Sterilisasi dan Tracking, Besok IGD RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Tidak Terima Pasien Perhari RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Membutuhkan 50 Tabung Oksigen Bupati Tanjab Barat Buka Acara Pertemuan Dengan PT Sena. Kodim 0419/Tanjab Lakukan Vaksinasi Massal Dosis Kedua Dandim 0419/Tanjab Tinjau Sejumlah Titik Sasaran TMMD Ke-113 TA 2022 di Muara Papalik

Home / Daerah

Rabu, 22 Juli 2020 - 13:04 WIB

Diduga SPBU Ukui 2 Bebas Melayani BBM Jenis Premium dan Solar Pakai Jirigen, Polsek Seakan Tutup Mata

PELELAWAN – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum / No 14-283-691 di daerah Desa Ukui 2, Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan Jalan Lintas Timu (Riau), Diduga sering kali melayani pengisian jerigen skala besar-besaran setiap malam nya, Ironisnya aktifitas tersebut tanpa ada pengawasan dari Aparat Penegak Hukum Kabupaten pelalawan provinsi Riau maupun dari pihak pertamina.

Menurut Pantauan Media ini di lokasi, SPBU No 14-283-691, beberapa hari belakangan ini, terlihat adanya beberapa warga sedang ramai antrian untuk pengisian Bahan Bakar Minyak/BBM Jenis Premium dan solar di SPBU tersebut dengan Jerigen.

Terkait aktifitas pengisian Jerigen tersebut, wartawan meminta tanggapan Ketua Lsm Gerakan Rakyat Anti Korupsi Indonesia Riau (LSM Gerak- Indonesia) Emos Gea

Baca Juga  Tercemarnya Sungai Kerumutan Bandar Petalangan, Diduga Meluapnya Limbah Pabrik PT. Serikat Putra

“Ini sudah jelas tidak diperbolehkan SPBU melakukan pengisian Jiregen dengan skala besar bahkan sanksi pun sudah menanti bagi SPBU yang masih nakal melakukan pengisian BBM melalui Jerigen,”ungkap Emos

Dijelaskan Emos, ” bahwa didalam Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 Tentang Penyedian, Pendistribusian dan harga jual eceran Bahan Bakar Minyak / BBM serta Peraturan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral / ESDM No 18 Tahun 2011, Tentang Kegiatan penyaluran Bahan Bakar Minyak / BBM Premium dan Solar secara eceran menggunakan jerigen,”Lanjutnya.

Baca Juga  Polsek Pangkalan Kuras Sebar Maklumat Polda Riau Serta Pengecekan Lahan Rawan Kebakaran

Diterangkan Emos ”  Berdasarkan Undang-Undang Nomor Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas Bumi Khususnya dalam Pasal 55, orang yang menjual Premium dan Solar bersubsidi secara ” ILEGAL ” bisa didenda sebesar Rp 6 M (Enam Milyar rupiah) dan dihukum kurungan 6 (Enam) tahun penjara,” Tegas Emos

Media Bulenonnews.com Riau meminta penegak hukum yang ada di Riau khususnya Polres Pelalawan agar segera menindak lanjuti SPBU No 14-283-691 di daerah Desa Ukui 2, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan Jalan Lintas Timur, yang berakibat BBM di SPBU tersebut sering Kosong.

Baca Juga  Patroli Karhutla dan Penyebaran Maklumat Polda Riau Tentang Larangan Pembakaran Hutan dan Lahan

Dan diharapkan kepada Pertamina agar memberikan sanksi tegas kepada SPBU yang tak mentaati peraturan yang ada tersebut.

“Jika hal ini masih berlanjut, Media Bulenonnews.com dan (LSM Gerak- Indonesia) Riau, akan segera membuat laporan secara resmi kepada Polres Pelelawan dan Polda Riau ,” tutup Emos

Danil selaku Humas SPBU No 14-283-691 di daerah Desa Ukui 2, mengatakan bahwa, “Setau saya bukan SPBU ini saja yang berdiri di indonesia,  Jadi bapakk mau naikan berita nya, silahkan saja, SPBU mana aja pak yang mau dinaikan?, tantang Danil menggertak.

Reporter/Editor: Azwati/Ote

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Nekat Jadi Kurir Sabu, IRT Ditangkap Polisi

Meraingin

Plt Kadis Perkim Bantah Tidak Pernah Dipanggil Pihak Kerjari

Tanjab Barat

Seorang Staf Pegawai Honorer KPPN Kuala Tungkal Positif Covid-19

Tanjab Barat

Dinsos Tanjab Barat Terima Data 3.920 KK Akan Terima Bantuan Sosial

Meraingin

Bupati Merangin Buka Rakor Tenaga Profesional Pendamping Desa

Meraingin

Diduga Buruknya Layanan PDAM Tirta Merangin, Membuat Direktur Sulit Dikonfirmasi

Tanjab Barat

Lurah Ini Diduga Ngotot Bangun Jalan Diatas Tanah Makam

Meraingin

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Di Masjid Jami’ Dusun Bangko Begitu Khidmad