Dorong UMKM Naik Kelas, Bupati Anwar Sadat: Pasar Malam Adalah Laboratorium Ekonomi Kerakyatan Kawal Perencanaan Tahun 2027, Ketua DPRD Tanjab Barat Hadiri Musrenbang di Aula Camat Tungkal Ulu Sinergi Tanpa Batas, Ketua DPRD Hamdani Sambut Pimpinan Baru TNI-Polri di Tanjung Jabung Barat Awali Langkah dengan Berkah, KPKLBM Gelar Doa Selamat dan Santuni Puluhan Anak Yatim saat Peresmian Pasar Malam Dorong Ekonomi Kerakyatan, KPKLBM Launching ‘Pasar Malam UMKM Naik Kelas 2026’ di Tanjung Jabung Barat

Home / Tanjab Barat

Sabtu, 29 Agustus 2020 - 16:07 WIB

Ini Modus Guru Tenaga Honor Terduga Pelaku Pencabulan Siswi SMA Di Betara

Oknum Guru Honorer Cabuli Siswi dengan Modus Bimbel Online.

 

TANJABBARAT-BULENONnews.com, penyergapan Tim Polres Tanjabbarat kepada  seorang guru honor disalah satu rumah pelaku terduga pesertebuhan anak dibawah umur, yang berada di RT 02 Desa pematang lumut, Kecamatan Betara.

Terduga pelaku,AG (31) sebagai mentor Bimbel Online di Desa Pematang Lumut, ia ditangkap karena dilaporkan telah mencabuli salah satu siswi kelas 1 SMA yang membuat heboh di Kecamatan tersebut.

Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH dikonfirmasi membenarkan penangkapan AG selaku mentor Bimbel Online karena terlibat kasus pencabulan.”Pelaku ditngkap di rumahnya sekitar pukul 00.30 WIB,” ungkap Kapolres.

Ia “mengatakan, kasus pencabulan terhadap siswi sangat memprihatinkan. Apalagi dilakukan oknum guru yang memanfaatkan situasi belajar online dimasa pandemi COVID-19.

”Modus pelaku yakni dengan Buka Bimbel Online via Whatss App Group ”Belajar Club” terhadap siswa SMA dan bujuk rayu korban untuk belajar ke Rumah degan maksud memudahkan untuk mensetubuhi korban,” katanya.

Baca Juga  Deteksi Antisipasi Penyebaran Claster Virus Corona,Polres Tanjabbarat Lakukan Rapid Test 50 Anggota Polisi

Kapolres menjelaskan, dengan melalui Grup Belajar Club, dimana pelaku seorang guru honorer di salah satu SD di Pematang Lumut berperan sebagai mentor dalam grup tersebut.

Lanjut Guntur, korban MP (16) termasuk anggota yang aktif bertanya dalam grup tersebut, hal tersebut membuat komunikasi antara keduanya berjalan intens.

“Namun sebagai mentor, pelaku tidak menyebutkan identitasnya sebagai guru honorer SD hanya menyebutkan ahli di Mapel Matematika dan Kimia,” ujar Kapolres.

Ditambahkan Guntur, kejadian yang menimpa siswi kelas 1 SMA itu pada 15 Februari 2020 lalu. Pelaku mengajak korban ke Jambi dan korban memberanikan diri ke Jambi. Aksi bejat pertama kali dilakukan di rumah pelaku pada waktu subuh.

Celakanya selama bersama pelaku korban tidak diperkenankan keluar rumah, HP korban juga dikuasi pelaku. Korban pun tak diizinkan pulang.

“Dalam melancarkan aksinya bejatnya, pria yang bestatus bujangan ini juga mengimingi korban untuk didaftarkan PNS,” rayu Pelaku,”Sebut Kapolres.

Baca Juga  Soal Dugaan Anggaran Rumah Dinas Wabup,Ketua DPRD Tanjabbarat Bungkam

Kasus ini terbongkar setelah keluarga korban mengetahui rumah pelaku dan meminta korban untuk pulang. Sesampainya di rumah korban bercerita kepada orang tuanya bahwa korban telah mengalami peristiwa pencabulan.

“Atas kejadian tersebut orang tua korban melaporkan kejadian ke Polres Tanjung Jabung Barat. Berdasar laporan itu polisi melakukan penyelidikan dan mengamankan pelaku,” ungkap Guntur.

Saat ini pelaku diamankan di Mapolres Tanjab Barat untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. Pelaku akan dijerat dengan undang-Undang Perlindungan anak.

Kapolres mengungkapkan pihaknya masih mengembangkan kasus ini karena kuat dugaan korban tindakan asusila pelaku tidak hanya satu namun beberapa sisiwi lainnya juga dimungkinkan mengalami hal yang sama,dan saya berharap jika ada korban lain untuk tidak takut dan jangan malu melaporkanya,kami siap menindak lanjuti ya,kareana kita menduga ada kemungkinan bukan cuma satu yang menjadi korban,”Pungkas Agus.(AMIR)

EDITOR:MARDAN HASIBUAN.

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Sahwan, Kades Muara Seberang Bantah Tudingan Dirinya Tidak Sikapi Permasalahan Desanya

Tanjab Barat

Ini Klarifikasi Kepesk Atas Dugaan Siswa SMA N 1 Tanjabbarat Dalam Acara Party Off The Class 21 Di Gedung Pola

Penbangunan

Bupati Tanjab Barat Perjuangkan Listrik di 19 Desa

Tanjab Barat

Masuk Zona Merah, Kapolres Himbau Masyarakat Jangan Bosan Terapkan Prokes

Tanjab Barat

Launching Ekowisata Sukoharjo, Bupati Jelajah Kampung Kopi Liberika

Tanjab Barat

Polres Tanjab Barat “Ngopi Manis” Bareng Awak Media

Tanjab Barat

Sistym Pengelolaan BLUD RS KH Daud Arif Kualatungkal Diduga Semaraut,Suprayogi Minta Audit BPK

Tanjab Barat

PDAM Mati,Warga Kuala Tungkal Keluhkan Sulit Mendapatkan Air Bersih

You cannot copy content of this page