Bupati Tanjab Barat Buka Acara Pertemuan Dengan PT Sena. Kodim 0419/Tanjab Lakukan Vaksinasi Massal Dosis Kedua Dandim 0419/Tanjab Tinjau Sejumlah Titik Sasaran TMMD Ke-113 TA 2022 di Muara Papalik Bupati Tanjab Barat Sambut Kunker Gubernur Jambi Perum Bulog Kuala Tungkal Distribusikan Beras Bantuan PPKM Untuk 15.364 KPM

Home / Berita / Tanjab Barat

Senin, 1 Maret 2021 - 20:02 WIB

Jamal,Terkait Polemik Jalan Rigit Beton BTN Disinyalir Kurangnya Koordinasi

 

TANJABBARAT-BULENONNEWS.COM,Polemik salah titik lokasi yang berbeda di DPA jalan rabat beton, yang di Protes warga RT 04 BTN Pengabuan Permai, Kelurahan Tungkal III, Kecamatan Tungkal Ilir, yang di bangun oleh pihak Dinas Perkim Kabupaten Tanjabbar. Jamal Darmawan Sie Se MM anggota DPRD dari Fraksi Demokrat juga angkat bicara.

“Dikatakan Politisi partai berlambang mercy ini,  jika yang dibuat konsultan perencanaan sesuai dengan letak lokasi di DPA, maka dapat diduga rekanan pelaksana dan konsultan pengawas serta pengawas dari Dinas Perkim tidak turun ke lapangan ketika rekanan melakukan pekerjaan,setidaknya puhak rekanan dan konsultan serta dari dinas terkait sama-sama turun kelokasi titik pekerjaan,lantas digambar tersebut kan nelas dimana titik nol awal pekerjaan di mulai,”Sebut Jamal.

Baca Juga  Pasien 303 Jalani Isolasi di Eks Puskesmas Kuala Tungkal ll

“Akan tetapi kesalahan bisa terjdi disebabkan Si-konsultan perencanaan ketika membuat tanpa berkoordinasi degan dinas terkait, atau pemerintahan terbawah, yaitu RT atau Lurah setempat, atau patut diduga konsultan perencanan mengerjakan di atas meja saja, tanpa turun ke lapangan,” bebernya lagi.

“ Iya begini lah yang terjadi kalau saluran kordinasi itu tidak ada. Jadi masyarakat kita yang sangat dirugikan. Kalau tidak ada rekan saya Yogi yang turun kelapangan, mungkin ini bisa dibiarkan saja, sebab masyarakat sudah protes juga tidak diindahkan,” pungkas Jamal Darmawan Sie Dengan Nada agak Kesal.

Baca Juga  Kapolres Dan Dandim Turun Ke Desa Bersama Masyarakat Laksanakan Gema Desa Karhutla

Terpisah,Adi Asfandi Sh selaku pemerhati pembangunan dan praktisi hukum juga memberikan tanggapan atas dugaan kisruh titik lokasi peningkatan jalan rigit beton di perumahan btn peemai tersebut,”Dikatakanya,alangkah baiknya pihak-pihak yang bertanggung jawab dan pihak yang merasa dirugikan duduk bersama,dan buka kembali spek pekerjaan tersebut,jika memang titik nol pekerjaan atau salah lokasi berarti sikontraktor tidak bisa membaca gambar yang ada didalam spek pekeejaan itu.di dalam spek atau gambar pekerjaan kan sudah jelas dimana lokasinya,rt berapa,diawali dari mana,jadi gak usah digiring kemana -mana,”Ujar Mantan Direktur PT Gunung sago Lestari ini.

Baca Juga  Ops Patuh Siginjai 2020 Satlantas Tanjab Barat Temukan 480 Pelanggaran

Dijelaskan Adi lagi,”jika pekerjaan tersebut dibangun di lokasi yang bukan seharusnya,”ya jelas tidak bisa dicairkan,didalam DPA jelas kok,”pencairan uang negara yang dianggarkan melalaui pekerjaan harus sesuai dengan judul apa yang tertulis dikontrak.

Kalau memeng benar dugaan pekerjaan jalan rigit beton tersebut dikerjakan dilokasi yang bukan ada dalam DPA itu sudah jelas itu salah dan wajar jika warga melakukan protes,karena warga setempat turut mengajukan dimana atau rt berapa yang diajukan untuk dibangun atau di perbaiki.”Tutup Alumni Bung Hatta ini./MARDAN HASIBUAN

 

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Polres Tanjab Barat Cegah Karhutla Melaui Program “Gas Pool”

Tanjab Barat

HUT Bhayangkara Ke 74 di Polres Tanjab Barat 9 Warga Terima SIM Gratis

Tanjab Barat

Gabubgan Jasa Wedding Sekabupaten Tanjung Jabung Barat Gelar Simulasi Resepsi Wedding

Tanjab Barat

Usai Melaksanakan Conprensi Pers Atas 2 Kasus,Kapolres Tanjabbarat Langsung Adakan Copy Morning Bersama Pewarta

Tanjab Barat

Danramil 419-03/Ti Harap Berkah Masyarakat Atas Terlaksananya Pembangunan Kantor Baru

Tanjab Barat

Ini Yang di Sarankan Influencer Penerima Vaksin Sinovac Pertama di Tanjab Barat

Tanjab Barat

Rayakan HUT ke-48, DPC PDIP Tanjab Barat Berbagi Kebahagiaan ke Masyarakat

Tanjab Barat

Polres Tanjabbar Adakan Lomba Mejahit Masker Merah Putih di HUT RI Ke-75