oleh

Jembatan Lubuk Bumbun Andai Tidak Dibangun Pusat Tahun Ini, Maka Akan Dibagun Dari Dana APBD

-Meraingin-98 KALI DIBACA

MERANGIN – Sudah sekian lama Kondisi jembatan gantung yang berada di Desa Lubuk Bumbun Kecamatan Margo Tabir rusak dan memprihatinkan.

Pantauan media ini dilokasi, lantai jembatan sudah banyak yang patah, selain itu kondisi jembatan juga sedikit miring. Akibat dari itu, tak sedikit warga mengalami kecelakaan.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Merangin, Aspan ketika dikonfirmasi membenarkan jika kondisi jembatan gantung tersebut sudah banyak yang mengalami kerusakan.

Dikatakan Kepala Dinas PUPR Aspan, jembatan gantung tersebut sudah dianggarkan untuk dilakukan pembangunan jembatan baru. Kata dia, seyogyanya pembangunan tersebut sudah berlangsung, namun karena efek Corona, maka pembangunan tersebut ditunda untuk sementara waktu.

“Ini dianggarkan oleh pemerintah pusat melalui balai wilayah sungai. Dananya sekitar Rp 2 miliar,” kata Aspan.

Jika memang corona sudah selesai dan dana sudah diperboleh untuk digunakan, maka pengerjaan akan segera dilakukan.

Namun demikian, jika memang pusat belum ingin membangunnya tahun ini, maka jembatan tersebut akan dianggarkan melalui dana APBD Kabupaten Merangin saja.

Ada beberapa opsi yang digunakan, pertama rehab, dan kedua bangun baru. Menurut Aspan, jika direhab, estimasi biayanya hanya Rp 200 juta, sementara jika dibangun baru dengan dana APBD, dana yang akan digelontorkan sekitar Rp 2 M, karena spek bangunan tidak sama dengan spek dana APBN.

“Yang jelas jembatan ini menjadi prioritas. Kita bisa rehab sekarang. Tapi takutnya nanti baru beberapa bulan direhab, pusat bangun, dan terpaksa dibongkar. Kan mubazir jadi dananya. Jadi kita tunggu saja,” imbuhnya.

Untuk itu, dirinya meminta kepada masyarakat untuk bersabar, yang jelas jembatan ini akan dibangun.

“Orang itu (balai wilayah sungai,red) sudah tiga kali kesini untuk survey,” pungkasnya.

Reporter/Editor: Ote

Komentar

Berita Sebelumnya