Jadi Ketua DPRD Tanjab Barat, Abdullah Sampaikan Dukungan Program Bupati Polres Tanjab Barat Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021 DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Pengucapan Sumpah Janji Ketua DPRD Sisa Masa Jabatan tahun 2019 – 2024 Bupati Tanjab Barat Gelar Audensi Bersama Puluhan Jurnalis Kebutuhan Bahan Pokok Mulai Naik Jelang Dua Pekan Idul Fitri 1442 Hijriah

Home / Daerah

Rabu, 22 Juli 2020 - 13:04 WIB

Diduga SPBU Ukui 2 Bebas Melayani BBM Jenis Premium dan Solar Pakai Jirigen, Polsek Seakan Tutup Mata

PELELAWAN – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum / No 14-283-691 di daerah Desa Ukui 2, Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan Jalan Lintas Timu (Riau), Diduga sering kali melayani pengisian jerigen skala besar-besaran setiap malam nya, Ironisnya aktifitas tersebut tanpa ada pengawasan dari Aparat Penegak Hukum Kabupaten pelalawan provinsi Riau maupun dari pihak pertamina.

Menurut Pantauan Media ini di lokasi, SPBU No 14-283-691, beberapa hari belakangan ini, terlihat adanya beberapa warga sedang ramai antrian untuk pengisian Bahan Bakar Minyak/BBM Jenis Premium dan solar di SPBU tersebut dengan Jerigen.

Terkait aktifitas pengisian Jerigen tersebut, wartawan meminta tanggapan Ketua Lsm Gerakan Rakyat Anti Korupsi Indonesia Riau (LSM Gerak- Indonesia) Emos Gea

Baca Juga  Baznas Kabupaten Pelelawan Salukan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Teluk Meranti

“Ini sudah jelas tidak diperbolehkan SPBU melakukan pengisian Jiregen dengan skala besar bahkan sanksi pun sudah menanti bagi SPBU yang masih nakal melakukan pengisian BBM melalui Jerigen,”ungkap Emos

Dijelaskan Emos, ” bahwa didalam Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 Tentang Penyedian, Pendistribusian dan harga jual eceran Bahan Bakar Minyak / BBM serta Peraturan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral / ESDM No 18 Tahun 2011, Tentang Kegiatan penyaluran Bahan Bakar Minyak / BBM Premium dan Solar secara eceran menggunakan jerigen,”Lanjutnya.

Baca Juga  Kaplsek Pangkalan Kuras Sebar,Makluma Polda Riau Serta Pengecekan Lokasi Rawan Kebakaran.

Diterangkan Emos ”  Berdasarkan Undang-Undang Nomor Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas Bumi Khususnya dalam Pasal 55, orang yang menjual Premium dan Solar bersubsidi secara ” ILEGAL ” bisa didenda sebesar Rp 6 M (Enam Milyar rupiah) dan dihukum kurungan 6 (Enam) tahun penjara,” Tegas Emos

Media Bulenonnews.com Riau meminta penegak hukum yang ada di Riau khususnya Polres Pelalawan agar segera menindak lanjuti SPBU No 14-283-691 di daerah Desa Ukui 2, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan Jalan Lintas Timur, yang berakibat BBM di SPBU tersebut sering Kosong.

Baca Juga  Kasus Karhutla Yang Diduga Melibatkan PT. Adei Plantation, Eksepsi Ditolak, Dan Idustri Masih Tetap Lanjut

Dan diharapkan kepada Pertamina agar memberikan sanksi tegas kepada SPBU yang tak mentaati peraturan yang ada tersebut.

“Jika hal ini masih berlanjut, Media Bulenonnews.com dan (LSM Gerak- Indonesia) Riau, akan segera membuat laporan secara resmi kepada Polres Pelelawan dan Polda Riau ,” tutup Emos

Danil selaku Humas SPBU No 14-283-691 di daerah Desa Ukui 2, mengatakan bahwa, “Setau saya bukan SPBU ini saja yang berdiri di indonesia,  Jadi bapakk mau naikan berita nya, silahkan saja, SPBU mana aja pak yang mau dinaikan?, tantang Danil menggertak.

Reporter/Editor: Azwati/Ote

Share :

Baca Juga

Meraingin

RM Palanta Sutan Bandel, Belasan Tahun Tak Setor Pajak Ke Pemkab

Tanjab Timur

Tim Petir Polres Tanjabbar Tangkap Dua Perampok Toke Pinang, Satu Buron

Tanjab Barat

Tegakan Disiplin Prokes, Empat Minimarket Diberikan Surat Teguran Tertulis

Tanjab Barat

Modus Dijanjikan Menjadi PNS, Gadis Remaja 16 Tahun Asal Palembang Jadi Pelampiasan Nafsu Oknum Guru Honorer

Tanjab Barat

Banpres PUM Akan Segera Disalurkan, Polres Tanjabbar Lakukan Pengawasan dan Pendataan Ke Puluhan UMKM

Tanjab Barat

Upacara HUT Proklamasi RI Ke-75 Kapolres Tanjab Barat Salurkan Bantuan Sosial Pada Ratusan Nelayan.

Meraingin

Pansus Covid DPRD Terus Lakukan Pemanggilan OPD Pengguna Anggaran Refocusing

Tanjab Barat

4 Mentri Tertibkan SKB Paduan Penyelenggara Pembelajaran 2020/2021