Kapolres Bungo Pimpin Upacara Pemberian Reward Penghargaan 4 Pilar Di Halaman Mapolres Izhar Majid Siap Perebutkan Kursi Wakil Bupati Merangin Vaksinasi Masal DPRD Tanjab Barat, H. Abdullah: Masyarakat Sangat Antusias Hasbi Anshory Turut Berduka Atas Wafatnya Anggota DPR RI Percha Leanpuri Politisi NasDem Terpapar Covid 19, Pelayanan IGD RSUD KH Daud Arif dan Puskesmas Pijoan Baru Tutup Sementara

Home / Tanjab Barat

Jumat, 31 Juli 2020 - 19:43 WIB

Data Coklit KPUD Tanjab Barat Sudah Mencapai 60%

TANJAB BARAT – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, melakukan tahapan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) untuk Pilkada 2020 mendatang.

Untuk diketahui, Coklit adalah kegiatan memutakhirkan data yang telah di lakukan petugas Pemuktahiran data Pemilih (PPDP).Hasil dari proses coklit akan menjadi bahan KPU dalam menyusun daftar pemilih Pilkada.

Hal ini disampaikan oleh Ketua KPUD Tanjab Barat Khairuddin, melalui Bagian divisi program dan data Hadziq, Selasa (28/07).

Ia mengatakan, sesuai jadwal tahapan coklit yang dilakukan KPUD Tanjung Jabung Barat yang telah dilaksanakan oleh Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP), yang mulai dari tanggal 15 Juli sampai 13 Agustus 2020 mendatang.

Baca Juga  DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Paripurna Internal Nota Pengantar Usulan Raperda Inisiatif Dewan dan Penyamapaian Hasil Reses

“Sekarang pendataan coklit masih terus berlangsung, petugas kita di bawah Petugas Pemungutan Data Pemilih (PPDP) sudah mendatangi rumah warga door to door. Dengan cara menyesuaikan data pemilih itu dengan KTP Elektronik dan Kartu Keluarga,” ujar Hadziq.

Kata Hadziq, data terakhir Coklit dari seluruh Kecamatan yang sudah dilaporkan mencapai 60 persen.

“Kita minta laporannya kemarin, sudah mencapai 60 persen yang sudah dilakukan pencoklitan.Dan ini akan terus berjalan sampai akhir masa kerjanya 13 Agustus 2020,”ucapnya.

Baca Juga  Satu Orang Satpam Diringkus Polsek Tebing Tinggi Diduga Pengedar Narkotika Jenis Sabu

Sementara itu, Haziq menyebutkan, gendala dilapangan yang sering disampaikan petugas PPDP masalah administrasi kependudukan. Karena kata Haziq, warga yang pindah tetapi tidak mengurus administrasi kependudukan.

“Ada juga yang sudah meninggal tetapi masih ada datanya,karena menurut dari dukcapil Tanjab Barat,selama tidak ada laporan,maka datanya itu akan muncul terus,” jelasnya.

Hal itulah, yang ingin di buktikan dilapangan melalui Coklit ini, kalau ada keterangan meninggal dari keluarga nya itu akan kita coret atau Tidak Memenuhi Syarat ( TMS ).

Baca Juga  Ini 10 Peserta Masuk Grand Final Festival Bedug Membumi Polres Tanjab Barat

Menurut nya, disetiap Kecamatan selalu ada hal yang terjadi seperti itu, setelah itu orang yang pindah tempat, tetapi kata dia,yang pindah itu terkadang masih dalam satu Kecamatan.

“Kalau kejadian seperti itu, maka data itu kita TMS kan, karena tidak ditemukan orang yang bersangkutan atau tidak dikenal maka kita akan data dengan data pemilih sehingga kita tidak menghilangkan hak pilih orang yang bersangkutan,”pungkasnya.

Reporter/Editor: Amir/Ote

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Ayah Si Bayi Yang Lahir Diatas Kapal Sun Rico Tiba di Kuala Tungkal

Tanjab Barat

Kembali di Tunda, CJH Tanjab Barat Tarik Setoran

Tanjab Barat

Soal Arsip Lembaran KK Ditangan Pedagang, Dukcapil Tanjab Barat Turun Cek Kelokasi

Tanjab Barat

DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Paripurna Serah Terima Jabatan Bupati dan Wakil Bupati

Tanjab Barat

Seberat 462,93 Gram BB Narkoba Jenis Sabu Dimusnahkan

Tanjab Barat

Kehabisan Alat Rapid Tes, RSUD Daut Arif Tanjab Barat Pinjam Ke Klinik

Tanjab Barat

Kapolres Tanjabbarat Berikan Piagam Kualatungkal Atas Keharmonisan Keragaman Suku Dan Agama Di Di Tanjabbarat

Tanjab Barat

Tiga Paslon Bupati dan Wakil Bupati Tanjabbar Cabut Nomor Undian, Ini Urutanya