Dari 2019 Jadi Temuan BPK Jalan Patunas Tak Kunjung Selesai Modus Penipuan Mengatasnamakan Kasi Intel Kejari Tanjab Barat Lima Rumah di Kelurahan Kampung Nelayan Rusak Berat Akibat Abrasi Kejari Tanjab Barat Akan Hadirkan Saksi Ahli Terkait Kasus Dugaan Korupsi Jaringan Air Bersih Harga Komoditi TBS dan Pinang Anjlok Petani Mengeluh

Home / Meraingin

Jumat, 10 Juni 2022 - 10:11 WIB

H Mashuri: Mari Kolaborasi Turunkan Angka Stunting, Saat Membuka Buka Rakor TPPS Kabupaten Merangin

BULENONNEWS.COM – BANGKO. Merangin H Mashuri minta semua mitra kerja dan seluruh lapisan masyarakat, untuk bersama-sama berkolaborasi serius mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Merangin.
Hal tersebut ditegaskan bupati, saat membuka rapat koordinas (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Merangin 2022, di Aula Hotel Merangin, Rabu (09/6).

Pada acara yang diikuti seluruh kepala Puskesmas se-Kabupaten Merangin dan TPPS Merangin itu, bupati sangat mengharapkan angka stunting di Merangin bisa diturunkan secepat mungkin, sehingga pada 2024 Merangin bebas stunting.

‘’Kita ingin seluruh anak Merangin tumbuh normal, sehat dan pintar-pintar, untuk itu lakukan pemantauan Stunting ini mulai dari warga yang akan menikah hingga nanti punya anak, sehingga anaknya tumbuh normal,’’ujar Bupati.

Baca Juga  Dandim 0420/Sarko Hadiri Rapat Virtual Evaluasi PPKM Level 4 Di Bapedda Merangin

Ajakan bupati tersebut, juga diperkuat dengan  terbitnya Peraturan BKKBN RI Nomor 12 tahun 2021, tentang rencana aksi nasional percepatan penurunan angka stunting Indonesia 2021 – 2024.

Peraturan BKKBN RI Nomor 12 tahun 2021 itu, merupakan pedoman turunan dari Perpres Nomor 72 tahun 2021, sehingga terjadi perubahan susunan keanggotaan Tim Percepatan Penurunan Stunting kabupaten.

‘’Tujuan dari rakor hari ini adalah, agar terbentuknya komitmen dan terjalinnya koordinasi antara TPPS Kabupaten Merangin, serta adanya pemahaman yang sama dalam mendukung intervensi spesifik dan intervensi sensitif dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Merangin.

Penguratan percepatan penurunan stunting lanjut bupati, dilakukan dari hulu ke hilir. Artinya intervensi dilakukan bukan hanya pada saat 1.000 hari pertama kehidupan, sejak ibu hamil hingga anak beusaia dua tahun.

Baca Juga  Luar Biasa Vaksin Serentak Di Merangin, Wabup: Target 12.500 Lansia Bakal Terpenuhi

Tetapi intervensi juga harus dilakukan mulai dari remaja dan calon pengantin, selain itu intervensi juga harus dilakukan melalui pendekatan multi sektor dan multipihak melalui Pentahelix yaitu, menyediakan platform kerjsama antara Pemerintah dan unsur pemangku kepentingan (Dunia usaha, Perguruan tinggi, masyarakat dan media).

Rakor itu dihadiri, Kepala BKKBN Provinsi Jambi Dr Munawar Ibrahim SKP MPH sebagai narasumber, Sekda Merangin Fajarman, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan dan Keluarga Berencana H Apdaie.
Selain itu juga tampak hadir Kepala Bappeda Kabupaten Merangin Dr Agus Zainudin Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin Drg Sonny Propesma dan sejumlah pejabat lainnya.

 

Reporter : Ote

Share :

Baca Juga

Meraingin

Woww, Rumah Dinas Bupati Merangin Tergerus Longsor

Meraingin

H. Mashuri Merandang Saat Sidak Kelokasi PETI Desa Lubuk Bumbun

Meraingin

Kodim 0420/Sarko Terdepan Layani Suntikan Dosis Vaksin Untuk Masyarakat Dalam Serbuan Vaksinasi

Meraingin

Tim 03 Srikandi Squad 1 Polres Merangin Berbagi Dengan Anak Yatim Panti Asuhan Kasih Ummi

Meraingin

RSD Kol. Abundjani Bangko Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis, Ini Jadwalnya

Meraingin

H Mashuri Buka Pelatihan Kewirausahawan Mandiri UMKM

Meraingin

Study Banding Budidaya Maggot, Bupati Merangin Sambut Kunjungan Wabup Kerinci

Meraingin

Pol PP Sosialisasikan Deteksi Dini Bencana Alam dan Kesiapan Linmas Dalam Menyukseskan Pikada