Fraksi Gerindra Sorot Kinerja PDAM Tirta Pengabuan: Jangan Terus Berpola Tambal Sulam Kericuhan Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Pembahasan Hibah KONI Rp1 Miliar Diduga Jadi Pemicu Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Warnai Lempar Palu Sidang dan Banting Meja, Rapat Sempat Diskors Kasus Pengeroyokan Jurnalis di Tanjabbar: Kuasa Hukum Desak Dinas PMD dan Inspektorat Periksa Kades Teluk Ketapang Pemeriksaan Kades Teluk Ketapang dan 5 Saksi Berlanjut, Akankah Ada Tersangka dalam Kasus Penganiayaan Wartawan?

Home / Berita / Tanjab Barat

Senin, 1 Maret 2021 - 20:02 WIB

Jamal,Terkait Polemik Jalan Rigit Beton BTN Disinyalir Kurangnya Koordinasi

 

TANJABBARAT-BULENONNEWS.COM,Polemik salah titik lokasi yang berbeda di DPA jalan rabat beton, yang di Protes warga RT 04 BTN Pengabuan Permai, Kelurahan Tungkal III, Kecamatan Tungkal Ilir, yang di bangun oleh pihak Dinas Perkim Kabupaten Tanjabbar. Jamal Darmawan Sie Se MM anggota DPRD dari Fraksi Demokrat juga angkat bicara.

“Dikatakan Politisi partai berlambang mercy ini,  jika yang dibuat konsultan perencanaan sesuai dengan letak lokasi di DPA, maka dapat diduga rekanan pelaksana dan konsultan pengawas serta pengawas dari Dinas Perkim tidak turun ke lapangan ketika rekanan melakukan pekerjaan,setidaknya puhak rekanan dan konsultan serta dari dinas terkait sama-sama turun kelokasi titik pekerjaan,lantas digambar tersebut kan nelas dimana titik nol awal pekerjaan di mulai,”Sebut Jamal.

“Akan tetapi kesalahan bisa terjdi disebabkan Si-konsultan perencanaan ketika membuat tanpa berkoordinasi degan dinas terkait, atau pemerintahan terbawah, yaitu RT atau Lurah setempat, atau patut diduga konsultan perencanan mengerjakan di atas meja saja, tanpa turun ke lapangan,” bebernya lagi.

Baca Juga  Sekda Tanjab Barat Ikuti Rakor Pilkada Serentak Via Vidcon

“ Iya begini lah yang terjadi kalau saluran kordinasi itu tidak ada. Jadi masyarakat kita yang sangat dirugikan. Kalau tidak ada rekan saya Yogi yang turun kelapangan, mungkin ini bisa dibiarkan saja, sebab masyarakat sudah protes juga tidak diindahkan,” pungkas Jamal Darmawan Sie Dengan Nada agak Kesal.

Terpisah,Adi Asfandi Sh selaku pemerhati pembangunan dan praktisi hukum juga memberikan tanggapan atas dugaan kisruh titik lokasi peningkatan jalan rigit beton di perumahan btn peemai tersebut,”Dikatakanya,alangkah baiknya pihak-pihak yang bertanggung jawab dan pihak yang merasa dirugikan duduk bersama,dan buka kembali spek pekerjaan tersebut,jika memang titik nol pekerjaan atau salah lokasi berarti sikontraktor tidak bisa membaca gambar yang ada didalam spek pekeejaan itu.di dalam spek atau gambar pekerjaan kan sudah jelas dimana lokasinya,rt berapa,diawali dari mana,jadi gak usah digiring kemana -mana,”Ujar Mantan Direktur PT Gunung sago Lestari ini.

Baca Juga 

Dijelaskan Adi lagi,”jika pekerjaan tersebut dibangun di lokasi yang bukan seharusnya,”ya jelas tidak bisa dicairkan,didalam DPA jelas kok,”pencairan uang negara yang dianggarkan melalaui pekerjaan harus sesuai dengan judul apa yang tertulis dikontrak.

Kalau memeng benar dugaan pekerjaan jalan rigit beton tersebut dikerjakan dilokasi yang bukan ada dalam DPA itu sudah jelas itu salah dan wajar jika warga melakukan protes,karena warga setempat turut mengajukan dimana atau rt berapa yang diajukan untuk dibangun atau di perbaiki.”Tutup Alumni Bung Hatta ini./MARDAN HASIBUAN

 

Share :

Baca Juga

Berita

Bidang Kesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin ‘Mengucapkan’ Dirgahayu Kabupaten Merangin ke 76.

Tanjab Barat

Rancu,Permasalahan Pendaftaran Bacaleg Dari Partai NASDEM Disoal

Berita

Perlu di Evaluasi, PT CBM Kantongi Izin 8000 Hektar, Kemapuan Mengelola Hanya 2200

Tanjab Barat

Jalan Rigit Beton Salah Titik Lokasi, Warga Kisruh, Yogi: Ini Jelas Salah

Tanjab Barat

Jamal Dermawan Sie Jadi Pemateri Pada Giat PembinaanPeningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintahan Desa

Tanjab Barat

Kantor Bupati Tanjab Barat Disemprot Desinfektan

Berita

Viral di TikTok, Salah Satu Warga di Tanjab Barat Pasang Bendera Amerika Serikat

Berita

Andri Bakar : Pimpinan DPRD Merangin Tidak Mesti Mengacam Saat Rapat Anggaran

You cannot copy content of this page