Sterilisasi dan Tracking, Besok IGD RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Tidak Terima Pasien Perhari RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Membutuhkan 50 Tabung Oksigen Bupati Tanjab Barat Buka Acara Pertemuan Dengan PT Sena. Kodim 0419/Tanjab Lakukan Vaksinasi Massal Dosis Kedua Dandim 0419/Tanjab Tinjau Sejumlah Titik Sasaran TMMD Ke-113 TA 2022 di Muara Papalik

Home / Daerah

Selasa, 21 Juli 2020 - 23:09 WIB

KPS Jasa Sepakat dan PT. SLS “PHP” Terkesan Membodohi Masyarakat Dalam Pembebasan Lahan KKPA

PELELAWAN – PT.Sari Lembah Subur dan KPS Jasa Sepakat PHP terhadap masyarakat petani sawit desa Dusun Tua,yang tergabung dalam koperasi Dusun Tua Sejahtera Kecamatan Pangkalan lesung, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Pasalnya Sabtu (18/07), baru ingin memisahkan diri dari KPS Jasa Sepakat yang berkantor di desa genduang, berjumlah sebanyak  83 kavling menjadi koperasi sendiri dan di beri nama Dusun Tua Sejahtera, Namun terancam akan gagal ,karena ingkar janji, anggota KKPA akan unjuk rasa ke dua ke perusahaan tersebut.

Marwan selaku kepala desa Dusun Tua menyampaikan, pada tahun 2019 yang silam, dalam rapat sudah di tandatangani oleh menajemen PT Sari Lebah Subur (SLS)  dan KPS Jasa sepakat, di hadiri pemerintah desa dan Kecamatan Pangkalan Lesung, serta Kapolsek Pangkalan Lesung.

Baca Juga  Meski Pandemi Covid-19, Kades Talau Dan Warga Tetap Semangat Rayakan HUT RI Ke-75

Perjanjian kesepakatannya adalah Masyarakat  yang tergabung di blok BF desa dusun tua boleh berpisah dari KPS induk Jasa sepakat dan  PT Sari Lembah Subur, dengan ketentuan  Syarat sebagai berikut terlampir :

Pertama,harus mendirikan Koperasi sendiri,
Kemidian membayar hutang sebanyak 5,7 Miliar.

Untuk syarat tersebut sudah di siapkan dan sudah terpenuhi, namun pada tanggal 01 Juli tahun 2020 ada surat susulan dari koperasi Induk Jasa Sepakat dan PT Sari Lembah subur, untuk menghentikan aktivitas di kebun pola KKPA wilayah koperasi Dusun Tua Sejahtera tersebut.

” Padahal sudah jelas adanya perjanjian yang sudah di sepakati kedua belah pihak, yang di tandatangani sebelumnya, bahwa kami boleh melakukan memiskan diri dari Koperasi induk, (KPS) jasa sepakat) dengan PT Sari Lembah Subur,” ujar Kades.

Baca Juga  Kapolsek Pangkalan Lesung Lakukan Giat Silaturrahmi Kepada Tokoh Masyarakat dan Agama

Akibatnya saat ini menjadi Fatal, kepada koperasi dusun Tua Sejahtera karena bisa dikenakan sanksi oleh pihak Bank mandiri” Ujar Kades Marwan kepada Media, Sabtu (18/7) Sore.

Ditambahkan lagi , Kades Marwan, saat ini hutang piutang kelompok Petani KKPA yang awalnya hanya sebesar 5,7 M, saat ini sudah berubah Nilainya membengkak menjadi 9 Meliar,  lebih,dengan waktu yang begitu cepat.

” Namun anehnya Hutang sudah berubah dari 5,7 M, menjadi 9 M lebih, Kita tidak tau apa alasannya, dan mengapa hutang berubah begitu cepat dan kenaikanya sangat signifikan, padahal total hutang keseluruhan kelompok tani  KPS Jasa Sepakat yang dikelola KKPA tahap ke 3, hanya 34 Miliar dari keseluruhan 502 Kavling,”trrang kades.

Sambungnya,” Masak iya kami yang cuma anggota 83 kavling dapat hutang sampai mencapai 9 M lebih, ini apa maksudnya..??. Marwan menghimbau kepada PT Sari lembah subur, dan KPS Jasa Sepakat,jangan membodohi dan memberi harapan palsu kepada masyarakat kecil,” tandasnya.

Baca Juga  Terbakar Gedung Area Plasa Telkomsel Pekan Baru, Jaringan Hilang dan Terganggu

Sementara Darwis selaku ketua koperasi Dusun Tua Sejahtera  mengatakan kita sudah banyak mengalah kepada PT Sari lembah subur dan KPS jasa sepakat dan untuk kali ini kami tidak akan menyerahkan lagi kebun kami kepada PT Sari Lembah Subur dan KPS jasa sepakat, dan tidak akan mundur selangkah pun, walau apa pun resikonya nanti.

Sementara di konfirmasi melalui WhstAppnya , degan no WhstApp 0812-7564-7XXX Ketua KPS jasa sepakat Jamali tidak memberikan jawaban terkait perjanjian dan jumlah hutang hingga pemberitaan ini diterbitkan terlihat contreng dua. (Azwati)

Reporter/Editor: Ote

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Bangunan Pasar Rakyat Dana Miliaran Rupiah Tidak Kunjung di Fungsikan

Tanjab Barat

Lepas Atlit PABBSI Ikut Uji Tanding Bupati Pesan Jaga Nama Baik Daerah

Meraingin

Dibeli Belasan Milyar, Kapal Tungkal Samudera Bakal Dilelang Seharga Ratusan Juta Rupiah.

Tanjab Barat

Bupati Ingatkan ASN dan Honorer Jaga Netralitas Dalam Pilkada

Tanjab Barat

Kisah Bocah Mengisi Waktu Sekolah Daring Dengan Menjadi Pengemudi Pompong Mengais Rezeki

Tanjab Barat

Sekolah Kurang Maksimal Terapkan Protokol Kesehatan, Kunjungan Tim Pelangi Polres Tanjabbar Merubah Keadaan

Meraingin

URC Satpol PP Merangin Merupakan Pasukan Khusus Sebagai Motor Yang Cepat dan Tangkas

Berita

Dua PJU Kasat Lantas dan Narkoba Tanjab Barat Dijabat Polwan