Sekda Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat, Wujudkan Generasi Cerdas dan Berakhlak Wabup Katamso Buka ToT Model Bisnis Berbasis Mangrove, Dorong Ekonomi Hijau dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Wabup Katamso Jadi Narasumber Podcast Youth Center, Ajak Pemuda Tanjab Barat Ambil Peran dalam Pembangunan Daerah Ketua DPRD Tanjung Jabung Barat Hadiri Penyampaian LHP LKPD 2025 di BPK Perwakilan Provinsi Jambi Delapan Tahun Berturut-turut Raih WTP, Tanjab Barat Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel
IKLAN

Home / Tanjab Barat

Kamis, 27 Agustus 2020 - 10:16 WIB

Gas Isi 3 Kg Di Tanjabbarat Sulit Di Dapati,Warga Yang Membutuhkan Terus Mengeluh

FOTO WARGA ANTRIAN DI LOKASI SALAH SATU PANGKALAN

TANJABBARAT-BULENONnews.com, Gas Elpigi 3 kg di Kabupaten Tanjung Jabung semakin sulit didapat, banyak masyarakat mengeluhkan hilangnya gas Melon tersebut dari peredaran.

“Jangan kan ditempat pengecer, di pangkalan resmi pun sulit ditemukan adanya penjualan gas Elpiji tersebut.

” Gas elpiji 3 kg semakin susah didapat saat ini,” Ujar Heri salah satu masyarakat di Kualatungkal.

Ia menyebutkan,” Bahwa di Setiap pangkalan dan pengecer di Kuala Tungkal tak satu pun ditemukan menjual gas elpiji 3 kg. Hanya ditemukan cuma tabung gas kosong.

Baca Juga  Perjuangan Komisi lll DPRD Tanjabbar Perbaiki Jalan Lintas Senyerang Membuahkan Hasil

” Kita sudah puas mencari kesana kemari hari ini 27/08/20,tak satupun ada yang menjual gas elpigi,” Keluhnya.

Ia selaku masyarakat mempertanyakan kemana hilang gas melon yang diperuntukkan untuk masyarakat miskin tersebut.

” Gas ini seperti hilang diperedaran,” katanya,dan kita “mencurigai gas elpigi di Kualatungkal ini di dipindahbkamarlan oleh oknum yang nakal ke tabung gas 6 kilo gram,atau dikirim ke daerah kabupaten tetangga.

Sementara itu, salah satu pengurus pangkalan elpigi, Fauzi “menyebutkan, susahnya didapat gas melon ini lantaran Jadwal dari agen sering berubah-rubah, yang biasanya dalam satu bulan 9 kali pengiriman saat ini cuma 5 kali dan adanya pengurangan jadwal pengiriman,” Ujarnya.

Baca Juga  Terkait Temuan Pangkal LPG Nakal Oleh Polres,Safriwan Sudah Lapor Ke Pertamina

Ia juga “menyebutkan,seharusnya pihak agen minimal 3 kali dalam seminggu untuk pengiriman nya, kalau kurang dari 3 kali pengiriman seperti saat ini tentu mengalami kelangkaan.

” Kadang 150 tabung kadang 200 tabung sekali datang, dalam satu perbulan cuma 1.200 tabung. ” Ungkap Fauzi.

” Kalau untuk harga kita tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 19.000 pertabung,”Tutupnya.(AMUR).

 

EEITOR:MARDAN HASIBUAN.

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Bupati Gelar Malam Pisah Sambut, AKBP Guntur Saputro: Terimakasih Masyarakat Tanjab Barat

Tanjab Barat

Hadiri Upacara Hari Bhayangkara, H. Abdullah : Terima Kasih Polri

Tanjab Barat

Masuk Zona Merah, Kapolres Himbau Masyarakat Jangan Bosan Terapkan Prokes

Tanjab Barat

Kodim 0419/Tanjab Akan Laksanakan TMMD Ke-113 Diawal 2022, Ini Kata Dandim

Tanjab Barat

Warga Stop Pengerjaan Pemasangan Pipa Gas di Kelurahan Mekar Jaya Betara

Tanjab Barat

Sekda Tanjab Barat Lantik 32 Pejabat Eselon 3 dan 4, Ini Nama dan Jabatannya

Tanjab Barat

Kodim 0419/Tanjab Akan Laksanakan TMMD Ke-113 di Awal Tahun 2022, Ini Kata Dandim

Tanjab Barat

Caleg DPR-RI Kunjungi Pengurus partai Demokrat Tanjabbarat Di Rumah Makan Setia Jaya

You cannot copy content of this page