Hormati Keputusan PTUN,Pemkab Tanjab Barat Lakukan Upaya Hukum Banding Sembelih Delapan Hewan Qurban, Polres Tanjab Barat Bagikan Daging Qurban Pada Warga Sekitar,Ponpes dan Panti Asuhan Bupati Tanjab Barat Mengapresiasi ASN Yang Berlomba lomba Untuk Melakukan Kebaikan Hari Raya Idul Adha Tahun 2024 Pemkab Tanjab Barat Sembelih Hewan Korban  Bupati Anwar Sadat Minta OPD Tindaklanjuti Hasil Evaluasi Reformasi Birokrasi.

Home / Tanjab Barat

Jumat, 8 Maret 2024 - 07:58 WIB

Dugaan Pengoplosan Beras SPHP di Desa Pematang Lumut Kecamatan Betara Tidak Benar 

TANJABBARAT – Menanggapi isu terkait ada ditemukan beras oplosan bermerek SPHP di Desa pematang Lumut, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, pihak Bulog bersama pihak Polres( Satgas Pangan) dan Polsek Betara melakukan investigasi dan pengecekkan dengan turun langsung ke pihak pengecer .

Mahmud salah satu mitra Bulog beras sphp di desa Pematang Lumut mengatakan bahwa dirinya tidak pernah menjual beras bermerek SPHP oplosan di tempatnya.

“Demi Allah saya tidak pernah menjual beras oplosan. Kita menjual beras sesuai dengan harga rp.57.500 rupiah perkarung 5 kilo dan selama ini kita aman aman saja,” Katanya dihadapan pihak Bulog dan pihak Polres.

Ia pun dengan tegas menyatakan siap di tindak tegas apabila ada ditemukan beras oplosan yang dijual di tempatnya.

“Kita siap membuat surat pernyataan secara langsung, dan apabila benar nantinya ditemukan beras oplosan yang kita jual, kita siap menanggung resikonya.” Tegasnya.

Baca Juga  Terduga Pelaku Aborsi di Kuala Tungkal Seorang Siswi

Terkait hal ini, kata Mahmud, dirinya merasa dirugikan atas pencemaran dan mencoreng nama baiknya sebagai pengecer beras SPHP di desa Pematang Lumut.

“Kita menjual Beras merek SPHP ini, satu setengah ton sampai dengan 2 ton setiap minggunya.” Ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan PJ kades pematang Lumut Saiful Juhri, ia menyebutkan jika selama ini belum ada ditemukan beras oplosan bermerek sphp di wilayahnya.

“Belum ada kita mendengar jika ada masyarakat melaporkan bahwasanya pengecer maupun agen dari penjual beras bermerek SPHP dijual oplosan.” Katanya.

Kades menyebutkan, jika memang benar selama ini ada pengencer yang menjual beras oplosan, tentunya sudah heboh di kalangan masyarakat.

“Yang jelas isu ada nya penjualan beras oplosan tidak benar, kalau pun ada selama ini tentu sudah ada laporan dari masyarakat.” Ungkapnya.

Baca Juga  Sekda Kecelakaan, Jubir Pemkab Tanjab Barat: Sekda Dalam Keadaan Baik

Sementara itu, pihak Bulog Kuala Tungkal Yusuf mengatakan jika pihaknya bersama pihak polres( Satgas Pangan) dan Polsek setempat telah melakukan investigasi kesalah satu mitra Bulog atas nama Mahmud.

“Sesuai laporan yang terima dari yang bersangkutan, memang yang bersangkutan tidak pernah melakukan dengan menjual beras oplosan sphp, seperti kabar yang beredar.” Katanya.

Dalam hal ini, Kata Yusuf,  bersama pihak polres dan Polsek Betara sdr Mahmud telah  membuat  surat pernyataan secara tertulis jika yang bersangkutan siap mempertanggungjawabkan jika nantinya ditemukan beras oplosan.

“Surat pernyataan telah dibuat oleh yang bersangkutan dan terkait hal ini akan terus di pantau, apabila nantinya memang ditemukan menjual beras oplosan. Yang bersangkutan siap mempertanggungjawabkan perbuatannya dan kita sebagai pihak Bulog tidak akan lagi menyuplai beras kita kepada yang bersangkutan.” Pungkasnya.*

 

 

 

 

Penulis/Editor:Tim

Share :

Baca Juga

Penbangunan

Pasar Rakyat Parit 1 Masih Jadi Polemik Antara Pedagang Dengan Pemkab Tanjab Barat

Tanjab Barat

Akibat Membuka Lahan Dengan Membakar, Sorang Petani di Tangkap Polisi

Tanjab Barat

Terkait Temuan BPK-RI Perwakilan Jambi,Pihak Terkait Diminta Untuk Panggil Dirut RSUD Daut Arif Kualatungkal

Tanjab Barat

Pererat Hubungan Kepada Warga,Satgas TMMD Ke-113 Hadiri Giat Latihan Hadroh Di Mesjid Desa

Tanjab Barat

Pengerjaan Jalan Setapak Beton Di Dinas Perkim Diduga Asal Jadi

Tanjab Barat

Masuk Bulan Agustus Pedagang Bendera Merah Putih Musiman di Kuala Tungkal Masih Sepi Pembeli

Tanjab Barat

Kasus Narkoba Selama Tahun 2021 Mengalami Peningkatan

Penbangunan

Peduli Pada Warga Terdampak PPKM, Bupati Tanjab Barat dan Isteri Bagikan Sembako