Sterilisasi dan Tracking, Besok IGD RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Tidak Terima Pasien Perhari RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Membutuhkan 50 Tabung Oksigen Bupati Tanjab Barat Buka Acara Pertemuan Dengan PT Sena. Kodim 0419/Tanjab Lakukan Vaksinasi Massal Dosis Kedua Dandim 0419/Tanjab Tinjau Sejumlah Titik Sasaran TMMD Ke-113 TA 2022 di Muara Papalik

Home / Tanjab Barat

Kamis, 27 Agustus 2020 - 10:16 WIB

Gas Isi 3 Kg Di Tanjabbarat Sulit Di Dapati,Warga Yang Membutuhkan Terus Mengeluh

FOTO WARGA ANTRIAN DI LOKASI SALAH SATU PANGKALAN

TANJABBARAT-BULENONnews.com, Gas Elpigi 3 kg di Kabupaten Tanjung Jabung semakin sulit didapat, banyak masyarakat mengeluhkan hilangnya gas Melon tersebut dari peredaran.

“Jangan kan ditempat pengecer, di pangkalan resmi pun sulit ditemukan adanya penjualan gas Elpiji tersebut.

” Gas elpiji 3 kg semakin susah didapat saat ini,” Ujar Heri salah satu masyarakat di Kualatungkal.

Ia menyebutkan,” Bahwa di Setiap pangkalan dan pengecer di Kuala Tungkal tak satu pun ditemukan menjual gas elpiji 3 kg. Hanya ditemukan cuma tabung gas kosong.

Baca Juga  Gugus Tugas Covid-19 Lakukan Simulasi Pedagang Dilokasi Pariwisata WFC Kuala Tungkal

” Kita sudah puas mencari kesana kemari hari ini 27/08/20,tak satupun ada yang menjual gas elpigi,” Keluhnya.

Ia selaku masyarakat mempertanyakan kemana hilang gas melon yang diperuntukkan untuk masyarakat miskin tersebut.

” Gas ini seperti hilang diperedaran,” katanya,dan kita “mencurigai gas elpigi di Kualatungkal ini di dipindahbkamarlan oleh oknum yang nakal ke tabung gas 6 kilo gram,atau dikirim ke daerah kabupaten tetangga.

Baca Juga  Wabup Amir Sakib Hadiri Rapat Paripurna Ke Empat di DPRD Tanjab Barat

Sementara itu, salah satu pengurus pangkalan elpigi, Fauzi “menyebutkan, susahnya didapat gas melon ini lantaran Jadwal dari agen sering berubah-rubah, yang biasanya dalam satu bulan 9 kali pengiriman saat ini cuma 5 kali dan adanya pengurangan jadwal pengiriman,” Ujarnya.

Baca Juga  Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal Berikan Remisi Pada 215 Napi

Ia juga “menyebutkan,seharusnya pihak agen minimal 3 kali dalam seminggu untuk pengiriman nya, kalau kurang dari 3 kali pengiriman seperti saat ini tentu mengalami kelangkaan.

” Kadang 150 tabung kadang 200 tabung sekali datang, dalam satu perbulan cuma 1.200 tabung. ” Ungkap Fauzi.

” Kalau untuk harga kita tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 19.000 pertabung,”Tutupnya.(AMUR).

 

EEITOR:MARDAN HASIBUAN.

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Mestinya Saat Ini Tanjabbar Musim Kemarau, Namun Malah di Guyur Hujan Deras, Ini Kata BMKG

Tanjab Barat

Ratusan ASN Tanjab Barat Masuk Masa Pensiun

Tanjab Barat

Polres Tanjab Barat Laksanakan Bakti Sosial Bagi Sembako Pada Pasien Covid 19

Tanjab Barat

Hadiri HUT Bhayangkara Ke 75 di Polres Tanjab Barat,Wabup Hairan Sampaikan Ini

Tanjab Barat

Hadiri Rapat Paripurna,Safrial Ogah Tanda tangani Raperda APBD 2021

Tanjab Barat

Peduli Sesama Kartini Tanjab Barat Bergerak Berikan Bantuan Korban Kebakaran Mendahara Tengah

Tanjab Barat

Koordinasi Pelaksanaan SSDN, Lemhanas RI Temui Bupati

Tanjab Barat

Puluhan CJH Tanjab Barat Lakukan Pembatalan, Ini Faktornya