Jadi Ketua DPRD Tanjab Barat, Abdullah Sampaikan Dukungan Program Bupati Polres Tanjab Barat Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021 DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Pengucapan Sumpah Janji Ketua DPRD Sisa Masa Jabatan tahun 2019 – 2024 Bupati Tanjab Barat Gelar Audensi Bersama Puluhan Jurnalis Kebutuhan Bahan Pokok Mulai Naik Jelang Dua Pekan Idul Fitri 1442 Hijriah

Home / Meraingin

Senin, 13 Juli 2020 - 16:36 WIB

Dewan Temukan Proyek Siluman Di Danau Pauh

MERANGIN – Selain kecewa atas ditemukannya Aset wisata yang tidak terawat pada objek wisata Danau Pauh, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Merangin Sabtu, (11/07), Dewan juga menemui Proyek Pembangunan turap siluman dilokasi tersebut, yang diduga pengerjaannya asal jadi oleh rekanan yang ingin meraup untung besar.

Proyek siluman tersebut diduga milik Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Merangin. yang diduga luput dari kontrol pengawasan pihak dinas dan konsultan, sehingga proyek pembangunan itu nampak sembrono dibebrapa item pekerjaan.

Syafrudin salah satu Dewan yang mengunjungi lokasi itu mengatakan, digedung dianggarkan biaya pembangunan melalui Dinas Pariwisata agar terwujudnya visi misi Bupati Merangin unggul disktor wisata untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), namun pihak Dinas kurang perhatian terhadap rekanan yang mengerjakan fisik bangunan itu.

Baca Juga  Progres Pembangunan Mushola Ikhwanul Muslimin Dusun Nangko Kian Pesat

” Di gedung kami menganggarkan dana pembangunan objek wisata demi menunjang visi misi Merangin Mantap unggul disektor wisata yang bisa menigkatkan PAD, namun yang terjadi hari ini sepertinya pihak dinas kurang perhatian terhadap bangunan fisiknya, wajar saja baru saja dibangun bebrapa aset sudah hancur dan rusak,” kata Syarudin di lokasi proyek.

Demikian juga penyampaian Politisi Partai PKS Zainal Amri,” Ada beberapa item pekerjaan menurut kami tidak layak, diantaranya Papan merk yang tidak ada, adukan cor yang kurang semen, draenase pembuangan air yang tidak dikerjakan dengan baik, tiang kolom yang tidak rapi, sisa material masih bersearakan, finising yang amburadul dan pembesian yang diduga tidak sesuai RAB dan banyak lainnya yang janggal,” ungkap anggota komisi ll itu.

Baca Juga  Rencana Zonasi Petambangan Rakyat Merangin Lanjut Ke Bagian Sumber Daya Alam

Sementara Ketua Komisi lll DPRD Merangin Mulyadi menuturkan,’ Kepada dinas terkait agar meninjau ulang terhadap kontraktor pelaksana yang mengerjakan proyek tersebut, agar dapat memperbaiki pekerjaan sebagaimana mestinya, kalau kontraktor tersebut bandel maka Pihak dinas harus menindak tegas, jika perlu bayar sesuai dengan fisik yang ada,” kata Mulyadi.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Merangin Sukoso megaku proyek pembangunan turap Didanau Pauh tesebut adalah milik Dinas yang dipimpinnya, dengan dana APBD tahun 2020 sebesar 199.878.000, dikerjakan oleh CV. Satu Putri Dua Putra dan Cosultan Pengawas Tri R.

Baca Juga  Didampingi Isteri Al Haris Salurkan Suaranya Di TPS 36 Kandis Bangko

” PPTK dan Konsultan sudah menyuruh rekanan untuk memasang Papan Merk lebih awal, mungkin lalai atau lupa sehingga tidak terpasang. Selanjutnya Proyek turap itu belum selesai, masih ada 10% Fisik yang akan diselesaikan,” Terang sukoso saat dimintai pengakuannya diruang kerja.

Kemudian dikatakan Sukoso,” Apabila Kontraktornya tidak menyelesaikan pekerjaan dengan baik, kami akan meberi sanksi, karena mereka baru menarik uang muka sebesar 30%,” Pungkasnya.

Reporter/Editor: Ote

Share :

Baca Juga

Meraingin

Izhar Majid Ketua Komisi ll DPRD Prov. Jambi Hadiri Kunker Gunernur di Merangin

Meraingin

M. Yani Bersama Dinas Perikanan Merangin Panen Ikan Kolam Teknolgi Bioflok

Meraingin

Pol PP Merangin Warning Pengusaha Yang Tak Miliki Izin dan Tidak Taat Pajak

Meraingin

Pemilik RM Palanta Sutan Bantah Tidak Bayar Pajak Ke Pemkab Merangin

Meraingin

Jika Diamanahkan, Hasren Purja Sakti Siap Pimpin Komisi di DPRD Merangin

Berita

Hapy Dengan Sabu, Pria Ini Diamankan Polisi

Berita

Pengguna Narkoba Marak di Merangin

Meraingin

Hasren Purja Sakti: Bagi Pengusaha Pembangkang Pajak, Silahkan Angkat Kaki Dari Bumi Merangin