Breaking News…Diduga Perampokan Terjadi di BTN Selempang Merah, Pelaku Berhasil Bawa Kabur Perhiasan Emas PetroChina Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Teluk Nilau, Bupati Anwar Sadat: Kolaborasi untuk Ringankan Beban Warga Anwar Sadat Tegaskan Komitmen Perbaiki Tata Kelola Keuangan, Sinergi dengan DPRD Jadi Kunci Pertahankan WTP Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disepakati, Bupati Anwar Sadat Tekankan Penguatan Tata Kelola dan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK Rapat Paripurna Ke IV DPRD Tanjab Barat Sepakati Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Tegaskan Komitmen Perbaiki Tata Kelola

Home / Tanjab Barat

Sabtu, 21 Agustus 2021 - 12:17 WIB

Diduga Kapal Bermuatan Kasur Dari Negara Tetangga Diamankan Sat Pol Airud Polres Tanjabbarat

KM BUNGOA MAS II.GT.32 NO.115/GGb.2001.

 

TANJABBARAT-BULENONNEWS.COM,
Satu unit Kapal motor yang masuk keperairan sungai tiram Kuala Tungkal diketahui bermuatan kasur bekas dan akan segera di bongkar di salah satu gudangĀ  yang berlokasi di Sungai Tiram Parit Gompong.kapal yang ber merk KM.Bungoa Mas II . GT. 32 No.115 /GGb .2001,saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh pihak Sat Pol Airud Polres Tanjabbarat Jumat 15.00 wib, 20/08/21.

Berawal dari kecrigaan kapal yang sedang melakukan patroli rutin melihat kapal motor bermuatan sarat melintasi sungai pengabuan dan langsung masuk ke pelabuhan rakyat di sungai tiram dan diketahui kapal tersebutyang bermuatan kasurĀ  diduga dari Negara tetangga. Kapal bertutup terpal dan bersandar di pelabuhan rakyat yang akan di bongkar di pelabuhan tersebut,tidak biasanya kapal motor barang bongkar muat di pelabuhan itu,dan menurut yang biasa kapal barang melakukan aktifitas bongkar muat di pelabuhan Tanggo Rajo Ilir.

Baca Juga  Kejari Tanjab Barat Panggil ULP Bawa Sejumlah Dokumen

Masuknya kapal ke perairan sungai tiram ini membuat kecurigaan petugas,kecurigaan petugas langsung mendatangi kapal yang bersandar serta memeriksa muatan kapal tersebut.

Kecurigaan petugas yang melakukan pengejaran dan pemeriksaan didapati kapal tersebut bermuatan kasur bekas yang diduga di datangkan dari Malaysia atau Singapore.

Petugas Patroli dari Satuan Polisi Airud Polres Tanjabbarat langsung membawa Kapten kapal serta Kapal Motor KM.Bungoa Mas II untuk dimintai keterangan dan pemeriksaan dokumen – serta kelengkapan kapal dan barang bawaan.

Kasat Pol Airud Polres Tanjabbarat AKP Syaipul Anwar yang dikompirmasi awak media via selulernya,”mengatakan,saat ini Pihaknya sedang melakukan pemeriksaan dokumen kapal,termasuk pemerksaan ABK serta Kapten Kapaldan sampai saat ini kami juga belum mengetahui siapa pemilik barang bawaan tersebut.”Ujar AKP Syaipul Anwar

Baca Juga  Breaking News!!! Pasar di Depan SMP n 2 Purwodadi Kecamatan Tebing Tinggi Terbakar Dini Hari

Syaripuddin Ar Selaku Direktur Eksekutif Petisi 28 Kabupaten Tanjabbarat menyayangkan jika masih ada kasur yang diduga di datangkan dari Singapore atau Malaysia,”kasur itukan limbah yang sudah afkir di negara tetangga,jadi sangat wajib dan perlu dilakukan pengarantinaan terlebih dahulu jika memang benar kasur tersebut berasal dari luar dan tidak tertutup kemungkinan pada kasur tersebut ada wabah penyakit atau virus”Pungkas Syarifuddin.

Pantau dilapangan hingga berita ini diterbitkan KM.Bungoa Mas Masih bertengger di sungai Tiram dan belum melakukan Pembongkaran Karena masih dalam pemeriksaan Pihak Berwajib.

JURNALIST/EDITOR,BULENON/OTE

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Kapolres Tanjab Barat Gelar Baksos dan Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Senyerang

Tanjab Barat

Sukes,Terpilih Secara Aklamasi,Budi Setiawan Pimpin HIPMI Tanjabbarat 2020-2023

Tanjab Barat

1 Orang Dari 5 Pelaku Pemerkosa di Bukit Suban Masih Berstatus Buronan

Tanjab Barat

Berakingnews!!! Puting Beliung Rusak Rumah Warga Di Tanjabbarat

Tanjab Barat

Ini Tanggapan H Hairan Wabup Tanjabbarat Atas Dugaan Hilangnya Barang Material Dari Rumdis

Tanjab Barat

Kebakaran Lahap Toko dan Rumah di Suak Tamin

Tanjab Barat

Pleno Penetapan Hasil Pilkada Tanjabbarat,Paslon 02 Unggul

Tanjab Barat

Safrial Pimpin Sidang Panitia Pertimbangan Landreform Progaram Retribusi Tanah

You cannot copy content of this page