oleh

Gabubgan Jasa Wedding Sekabupaten Tanjung Jabung Barat Gelar Simulasi Resepsi Wedding

-Tanjab Barat-7 KALI DIBACA

TANJAB BARAT – Gabungan pekerja jasa wedding sekabupaten Tanjung Jabung Barat gelar simulasi pelaksanaan wedding dengan menerapkan protokol kesehatan.

Diketahui sebelumnya, dimasa merebaknya Virus Corona membuat pemilik jasa wedding nyaris terpuruk dikarenakan masyarakat dilarang untuk melakukan resepsi pernikahan. Hal ini membuat para penggiat wedding seperti, penyewa tenda, pemain musik, fotografer dan lain sebagainya mengalami kehilangan pencarian.

Tapi dengan diadakannya simulasi mereka berharap pemerintah dapat menilai apa yang telah di laksanakan dan saran untuk memenuhi protokol kesehatan untuk pelaksanaan resepsi pernikahan sehingga pengusaha wedding hiburan organ tunggal photografer bisa menjalankan usahanya.

Hal ini dikatakan Sutrisno panitia wedding bahwa, pihaknya telah berkoordinasi dengan DPRD Tanjab Barat terkait keinginan dari pengusaha jasa wedding untuk bisa melakukan aktivitas jasa mereka di New Normal ini.

“Kita menginginkan adanya acara bisa diizinkan acara wedding maka kita menunjukan pada tim gugus tugas yang seperti inilah simulasi acara wedding yang menggunakan protokol kesehatan,” sebutnya

Sutrisno berharap,adanya simulasi ini,supaya dari pihak pemerintah untuk mengizinkan dan juga memberikan pantauan yang sebenarnya.

” Untuk itu kita tetap berusaha menjaga protokol kesehatan agar aktivitas masyarakat acara pengantin tetap berlangsung,”ujarnya.

Ia menyebutkan, bahwa gabungan pengusaha Jasa wedding setanjab barat sangat mengalami keterpurukan ketika pandemi Covid 19. Sehingga diharapkan semua pekerja jasa wedding untuk dapat kembali melakukan aktivitas jasanya,tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan disetiap acara wedding.

“Kita sama-sama sudah berusaha untuk mencegah menjauh dari kerumunan jadi nanti kapasitas dalam kursi pun bisa dibedakan itu 30% dari ruang lingkupnya jadi memang tidak dibenarkan full seperti yang zaman dulu,”Pungkasnya.

Reporter/Editor: Amir/Ote

Komentar

Berita Sebelumnya