Sekda Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat, Wujudkan Generasi Cerdas dan Berakhlak Wabup Katamso Buka ToT Model Bisnis Berbasis Mangrove, Dorong Ekonomi Hijau dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Wabup Katamso Jadi Narasumber Podcast Youth Center, Ajak Pemuda Tanjab Barat Ambil Peran dalam Pembangunan Daerah Ketua DPRD Tanjung Jabung Barat Hadiri Penyampaian LHP LKPD 2025 di BPK Perwakilan Provinsi Jambi Delapan Tahun Berturut-turut Raih WTP, Tanjab Barat Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel
IKLAN

Home / Berita / Tanjab Barat

Senin, 1 Maret 2021 - 20:02 WIB

Jamal,Terkait Polemik Jalan Rigit Beton BTN Disinyalir Kurangnya Koordinasi

 

TANJABBARAT-BULENONNEWS.COM,Polemik salah titik lokasi yang berbeda di DPA jalan rabat beton, yang di Protes warga RT 04 BTN Pengabuan Permai, Kelurahan Tungkal III, Kecamatan Tungkal Ilir, yang di bangun oleh pihak Dinas Perkim Kabupaten Tanjabbar. Jamal Darmawan Sie Se MM anggota DPRD dari Fraksi Demokrat juga angkat bicara.

“Dikatakan Politisi partai berlambang mercy ini,  jika yang dibuat konsultan perencanaan sesuai dengan letak lokasi di DPA, maka dapat diduga rekanan pelaksana dan konsultan pengawas serta pengawas dari Dinas Perkim tidak turun ke lapangan ketika rekanan melakukan pekerjaan,setidaknya puhak rekanan dan konsultan serta dari dinas terkait sama-sama turun kelokasi titik pekerjaan,lantas digambar tersebut kan nelas dimana titik nol awal pekerjaan di mulai,”Sebut Jamal.

“Akan tetapi kesalahan bisa terjdi disebabkan Si-konsultan perencanaan ketika membuat tanpa berkoordinasi degan dinas terkait, atau pemerintahan terbawah, yaitu RT atau Lurah setempat, atau patut diduga konsultan perencanan mengerjakan di atas meja saja, tanpa turun ke lapangan,” bebernya lagi.

Baca Juga  Demi Merangin M Syukur Ikhlas Tinggalkan DPD RI

“ Iya begini lah yang terjadi kalau saluran kordinasi itu tidak ada. Jadi masyarakat kita yang sangat dirugikan. Kalau tidak ada rekan saya Yogi yang turun kelapangan, mungkin ini bisa dibiarkan saja, sebab masyarakat sudah protes juga tidak diindahkan,” pungkas Jamal Darmawan Sie Dengan Nada agak Kesal.

Terpisah,Adi Asfandi Sh selaku pemerhati pembangunan dan praktisi hukum juga memberikan tanggapan atas dugaan kisruh titik lokasi peningkatan jalan rigit beton di perumahan btn peemai tersebut,”Dikatakanya,alangkah baiknya pihak-pihak yang bertanggung jawab dan pihak yang merasa dirugikan duduk bersama,dan buka kembali spek pekerjaan tersebut,jika memang titik nol pekerjaan atau salah lokasi berarti sikontraktor tidak bisa membaca gambar yang ada didalam spek pekeejaan itu.di dalam spek atau gambar pekerjaan kan sudah jelas dimana lokasinya,rt berapa,diawali dari mana,jadi gak usah digiring kemana -mana,”Ujar Mantan Direktur PT Gunung sago Lestari ini.

Baca Juga  H. Al Haris LKPJ Merupakan Laporan Resmi Bupati Kepada Dewan

Dijelaskan Adi lagi,”jika pekerjaan tersebut dibangun di lokasi yang bukan seharusnya,”ya jelas tidak bisa dicairkan,didalam DPA jelas kok,”pencairan uang negara yang dianggarkan melalaui pekerjaan harus sesuai dengan judul apa yang tertulis dikontrak.

Kalau memeng benar dugaan pekerjaan jalan rigit beton tersebut dikerjakan dilokasi yang bukan ada dalam DPA itu sudah jelas itu salah dan wajar jika warga melakukan protes,karena warga setempat turut mengajukan dimana atau rt berapa yang diajukan untuk dibangun atau di perbaiki.”Tutup Alumni Bung Hatta ini./MARDAN HASIBUAN

 

Share :

Baca Juga

Berita

Motivasi M. Yani, NasDem Sejati Suka Tidak Suka Harus SUKA Untuk Merangin 2024

Berita

Pj Bupati Tanam Padi Tumpang Sari di Lahan Replanting, Sekaligus Pamen Cabai Cegah Inflasi

Berita

PT CBM Kurangi IUP dan Belum HGU, Dinas Perkebunan Merangin Segera Memanggil Pihak Manajemen

Berita

Front Dusun Bangko Menolak Keras Angkutan Batu Bara Parkir dan Melintas Kota Bangko

Tanjab Barat

Kekosongan Ketua DPC Partai Demokrat,Jamal Siap Layani Amir Sakib Di Mucab

Berita

Merangin Bangun Rumah Sakit Baru, Ini Komentar Izhar Majid DPRD Provinsi Jambi

Tanjab Barat

Laka Maut Di KM 144 Lintas TimurMobil Ford Ranger VS Sepeda Motor

Berita

Giat Pesantren Kilat, Bupati Syukur Santuni 77 Anak Yatim Usia Bawah 15 Tahun

You cannot copy content of this page