Wabup Tanjab Barat Bagikan Masker Gratis Pada Pengguna Jalan DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna Pertama Bupati dan Wabup Tanjab Barat Hadiri Ekspose RPJMD Tahun 2021-2026 Kemenag Tanjab Barat Belum Menentukan Besaran Zakat Fitrah Seorang Lelaki di Kecamatan Senyerang Meninggal Gantung Diri

Home / Tanjab Barat

Senin, 27 Juli 2020 - 19:30 WIB

Diskoperindag Tanjab Barat Minta Pertamina Tutup Pangkalan Gas 3 Kg Yang Nakal

TANJAB BARAT – Pangkalan Marwiyah, PT Rizky Usaha Bersama,yang berlokasi di RT 16, Kelurahan Kampung Nelayan, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Diduga menjual Gas 3 Kg yang seharusnya untuk masyarakat miskin kepengecer.

Akibatnya, Gas Melon yang telah dijual oleh pihak pangkalan kepengecer ,menyebabkan warga sekitar tidak kebagian dan hingga menimbulkan permasalahan.

Diduga kuat pihak pangkalan telah menyalahgunakan keperuntukan gas elpiji 3 kilo gram tersebut dengan menjual kepada pengecer hanya untuk mengambil keuntungan pribadi.

Untuk diketahui, hal ini jelas bertentangan dengan peraturan pemerintah kementerian ESDM nomor 26 tahun 2009 bahwa elpiji dipangkalan hanya untuk masyarakat miskin dan usaha mikro.

Baca Juga  Bangunan Pasar Rakyat Dana Miliaran Rupiah Tidak Kunjung di Fungsikan

Akan hal tersebut Ketua YLKI Tanjung Jabung Barat, Hamka mengatakan, Senin (27/07). Bahwa Diskoperindag jangan diam dan hanya menunggu.

“Ini wewenang Koperindag, jangan menunggu, ambil tindakan tegas kepada pangkalan yang nakal,” tegas Hamka.

Hamka mengatakan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk di Kota Kuala Tungkal Rp.19.000,.

“Untuk di Kota Kabupaten Tanjabbar, yakni Kota Kuala Tungkal, HET-nya Rp.19.000, apabila ada yang melebihi itu, berarti dia melanggar aturan yang telah ditetapkan,” kata Hamka.

Baca Juga  Puluhan Komunitas Touring Toyota Fortuner Club Jambi Kunjungi Tempat Wisata WFC

Meski aturannya sudah ada, Pangkalan Marwiyah tetap menjual Jauh diatas HET.

“Die jual ke Warga 21 ribu, untuk pengecer 25 ribu,” ungkap Rajumi, salah seorang pengecer yang pernah mengambil di Pangkalan tersebut.

Hamka juga merasa dengan laporan dan bukti-bukti yang disampaikan oleh Warga ini sudah cukup akurat.

“Ini sudah cukup bukti, selama ini Dinas Koperindag selalu beralasan Bukti tidak ada. Nah ini ada buktinya, nunggu apalagi,” cetus Hamka.

Baca Juga  Tak Indahkan Teguran,Dishub Tanjabbarat dan Sat Lantas Polres Usir Paksa Truck Bongkar Muat Di Pemukiman Wagrga

Disisi lain, Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Safriwan saat di hubungi melalui Washaps mengatakan, pihaknya sudah mendatangi pangkalan tersebut dua kali dan atas laporan masyarakat pihaknya selalu tanggap.

“Ini yang kedua kalinya kami cek lapangan. Kami tanggap kok dengan kondisi, kita harap setiap pangkalan yang salah,pertamina segera ambil tindakan tegas, kalau perlu di tutup,” tegas Safriwan.

Reporter/Editor: Amir/Ote

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Ditangkap Polisi, Pelaku Gunakan Hasil Penipuan Untuk Bermain Judi On Line

Tanjab Barat

DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Paripurna Serah Terima Jabatan Bupati dan Wakil Bupati

Tanjab Barat

Hadiri Sertijab Kalapas Kelas llB Kuala Tungkal, Ini Disampaikan Wabup Tanjabbar

Tanjab Barat

Januari Hingga Juli 2020 Kasus Ketelibatan Anak di Tanjabbar Meningkat

Tanjab Barat

Sudah Seribu Lebih Masyarakat Tanjung Jabung Barat di Rapid Tes

Tanjab Barat

Jalan Utama Lintas Serdang Menuju Desa Dualap Rusak Parah

Tanjab Barat

Polsek Tungkal Ilir Amankan Pelaku Pembobol Rumah di Bram Hitam

Tanjab Barat

Jalan Utama Rusak Parah, Pengendara Banyak Yang Celaka