oleh

Dewan Kunker Ke RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal

-Tanjab Barat-12 KALI DIBACA

BULENONnews.com.

TANJABBAR, Anggota DPRD Tanjung Jabung Barat Kunker ke Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) KH.Daud Arif Kuala Tungkal.Pertanyakan kasus DBD,yang menyerang masyarakat Tanjabbar.

Akibat banyaknya kasus DBD yang menyerang warga, membuat anggota Dewan Tanjung Jabung Barat terjun langsung untuk memantau pasien yang terkena DBD yang berada di RSUD KH.DaudArif Kuala Tungkal.

Kunker yang di pimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Tanjab Barat Sjafril Simamora bersama anggota Dewan lainnya menyampaikan, maksud dan tujuan kedatangan mereka untuk mempertanyakan secara langsung terkait data DBD di rumah sakit tersebut.

“Kita akan mempertanyakan dengan detail berapa banyak data yang terkena penyakit atau yang terserang DBD secara langsung di rumah sakit KH.Daud Arif.” Jelas nya.

Menurutnya,informasi yang diterima Sjahril yang akrab di panggil dengan Ucok Mora mengatakan, bahwa RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal tidak memberikan laporan kepada Dinas Kesehatan ketika dimintai data tentang pasien yang terkena wabah DBD.

” RSUD KH Daud Arif untuk tidak sungkan menyampaikan keinginan dalam melengkapi fasilitas untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat.”Ungkap Sjahril Wakil Ketua DPRD Tanjab Barat.

Sementara, Elfri Syahril, Dirut RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal mengatakan,bahwa rumah sakit dalam tiap bulannya selalu memberikan laporan kepada Dinas Kesehatan.

” Selama tahun 2019 terdapat 549 kasus DBD di Tanjab Barat. Juga ada pasien yang dirujuk ke Kota Jambi sebanyak tiga orang. Sementara DBD ini juga menelan korban sebanyak dua orang meninggal dunia.”Terang Elfri Syahril Dirut RSUD Kuala Tungkal.

Dalam Kunker rombongan DPRD Tanjab Barat juga meninjau ruangan inap rumah sakit,terdapat di setiap kamar rata rata anak anak yang terkena penyakit demam berdarah atau DBD.

Penulis : Amir

Editor : Ote

Komentar

Berita Sebelumnya