oleh

Di Duga Dinas Perkebunan Kabupaten Merangin Serobot Lahan Sayur Petani

-Meraingin-390 KALI DIBACA

FOTO MARZUAN SAPUTRA KABID PERKEBUNAN PADA DINAS PERTERNAKAN DAN PERKEBUNAN KABUPATEN MERANGIN

 

MERANGIN-BULENONnews.com, Lahan seluas 30 Hektar dan biasa dipakai petani 4 Hektar untuk bertanam sayur oleh warga Simpang Limbur Merangin kecamatan Bangko Barat.

 

Lahan tersebut sudah puluhan tahun terbengkalai tidak dimamfaatkan oleh Pemkab Merangin, sejak  Pemkab Merangin berencana membuat Bandara, namun rencana tersebut mengalami kegagalan.

 

Atas persetujuan kepala desa Simpang Limbur Merangin terdahulu, lahan tersebut di mamfaatkan oleh petani menanam bermacam sayur-sayuran sudah kurang lebih kisaran 16 tahun untuk mencari nafkah.

 

“Namun beberapa hari lalu,Oknum Dinas perkebunan Kabupaten Merangin mengirim pekerja untuk menanam sawit. Tanpa ada koordinasi dan sosialisasi dengan petani setempat begitu juga dengan pemberitahuan sama sekali tidak ada.

 

“Kami merasa kecewa dan merasa rugi atas tindakan oknum Dinas Perkebunan yang mengacak lahan sayur kami”, kata salah satu petani.

 

Marzuan Saputra kabid Perkebunan pada Dinas Pertrnakan dan Perkebunan kabupten Merangin saat di konfirmasi oleh media ini via ponselnya “mengatakan, Bahwa bahasa mengacak-acak lahan petani  itu sebuah bahasa yang sangat keliru.

 

Lahan Pemkab Merangin yang belum sempat diolah tersebut, ditahun 2019 ini akan ada program perluasan kebun milik Pemkab Merangin, dan itu sudah dituangkan dalam anggaran APBD Merangin tahun 2019,

 

“Bahasa yang disampaikan oleh seorang petani sayur Simpang limbur itu sangat keliru, disini dapat kami jelaskan bahwa Disnakbun kabupaten Merangin sudah menyampaikan kepada kepala desa terkait ada perluasan kebun milik Pemda tahun 2019”.

 

Dijelaskannya lagi, “Petani diperbolehkan memakai lahan tersebut sampai sawit berusia 2,5 tahun. Terkait izin pemakaian lahan itu, sampai saat ini kami belum dapat melihat keabsahan surat peminjaman dari pemkab Merangin. Dan berdasarkan arahan Bupati, program perluasan kebun Pemda ini harus berjalan untuk peningkatan PAD kabupaten Merangin”, jelas Marzuan Saputra.

 

PENULIS:OTE.

EDITOR  : MARDAN.

Komentar

Berita Sebelumnya