oleh

Kisruh Pembagian BLT Desa Sekancing Rame

-Meraingin-7 KALI DIBACA

MERANGIN-BULENONnews.com.

Pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Tahap Kedua di Desa Sekancing Ilir Ricuh. Buntut kericuhan diduga ketidak transparan pemerintahan Desa serta adanya pemotongan dana BLT.

Al Muzani selaku warga Sekancing ilir kepada media ini mengatakan, emosi warga tidak terkontrol disaat pemerintah desa membagikan dana BLT Rp.600.000. Namun setelah pembagian dana tersebut dipotong sebanyak Rp.360.000. artinya warga hanya mendapatkan Rp.240.000.

“Kami merasa dirugikan, difoto kami menerima 600 ribu.Tapi setelah difoto kami dikasih uang Rp.250.000 dan disuruh mengembalikan Rp.10 ribu. Jadi kami hanya menerima Rp.240 ribu,”katanya.

Menurut Almuzani warga dan ibuk ibuk, yang demo di gedung desa setempat juga mempertanyakan kejujuran pemerintah Desa, saat penyaluran BLT tahap pertama dahulu. Yang mana, disaat penyaluran dana BLT tersebut warga dijanjikan akan menerima penuh sebanyak Rp.600 ribu.

“Kalau pertama dulu kami tidak mempermasalahkan, menerima Rp.240 ribu. Karena kami dijanjikan untuk penyaluran BLT tahap kedua kami menerima penuh Rp.600 ribu. Tapi kenyataannya seperti ini, kami merasa ditipu, merasa dirugikan, bukannya kami ini bodoh, kalau jujur tidak masalah. Kalau tidak ada kejelasan juga kami akan kekantor Dinas Sosial,” terangnya.

Reporter/Editor: Ote

Komentar

Berita Sebelumnya