Awali Langkah dengan Berkah, KPKLBM Gelar Doa Selamat dan Santuni Puluhan Anak Yatim saat Peresmian Pasar Malam Dorong Ekonomi Kerakyatan, KPKLBM Launching ‘Pasar Malam UMKM Naik Kelas 2026’ di Tanjung Jabung Barat Langkah Plt Kadishub Tanjabbar “Jemput Bola” ke Senayan: Perjuangkan Pelabuhan Roro dan Dermaga Bongkar Muat Baru Sinergi Membangun Negeri: Bupati Anwar Sadat Pastikan Tanjabbar Jadi Pilar Utama Kesuksesan ‘Jambi Mantap’ Terminal Pembengis “Mati Suri”, Ahmad Jahfar Desak Pemprov Jambi Segera Serahkan Aset ke Tanjabbar

Home / Pemerintahan

Selasa, 29 November 2022 - 21:15 WIB

Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Tanjab Barat Mengalami Penurunan

TANJABBARAT, BULENONNEWS.COM – Menurut data yang dimiliki oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP4KB) Kabupaten Tanjung Jabung Barat,kasus kekerasan terhadap anak dari Januari hingga Oktober 2022 ini cenderung menurun.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas DP4KB, Muhammad Yunus bahwa sepanjang tahun 2022 Kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) menurun sekitar 40 persen. Khususnya kekerasan fisik terhadap anak.

“Di tahun 2022 kekerasan terhadap anak    cenderung menurun,jika dibandingkan di tahun 2021,”ucapnya.

Baca Juga  Puluhan Jurnalis Hadiri Media Gathering KPU Tanjab Barat

Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2022 terdapat 19 kasus, sedangkan untuk tahun 2021 ada sebanyak 30 kasus. Untuk kasus yang paling menonjol kekerasan fisik terhadap anak.

“Sedangkan kasus lainnya seperti kekerasan orang tua terhadap anak,” katanya.

Lanjutnya,meskipun ada penurunan kasus kekerasan terhadap anak, pihak DP4KB Tanjab Barat akan terus intens dan bersosialisasi kepada semua pihak terutama di kecamatan maupun desa.

“Kasus yang terjadi kebanyakan di desa sehingga kita gencarkan sosialisasi di desa dengan harapan tidak terjadi kekerasan terhadap anak,” jelasnya.

Baca Juga  Kunker Perdana Bupati Pelelawan Disambut Hangat Para Camat Kuala Kampar

Namun demikian Ia berharap ada peranan orang tua untuk mengawasi anak – anaknya ketika sedang berada diluar rumah.

“Jangan sampai lengah,sebab mayoritas kekerasan terhadap anak kerap terjadi dari pihak luar atau teman bermain seusia mereka,” ujarnya.

Kepala DP4KB Tanjab Barat berpesan untuk terus selalu menjaga anak perempuan jangan sampai terjadi kekerasan seksual terhadap anak.

“Dikarenakan tahun ini mayoritas kekerasan seksual dominan terjadi pada anak perempuan dibawah umur,” pungkasnya.*

 

 

Penulis/ Editor: Amir/Otte

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Permasalahan listrik di Tanjab Barat Tak Kunjung Selesai,Bupati Anwar Sadat Koordinasi Ke Kementerian ESDM

Pemerintahan

Wabup Hadiri Isra’Mi’raj Nabi Muhammad S.A.W di Masjid Nurul Iman

Pemerintahan

Pimpin Rapat LPPK Triwulan IV,Bupati Tanjab Barat Minta OPD Serius Selesaikan Realisasi Serapan Anggaran di Bawah 70 persen

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Hadiri Haul Akbar Shultonul Auliya Syekh Abdul Qadir Al Jailani

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Tinjau Lokasi MTQ Ke-50 di Kecamatan Kuala Betara

Pemerintahan

Berikan Akses Kesehatan dan Berkualitas Pada Warga, Bupati Tanjab Barat Terima Penghargaan UHC 2024

Pemerintahan

Wabup Hairan Hadiri Rapat Tidak Lanjut Atas Permohonan Audiensi P1 10 %

Pemerintahan

Diduga Merasa Dipermainkan, Belasan Assessment Bursa Eselon II Ramai-ramai Mundur

You cannot copy content of this page