Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal Berikan Remisi Pada 215 Napi Shalat Idul Fitri di Ponpes Al Baqiyatush Shalihat, Bupati Tanjab Barat Ucapkan Selamat Lebaran Pada Masyarakat Polres Tanjab Barat Laksanakan Bakti Sosial Bagi Sembako Pada Pasien Covid 19 Bupati Tanjab Barat tinjau Persiapan Prokes Sholat Id Disejumlah Masjid Dalam Kota Kuala Tungkal Audensi Bersama Perpani,Wabub Beri Dukungan Atlit Rifabel

Home / Tanjab Barat

Jumat, 17 Juli 2020 - 09:47 WIB

Harga Udang Ketak Makin Menurun, Jakarta Stop Dulu Pengiriman Dari Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Penampung udang ketak yang berada di jalan kemakmuran, kelurahan tungkal III, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, ini bisa dikatakan tertunduk lesu.

Pasalnya, udang ketak menjadi salah satu hasil laut dan penghasilan bagi nelayan yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.Saat ini harga udang ketak kian menurun, ini membuat nelayan dan pengusaha udang ketak ini menjadi lesu.

Terlebih lagi, dari hari ini hingga minggu kedepan, udang ketak tak lagi di kirim ke Jakarta sebagi tempat tujuan pengiriman. Lantaran pihak penampung yang ada di Jakarta menyetop pengiriman udang ketak.

Salah seorang pengusaha udang ketak Indra menyebutkan,bahwa terhitung hari ini hingga minggu depan, pengiriman udang ketak di stop. Ini berimbas pada tangkapan nelayan di Kuala Tungkal yang tidak bisa di belinya seminggu ini.

Baca Juga  4 Dari 5 Pelaku Pemerkosaan di Subun Menyerahkan Diri

“Kondisi sekarang pihak Jakarta bilang udang ketak lagi banyak. Jadi selama kurang lebih seminggu ini lah kita tidak ada kirim udang ke Jakarta,” ujarnya, Senin (17/07)

Indra mengatakan,bahwa soal harga jual dengan kondisi saat ini mengalami up dan down. Satu minggu yang lalu harga udang ketak berada dalam nilai jual Rp 80 ribu per ekor dengan jenis udang ketak Jumbo.

“Kalau sekarang lagi down, ukuran jumbo itu di jual Rp 30 ribu. Harganya naik turun, karena tergantung dari banyaknya udang. Kalau lagi banjir harganya bisa turun, kalo lagi stabil bisa Rp 80 ribu,” sebutnya.

Indra juga menyebutkan, bahwa Jika dalam kondisi normal harga udang ketak dengan ukuran jumbo bisa dijual dengan harga Rp.120 ribu per ekor. Namun, saat ini harga tersebut terbilang jauh, terlebih sejak Pandemi ini.

Baca Juga  Soal Arsip Lembaran KK Ditangan Pedagang, Dukcapil Tanjab Barat Turun Cek Kelokasi

Soal transportasi, kata Indra dengan kondisi Pandemi tidak terlalu berpengaruh. Meskipun memang beberapa kali untuk pengiriman Jakarta melalui Riau atau Palembang, yang tentunya menambah cost transportasi.

“Soal transportasi selama pandemi memang ada sekitar Maret itu dua mingguan tidak bisa kirim. Tapi setelah itu bisa kirim, kadang memang ada kendala,” katanya

Saat ini, pihaknya hanya tinggal menunggu kondisi harga udang ketak stabil. Ini melihat dari banyaknya nya permintaan dari Jakarta yang tergantung permintaan pasar luar negeri seperti hongkong. Jika permintaan sedikit, maka otomatis berpengaruh terhadap harga.

“Intinya banyak atau tidak nya permintaan. Kalau permintaan banyak, otomatis harga naik tapi kalau sedikit sementara hasil udang banyak ya harga jual rendah, atau seperti sekarang, di stop pengirimannya,” ungkapnya

Baca Juga  Gas Isi 3 Kg Di Tanjabbarat Sulit Di Dapati,Warga Yang Membutuhkan Terus Mengeluh

Dilokasi berbeda Yanto penampung udang ketak lainya juga mengatakan hal yang sama, Ia menyebutkan,karena kondisi permintaan yang sedikit sementara hasil udang ketak banyak membuat harga jual udang ketak rendah.

“Sekarang harga jual ke Jakarta itu rendah. Harga kadang tinggi kadang rendah, jadi kita tidak bisa tentukan harga.Tadi malam masih Rp 85 ribu perekor, hari ini Rp 50 ribu, kan turunnya kuat,” jelasnya.

Sementara itu, untuk pengiriman juga tidak sebanyak beberapa bulan terakhir. Saat ini katanya, untuk pengiriman ke Jakarta sekitar dua hari sekali.

“Pada bulan-bulan lalu bisa setiap hari. Kalau sekarang ini dua hari sekali itu paling cepat,” pungkasnya.

Reporter/Editor: Amir/Ote

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Safrial: Saya Ini Petarung, Walaupun Perahu Kecil Tetap Berlayar

Tanjab Barat

Berjalan Sukses BKPSDM Tanjab Barat Tutup Latsar Daring CPNS 2020

Tanjab Barat

Sekolah Kurang Maksimal Terapkan Protokol Kesehatan, Kunjungan Tim Pelangi Polres Tanjabbar Merubah Keadaan

Tanjab Barat

Satu Lagi Warga Tungkal Ilir Terpapar Covid-19, Tim Gugus Tugas Jemput Menggunakan APD Lengkap

Tanjab Barat

SMA n 1Tanjabbarat Siap Laksanakan Proses Belajar Mengajar Tatap Muka 2021

Tanjab Barat

DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Paripurna Serah Terima Jabatan Bupati dan Wakil Bupati

Tanjab Barat

Buka Kegiatan Atensi LPPD, Ini Penyampaian Sekda Tanjab Barat

Tanjab Barat

Kapolres Tanjabbar Pimpin Pemakaman Jenzah Pasien Suspek