Bulog Kancab Kuala Tungkal Jamin Ketersediaan Beras Cukup Hingga Akhir Tahun Inspektorat Akan Tambah Auditor Pengawas 114 Desa di Tanjab Barat Bupati Tanjab Barat Pimpin Upacara HUT Pramuka Ke-61 Mancing Mania HUT TNI ke-77, Kodim 0419/Tanjab Jaga Silaturahmi dan Sinergitas Diduga Pilkades Desa Tanjung Pasir Penuh Kecurangan, Suharyono: Musyawarah di Tiap Tingkatan Mengecewakan

Home / Meraingin

Jumat, 16 September 2022 - 16:06 WIB

Diduga 30 Alat Berat PETI di Sungai Pinang Kecamatan Sungai Manau Makin Menggila

 

MERANGIN-BULENONNEWS.COM. Diduga Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETİ) di wilayah Desa Sungai Pinang Kecamatan Sungai Manau Kabupaten Merangin Provinsi Jambi makin menggila.

Pasalnya, dari hasil pantauan awak media dan informasi warga setempat, terdapat Tga Puluh (30) alat berat jenis Excavator yang beroperasi memporak porandakan bantaran sungai mencari Emas secara Ilegal.

Dari (30) tiga puluh alat berat yang beroperasi di Desa Sungai Pinang tersebut, diduga di kuasai oleh orang hebat terkesan kebal hukum, meski Aparat Penegak Hukum(APH) telah melakukan Sosialisasi dan pengamanan serta penertibkan, namun aktivitas PETİ terus terus saja beroperasi seakan tanpa maslah.

Baca Juga  Kapolres Merangin Pantau Sejumlah SPBU Pasca Kenaikan BBM

Informasi yang di himpun awak media, nama pemodal berinisial ID dan NZ Paling santer disebut melakukan aktivitas PETİ di wilayah tersebut, disinyalir ID CS di memiliki 40 buah alat berat jenis Excavator. yang tersebar di wilayah Sungai Manau dan dan wilayah lain dalam daerah Kabupaten Merangin dengan berbagai jenis merek.

“Alat berat di Sungai Pinang ini adalah kepunyaan ID dan NZ , dak Ado yang berani samo Dio, kareno Dio orang kuat” ujar salah satu pekerja tambang ilegal.

Baca Juga  Kapolres Merangin Hadiri Launching Aplikasi Asap Nasional Secara Virtual Oleh Kapolri

Lebih miris nya lagi, hasil pantauan di lapangan, terlihat jelas salah satu gedung SMP satu atap di wilayah Desa Sungai Pinang, sisi kanan kiri serta belakang bangunan sudah membentuk danau dangkal, yang jika di musim hujan di sinyalir bakal tenggelam ulah pelaku PETI.

Bukan itu saja, pemandangan tak lazim jelas nampak tumpukan bebatuan menggunung di lokasi sekolah akibat PETI, tak ayal, jika di biarkan berlanjut, Aset pemerintah Merangin pun akan terancam jadi sasaran jika ada Emas dibawahnya.

(Redaksi).

Share :

Baca Juga

Meraingin

Wabup Merangin Gelar Rakor Satgas Covid-19, Pemkab Akan Perketat PPKM Berbasis Mikro

Meraingin

Malam Penutupan Gebyar Merdeka dan HUT F-DB Ke 8 Hadirkan Artis Ibu Kota

DPRD

DPRD Merangin Gelar Rapat Paripurna Dalam Rangka Mendengar Pidato Kenegaraan

Meraingin

Sekda Sarolangun Buka Rakor Timwas Orang Asing

Meraingin

Komisi I DPRD Merangin Warning 2 Hal, Jelang Pilkades Dilaksanakan

Meraingin

Investasi Bodong, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara, 30 Korban Rugi 8 Miliar

Meraingin

Perdana H. Mashuri Gelar Rapat Soal PETI di Merangin

Meraingin

Pemindahan Aset GOR dan Gedung Serbaguna dari DPUPR Ke Disparpora Segera Rampung