oleh

Dewan Gelar Rapat Tertutup Bahas Penudaan Pembangunan Gedung Banggar

-Tanjab Barat-14 KALI DIBACA

BULENONnews.com – TANJAB BARAT

Kisruh terhadap pembatalan pembangunan gedung bangar DPRD Tanjabbar yang bernilai 10,1 milyar rupiah, kini terus berlanjut.

Buktinya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Tanjabbar menggelar rapat bangar terkait permasalahan ini.

Hsil Rapat bangar DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang dilakukan Senin (6/4/2020) tersebut pembangunan gedung tidak di batalkan melainkan di tunda kewenangan eksekutif.

Ketua DPRD Tanjabar Mulyani Siregar mengatakan, pihaknya menunda pembanguan gedung bangar DPRD Tanjabar senilai Rp 10,1 miliar. Sebab, yang memiliki kewenangan untuk pembatalan merupakan eksekutif.

” Pimpinan dewan dan pimpinan fraksi sepakat untuk di tunda, namun kami bukan membatalkan nya itu di eksekutif,” Ungkap ketua DPRD usai melakukan rapat bangar.

Kata Mulyani, Dana pembangunan bangar Rp 10, 1 miliar tersebut rencananya akan di digunakan untuk penangan covid-19 Tanjabbar.

” Hari ini Kami Rapat Konsultasi pimpinan dewan terkait rencana penundaan yang nanti anggaran nya akan di geser untuk membantu gugus tugas pencegahan covid 19 Tanjabbar,” Bebernya.

Menurut dia, bangunan bangar tersebut saat ini belum terlalu penting untuk dilakukan pembanguan.

” Kami hanya mengusulkan di tunda karena menurut kami buka skala prioritas. Karena rapat bangar bisa gunakan rapat paripurna,” Tuturnya.

Penulis : Amir

Editor : Ote

Komentar

Berita Sebelumnya