Ketua DPRD Hamdani Jamu Makan Malam Pemain Bola Pelajar Perwakilan Kecamatan Batang Asam  Kejar Target Akhir Tahun: Komisi III DPRD Tanjab Barat Gas Pol Monitoring Progres Pembangunan TPU Berkah Ketua DPRD Tanjab Barat Bagikan Bantuan Sosial untuk Warga Kurang Mampu Sarang Narkoba di Pasar Merlung Dibongkar! Polres Tanjab Barat Tangkap Dua Pelaku, Sita 3,46 Gram Sabu dan Timbangan Digital Aksi Nyata Jaga Pesisir: Ketua Komisi II DPRD Tanjab Barat Dukung Penuh Gerakan Penanaman Mangrove

Home / Meraingin

Kamis, 28 Juli 2022 - 19:04 WIB

F-LPM Mulai Soroti Soal PETI, Sejumlah Alat Berat di Desa Pulau Baru Batang Masumai Sasaran Utama

BULENONNEWS.COM – MERANGIN. Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETİ) di wilayah Desa Pulau Baru Kecamatan Batang Masumai Kabupaten Merangin Provinsi Jambi, bukan hanya menjadi sorotan masyarakat setempat, namun sudah menjadi tranding topik yang menarik dalam tingkatkan aktivis di Kabupaten Merangin, salah satunya aktifis yang tergabung di Forum Lintas Pemerhati Merangin (F-LPM).

Belum lama ini tersiar kabar, ada 13  alat berat jenis Excavator yang beroperasi secara ilegal di bantaran sungai Merkeh yang menggali Sumber daya Alam  Bumi Tali Undang Tambang Teliti Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Dari (13) tiga belas unit alat berat yang beroperasi diwilayah Desa Pulau Baru belum lama ini, disinyalir pelakunya adalah pemodal yang merasa kebal hukum, insial TT disebut-sebut.

Diduga inisial TT tersebut mempunyai kedekatan khusus dengan salah satu Oknum aparat yang merupakan petinggi di kabupaten Merangin, sehingga   dirinya seakan mendapat sebuah pelindungan sehingga mengabaikan semua tidakan hukum yang ada.

Baca Juga  Sertijab dan Pisah Sambut Kapolres Merangin Diawali dengan Gelar Apel Farewell Parade

Atas kedekatan dengan Oknum Aparat, inisial TT ini diduga leluasa memanfaatkan untuk melakukan aktivitas PETİ di wilayah tersebut, diduga TT memiliki tiga unit alat berat jenis Excavator yang lagi beroperasi di Desa Pulau Baru dengan berbagai jenis merek.

” TT punya tiga alat berat di pulau baru ni, kalau yang lainnya satu alat satu orang pemilik nya”ujar sumber minta namanya tidak di publis.

Terpisah, Masroni Juru bicara Forum Lintas Pemerhati Merangin (F-LM) salah satu inisiator yang menutup aktivitas Tambang Batubara ilegal di Tabir Ulu, berharap kepada oknum aparat tidak lagi membekengi pelaku Jenis aktivitas Ilegal di kabupaten Merangin.

” Kita harap, oknum sudah-sudahlah menjadi beking atas aktivitas Ilegal di Merangin ini, sudah sangat luar biasa 13 Excavator beroperasi dengan nyamannya, ini ada apa? kalau tidak oknum yang membentengi gak mungkin mereka berani dan bisa leluasa, untuk itu mari sama-sama hargai Penegakan Hukum,” Harap, Rony.

Baca Juga  Hari Bhayangkara Ke 75, Polres Merangin Bagikan Sembako Ke Pesantren dan Yayasan Dhu'afa

Sementara Samsul Badri sekretaris F-LPM asli kelahiran Batang ini juga berharap kepada penegak Hukum untuk menindak tegas pelaku dan yang membekingi aktivitas PETI itu.

“Tidak tegas pelaku dan yang membekengi PETI itu, sayo sebagai orang batang Masumai asli, meraso prihatin dengan kondisi aktivitas PETI yang semakin hari makin jadi, tak kunjung usai,” Ujar Samsul.

Pemda dan aparat hukum tidak boleh lemah, harus mampu memberantas soal PETI ini.

” Semua itu hanya alasan klasik yang menyebutkan tak mau berbenturan dengan masyarakat. Lantas sampai kapan kasus PETI ini, silih berganti kepemimpinan pun kasus ini selalu menjadi PR berkepanjangan.”pungkasnya.

Reporter : Ote

Share :

Baca Juga

Meraingin

H. Mashuri Kembali Pantau Kegiatan Vaksinasi Polres dan Pemkab Merangin

Meraingin

Izhar Majid Siap Perebutkan Kursi Wakil Bupati Merangin

Meraingin

Motor Warga Raib Saat Sholat Eid, Pelaku Terpaksa Lebaran di Jeruji Besi

Meraingin

H. Mashuri Tanda Tangani Zona Intergritas WBK dan WBBM di Polres Merangin

Meraingin

PWM Gelar Pelatihan Dasar Jurnalistik Di SMAN 12 Merangin

Meraingin

Bupati Merangin Sebut Batubara di Kabupaten Merangin,”Ilegal”

Meraingin

Hari Kesehatan Nasional Ke 59 di Merangin Bertaburan Doorprize, Lihat Apasaja Yang Tersedia

Meraingin

Penduduk Merangin Akan Kembali Disensus, Bupati Buka Sosialisasi SP 2020 Lanjutan

You cannot copy content of this page