ISPU Capai Kategori Sangat Berbahaya (463), SMSI Tanjab Barat Bersama Dinkes & SBH Turun ke Jalan Bagikan Masker Satu-satunya Wakil Sumatra! SMAN 1 Tanjab Barat Terbangkan Kontingen Pramuka ke Kemah Wukuf Nasional Ketua DPRD Hamdani Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan Wabup Katamso Dorong Jargas 6.811 SR Segera Mengalir, Usulkan Tambahan 19.750 Sambungan Mardan Hasibuan Sah Pimpin IBCA MMA Tanjabbar lewat Aklamasi, Siap Lahirkan Petarung Berprestasi

Home / Tanjab Barat

Jumat, 8 Maret 2024 - 07:58 WIB

Dugaan Pengoplosan Beras SPHP di Desa Pematang Lumut Kecamatan Betara Tidak Benar 

TANJABBARAT – Menanggapi isu terkait ada ditemukan beras oplosan bermerek SPHP di Desa pematang Lumut, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, pihak Bulog bersama pihak Polres( Satgas Pangan) dan Polsek Betara melakukan investigasi dan pengecekkan dengan turun langsung ke pihak pengecer .

Mahmud salah satu mitra Bulog beras sphp di desa Pematang Lumut mengatakan bahwa dirinya tidak pernah menjual beras bermerek SPHP oplosan di tempatnya.

“Demi Allah saya tidak pernah menjual beras oplosan. Kita menjual beras sesuai dengan harga rp.57.500 rupiah perkarung 5 kilo dan selama ini kita aman aman saja,” Katanya dihadapan pihak Bulog dan pihak Polres.

Ia pun dengan tegas menyatakan siap di tindak tegas apabila ada ditemukan beras oplosan yang dijual di tempatnya.

“Kita siap membuat surat pernyataan secara langsung, dan apabila benar nantinya ditemukan beras oplosan yang kita jual, kita siap menanggung resikonya.” Tegasnya.

Baca Juga  Nanda Herlambang Ditetapkan Sebagai Caketum PB HMI

Terkait hal ini, kata Mahmud, dirinya merasa dirugikan atas pencemaran dan mencoreng nama baiknya sebagai pengecer beras SPHP di desa Pematang Lumut.

“Kita menjual Beras merek SPHP ini, satu setengah ton sampai dengan 2 ton setiap minggunya.” Ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan PJ kades pematang Lumut Saiful Juhri, ia menyebutkan jika selama ini belum ada ditemukan beras oplosan bermerek sphp di wilayahnya.

“Belum ada kita mendengar jika ada masyarakat melaporkan bahwasanya pengecer maupun agen dari penjual beras bermerek SPHP dijual oplosan.” Katanya.

Kades menyebutkan, jika memang benar selama ini ada pengencer yang menjual beras oplosan, tentunya sudah heboh di kalangan masyarakat.

“Yang jelas isu ada nya penjualan beras oplosan tidak benar, kalau pun ada selama ini tentu sudah ada laporan dari masyarakat.” Ungkapnya.

Baca Juga  Ratusan Tenaga Honorer Guru di Tanjab Barat Masuk Dapodik

Sementara itu, pihak Bulog Kuala Tungkal Yusuf mengatakan jika pihaknya bersama pihak polres( Satgas Pangan) dan Polsek setempat telah melakukan investigasi kesalah satu mitra Bulog atas nama Mahmud.

“Sesuai laporan yang terima dari yang bersangkutan, memang yang bersangkutan tidak pernah melakukan dengan menjual beras oplosan sphp, seperti kabar yang beredar.” Katanya.

Dalam hal ini, Kata Yusuf,  bersama pihak polres dan Polsek Betara sdr Mahmud telah  membuat  surat pernyataan secara tertulis jika yang bersangkutan siap mempertanggungjawabkan jika nantinya ditemukan beras oplosan.

“Surat pernyataan telah dibuat oleh yang bersangkutan dan terkait hal ini akan terus di pantau, apabila nantinya memang ditemukan menjual beras oplosan. Yang bersangkutan siap mempertanggungjawabkan perbuatannya dan kita sebagai pihak Bulog tidak akan lagi menyuplai beras kita kepada yang bersangkutan.” Pungkasnya.*

 

 

 

 

Penulis/Editor:Tim

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Pemkab Tanjab Barat Akan Tindak Keras Pelanggar Prokes

Tanjab Barat

Polres Tanjab Barat Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nur Annisa

Tanjab Barat

Jamal Dermawan Sie SE MM Ucapkan Terima Kasih Atas Ku jungan Ketua Partai Demokrat Provinsi Jambi Ke Kualatungkal

Tanjab Barat

Satnarkoba Polres Tanjab Barat Ciduk 3 Orang Penyalahgunaan Narkoba

Tanjab Barat

Kejari Tanjab Barat Gelar Kegiatan Baksos Rangka HUT RI Ke-76

Tanjab Barat

Kapolres Tanjab Barat Apresiasi Peserta Lomba Pembuatan Masker Merah Putih

Tanjab Barat

Bupati Anwar Sadat Hadiri dan Buka Acara Pelatihan Tracker Covid 19

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Tandatangani LOI Program Kemitraan Solidaritas Perpamsi

You cannot copy content of this page