ISPU Capai Kategori Sangat Berbahaya (463), SMSI Tanjab Barat Bersama Dinkes & SBH Turun ke Jalan Bagikan Masker Satu-satunya Wakil Sumatra! SMAN 1 Tanjab Barat Terbangkan Kontingen Pramuka ke Kemah Wukuf Nasional Ketua DPRD Hamdani Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan Wabup Katamso Dorong Jargas 6.811 SR Segera Mengalir, Usulkan Tambahan 19.750 Sambungan Mardan Hasibuan Sah Pimpin IBCA MMA Tanjabbar lewat Aklamasi, Siap Lahirkan Petarung Berprestasi

Home / Meraingin

Senin, 14 September 2020 - 17:16 WIB

Ini Pengakuan Pelaku Nekad Merampok Toke Pinang di Desa Sungai Gebar

TANJAB BARAT-BULENONnews.com. Pelaku perampokan sadis nekat merampok rumah toke pinang di Desa Sungai Gebar, Kecamatan Kuala Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, lantaran terlilit masalah hutang.

Hal ini disampaikan oleh salah satu tersangka, Juned yang merupakan otak perampokan jika ia merampok toke pinang bersama kawanan lainnya, dikarenakan telilit masalah hutang.

“Saya punya banyak hutang dengan orang lain, untuk membayarnya saya tidak punya uang. Makanya saya bersama teman lain merencanakan untuk merampok,” Kata Juned.

Sebelum melakukan perencanaan perampokan ini, kata Juned. Ia sempat menemui korban (H.Ibrahim), meminjam duet dengan jaminan BPKB motor, namun ditolak oleh korban dengan alasan harus membawa membawa motor nya juga.

Baca Juga  Abdaei Belum Serahkan Aset Dinas Kesehatan Merangin

“Pas saya membawa motor, korban kembali menolak. Dibilang motor dia lebih bagus dari motor saya, disitu saya mulai sakit hati. Malahan korban menyuruh saya pulang membawa motor yang saya bawa,” Ungkapnya.

Akibat faktor sakit hati dengan korban tersebut, ia mengajak teman lainnya untuk merampok rumah korban.

Baca Juga  Kapolda Jambi Berkunjung Ke Merangin Pantau Penerapan PPKM

“Menurut cerita orang dan masyarakat sekitar, bahwa korban ini banyak mempunyai duet. Maka nya kita membuat rencana untuk merampok rumah korban,” Sebutnya.

Ia juga menyebutkan bahwa melakukan perampokan ini karenakan terpaksa lantaran orang yang menghutangkan dirinya sudah minta agar segera untuk dibayar.

“Saya memikirkan lah, apa dampak dari resiko merampok ini. Cuma gimana lah orang yang punya hutang sudah ngamuk ngamuk minta dibayar hutangnya. Intinya saya sudah panik didesak harus bayar hutang,” tandasnya.

Penulis/Editor:Amir/Ote

Share :

Baca Juga

Meraingin

Satgas TMMD Ratakan Halaman Paud Berkembang Yang Sering Tergenang Air

Meraingin

Reses DPR RI Hasbi Anshory Serahkan Bantuan Mobil Ambulan Ke Ponpes Diya Ussholihin di Merangin

Meraingin

Massa Peduli Palestina Tumpah Ruah,  Pj Bupati H Mukti Salurkan Donasi Rp 72.129.000,-

Meraingin

Tim Evaluator UGG Kepincut Rasa Kopi Jangkat dan Takjub Akan Indahnya Panorama Danau Pauh

Meraingin

Berita Kehilangan Satu Lembar Sertipikat Tanah

Meraingin

Minim Anggaran, Grand Final Pemilihan Bujang Upik Merangin 2025 Sukses, Audiens Histeris

Meraingin

Empat Sejoli di Merangin Diangkut Pol PP Saat Ngamar di Kosan

Meraingin

Reses Pertama Wakil Ketua ll DPRD Merangin Kausari Sukses

You cannot copy content of this page