Udara Tanjab Barat Memburuk, HIPMI Bagikan 2.000 Masker untuk Pelajar dan Masyarakat 3 Pekan Lamban? Pelaku Pengeroyokan Wartawan di Tanjabbar Masih Bebas Menghirup Udara Segar Fraksi Gerindra Sorot Kinerja PDAM Tirta Pengabuan: Jangan Terus Berpola Tambal Sulam Kericuhan Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Pembahasan Hibah KONI Rp1 Miliar Diduga Jadi Pemicu Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Warnai Lempar Palu Sidang dan Banting Meja, Rapat Sempat Diskors

Home / Kesehatan

Senin, 27 Maret 2023 - 22:10 WIB

Datang Tanpa Permintaan Pengadaan Alat USG di Puskesmas Tidak Bisa Digunakan, Pejabat Dinkes Saling Lempar Tanggung Jawab

TANJABBARAT, BULENONNEWS.COM – Pengadaan alat USG yang diperuntukan untuk puskesmas diduga mangkrak akibat tidak ada yang bisa mengoperasikannya pejabat di Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Barat saling lempar statman.

Alat USG yang diberikan Dinas Kesehatan ke sejumlah puskesmas yang disinyalir nilainya mencapai ratusan juta itu yang bersumber dari APBD 2022 yang datang ke puskesmas secara tiba tiba.

Hingga saat ini alat itu masih terbungkus rapi dalam kardusnya karena pihak puskesmas takut untuk mengoperasikan alat itu sebab tidak ada penyerahan secara resmi dan tidak ada pembekalan untuk mengoperasikannya.

Terkait hal itu, Sekretaris Dinkes Tanjab Barat Sahala enggan memberikan komentar. Sahala meminta untuk mengkonfirmasi hal itu ke Kepala Dinas Kesehatan (Red, Zaharudin). “Kalau tanya itu ke Pak Kadis saja,” katanya singkat saat di konfirmasi ke ruangannya.

Baca Juga  Gelar Aksi Unjuk Rasa di Kantor DPRD Labuhan Batu, Ini Tuntutan Masyarakat Dua Desa dan Ampuh

Sementara itu, Kadinkes Tanjab Barat Zaharudin saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp menyebutkan jika terkait alat USG ia meminta konfirmasi ke sekretaris Dinas Kesehatan.

“Sebaiknya konfirmasi dengan Pak Sahala sebagai KPA (Kuasa Pengguna Anggaran) nyo,” katanya.

Saat disebutkan jika Sekdis Sahala meminta konfirmasi ke dirinya. Zaharudin mengaku hal itu sesuai dengan tupoksi Sahala saat itu sebagai KPA. “Itu kan pengadaan 2022 KPA nya Sahala.” Tandasnya.

Terpisah, Plt Kepala Puskesmas (Kapus) Merlung Sihombing mengatakan alat USG tersebut datang sudah sejak tahun 2022 lalu. Namun, alat tersebut tidak bisa digunakan oleh pihak puskesmas.

Baca Juga  Beberapa Hari Wabup Diperiksa Terkait Aset,Tim Polda Jambi Turun Ke Tanjab Barat Ada Apa?

“Alat USG ini  kami tidak ada yang berani menggunakan, karena belum ada bimteknya. Kita tidak berani gunakannya,” katanya.

Plt Kepuas Merlung ini menyebutkan alat tersebut datang tanpa permintaan dari pihak puskesmas. Akan tetapi secara tiba  tiba alat tersebut didatangkan oleh pihak Dinkes Tanjabbar ke Puskesmas Merlung.

“Kita tidak minta, tiba tiba datang aja alatnya,” ujarnya.

Akibat alat tersebut saat ini hanya berada di ruang kapus karena tidak ada pihak yang berani menggunakan. Seharusnya sebelum alat tersebut diberikan ke puskesmas harus terlebih dahulu ada pelatihan mengoperasikan alat uang berharga berkisar Rp 400 jutaan itu.

“Harusnya dilatih dulu, teknis pemakaian tapi ini dak ado.” Tutupnya.*

 

 

Penulis/ Editor:Amir/Otte

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Siswa SMPN 4 Kuala Tungkal Tolak Program MBG, Kepsek: “Lihatlah Kondisinya, Tidak Ada yang Bergizi!”

Kesehatan

Menu Makan Gratis Makin “Tipis”, Ahli Gizi SPPG Tanjab Barat Sebut demi Subsidi Silang

Kesehatan

Mapala STAI An – Nadwah Kuala Tungkal Bagikan Tong Sampah Kemasyarakat

Kesehatan

Nyaris Ambruk,Waka DPRD Tanjab Barat Akan Usulkan Perbaikan Puskesdes Sungsang

Kesehatan

Cara Memilih Produk Skincare di Online dan Tidak Bikin Boncos

Kesehatan

RSUD Kol. Abundjani Bangko Resmi Buka Layanan Poli Jantung dan Pembuluh Darah, Ini Jadwalnya

Kesehatan

Skandal MBG di Tanjab Barat: Ketua SPPG Akui Terima Teguran BGN Jambi

Kesehatan

Dugaan Kelalaian di RSUD Kuala Tungkal, Bupati Tanjab Barat Akan Lakukan Sidak

You cannot copy content of this page