oleh

Kasus Pelecehan Al Qur’an Divonis Satu Tahun Penjara

-Tanjab Barat-20 KALI DIBACA

BULENONnews.com.

TANJABBAR, Kasus pelecehan terhadap kitab suci Al Qur’an yang dilakukan Ketua RT. M.Saleh yang memaksa anak anak sekolah untuk melangkahi Al Quran,atas kehilangan Hp anaknya saat sedang mendekorasi kegiatan Hari Kemerdekaan RI di ruang sekolahan Tahun 2019 yang lalu.

Atas kasus tersebut membuat M.Saleh di tahan dan menjadi terdakwa, telah menjalani beberapa kali persidangan.

Di ketahui,Setelah majelis hakim menggelar beberapa kali sidang atas kasus pelecehan kitab suci Al-Qur’an yang di lakukan terdakwa M. Saleh Ketua rt 05, Kelurahan Bramitam kiri, Kecamatan Bramitam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Akhirnya, Selasa (14/01) majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kuala Tungkal yang di ketua oleh Rahmawaty,SH.MH. didampingi hakim anggota Ricky Emarza Basyir,SH. Sherly Risanty,SH.MH. dan panitera pengganti Yuvitalia Sari, SH. Membacakan putusan di hadapan terdakwa.

” M.Saleh, terbukti telah melakukan pelecehan dan penistaan terhadap Al Quran, dengan maksa para siswa sekolah melangkahi kitab suci Al-Qur’an dan dijatuhi vonis selama satu tahun penjara,” Jelas Rahmawaty Selaku Hakim Ketua.

Usai persidangan M.Saleh melalui media ini menyampaikan,Permohonan maaf kepada Masyarakat Indonesia, Masyarakat Tanjabbar,Masyarakat Desa Sungai Saren dan warga dilingkungan tempat tinggalnya atas kehilafan yang dilakukan nya.

” Bila ada satu masalah bisa di selesaikan dengan baik baik dengan cara musyawarah dan tidak memaksakan kehendak sendiri dan jangan terbawah emosi.”Pesan Terdakwa M.Saleh.

Kasus penistaan Al-Qur’an merupakan peristiwa pertama terjadi yang menjadi perhatian masyarakat di Tanjung Jabung Barat dan Juga di Media Sosial.

Kontributor : Amir

Editor : Ote

Komentar

Berita Sebelumnya