Bupati dan Wabup Tanjab Barat Hadiri Ekspose RPJMD Tahun 2021-2026 Kemenag Tanjab Barat Belum Menentukan Besaran Zakat Fitrah Seorang Lelaki di Kecamatan Senyerang Meninggal Gantung Diri Polisi Amankan Mantan Napi Narkotika dan Barang Bukti 16 Paket  Diguyur Hujan Deras Wabup Tanjab Barat Bersama Dandim 0419/Tanjab Tetap Tinjau Lokasi TMMD Ke 113

Home / Tanjab Barat

Minggu, 30 Agustus 2020 - 20:22 WIB

Kapolres Tanjabbar Pimpin Pemakaman Jenzah Pasien Suspek

TANJAB BARAT-BULENONnews.com. Selaku Wadansatgas Covid-19 Tanjab Barat, Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH beserta ajudannya turun tangan memakamkan jenazah MH (34) pasien Suspek yang meninggal di RSUD KH Daud Arif.

Pemakaman dilakukan di Pemakaman Khusus Covid-19 milik Pemkab Tanjab Barat di Desa Terjun Jaya, Betara, Minggu (30/08/20).

Pantauan di lokasi pemakaman Kapolres Tanjab Barat dan Ajudannya memakamkan jenazah dengan APD lengkap. Dibantu 2 orang perawat, 1 sopir ambulan, 2 petugas puskesmas.

Baca Juga  Ditengah Pandemi Covid-19,Jamal Dermawan Sedekahkan 3 Ekor Sapi Qurban Di Tiga Kelurahan

Usai pemakaman, perwira dua melati ini mengungkapkan dirinya harus turun tangan, karena petugas yang melakukan pemakaman jenazah jumlahnya terbatas dan belum ada datang.

Lanjutnya, sebagai bentuk aksi kemanusiaan Polres Tanjab Barat terhadap masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

“Ini sebagai aksi kemanusiaan dan peduli terhadap sesama, di situ juga ada petugas dari Dinkes dan perawat,” ucapnya.

Baca Juga  Syukuran HUT Polwan Ke-72, Kapolres Tanjab Barat Potong Nasi Tumpeng.

Ia menuturkan pemakaman jenazah pasien Suspek yang dikhawatirkan COVID-19 ini memang harus hati-hati dan ketat protokol kesehatan dan protokol pemakaman.

“Sebelum dilakukan pemakaman kita berifering memberikan arahan kepada personil agar memperhatikan keamanan (Protokol Pemakaman) diri,selama proses pemakaman,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya MH (31) warga Kecamatan Senyerang merupakan pasien suspek meninggal di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal pada Minggu pagi (30/08/20).

Baca Juga  Ratusan Paket Proyek Apbd 2021 Mulai Di Order Di Akhirl Masa Jabatan Bupati Safrial

Sebelum meninggal MH telah menjalani perawatan selama dua hari di RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal sejak Jumat (28/08/20). untuk menjalani operasi usus buntu.

Selanjutnya sebelum mejalani perawatan sesuai prosedur, pasien di rapid tes. Berdasarkan Rapid Tes petugas RSUD sebanyak dua kali hasilnya reaktif.

Penulis/Editor: Amir/Ote.

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Wabup Amir Sakib Ikuti Apel Siaga Pencegahan Dan Pengendalian Karhutla

Tanjab Barat

Penjualan Bendera Merah Putih Merosot, Pedagang Mengeluh

Tanjab Barat

Bupati Serahkan SK 146 Pengangkatan Pegawai Pemkab Tanjab Barat

Tanjab Barat

Jalan Utama Lintas Serdang Menuju Desa Dualap Rusak Parah

Tanjab Barat

Syukuran HUT Polwan Ke-72, Kapolres Tanjab Barat Potong Nasi Tumpeng.

Tanjab Barat

Disnaker Tanjab Barat Masih Menunggu Petunjuk Terkai BLT Pekerja Swasta

Tanjab Barat

Polres Tanjab Barat “Ngopi Manis” Bareng Awak Media

Tanjab Barat

Pencegahan Klaster Covid-19 Pada Pilkada Jadi Atensi Polres Tanjab Barat.