ustad yang juga seorangguru SMP Negeri 1 Merangin.

Penulis/Editor: Ote

Share :

Baca Juga

Meraingin

Mantan Sekda Merangin Tutup Usia, Ini Pesan Terakhirnya.

Meraingin

Kabupaten Merangin Pertama Kali Gunakan Aplikasi Anjab

Meraingin

Dampak Covid-19 PAD Merangin Menurun Drastis Dari tahun Sebelumnya, BPPRD Tetap Berusaha

Meraingin

Laporaran Hasil Pemeriksaan (LHP) Refocusing Anggaran Covid-19 Segera Terbit

Meraingin

Pansus Covid DPRD Terus Bekerja Mengawasi Refocusing, Senin OPD Dipanggil Lagi

Meraingin

Lagi-lagi Kapolres Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Merangin

Meraingin

Seorang Pemuda Mengakhiri Hidupnya Dengan Bunuh Diri

Meraingin

Libur Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H Bergeser? Baca Penjelasanya