Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal Berikan Remisi Pada 215 Napi Shalat Idul Fitri di Ponpes Al Baqiyatush Shalihat, Bupati Tanjab Barat Ucapkan Selamat Lebaran Pada Masyarakat Polres Tanjab Barat Laksanakan Bakti Sosial Bagi Sembako Pada Pasien Covid 19 Bupati Tanjab Barat tinjau Persiapan Prokes Sholat Id Disejumlah Masjid Dalam Kota Kuala Tungkal Audensi Bersama Perpani,Wabub Beri Dukungan Atlit Rifabel

Home / Daerah

Selasa, 21 Juli 2020 - 23:09 WIB

KPS Jasa Sepakat dan PT. SLS “PHP” Terkesan Membodohi Masyarakat Dalam Pembebasan Lahan KKPA

PELELAWAN – PT.Sari Lembah Subur dan KPS Jasa Sepakat PHP terhadap masyarakat petani sawit desa Dusun Tua,yang tergabung dalam koperasi Dusun Tua Sejahtera Kecamatan Pangkalan lesung, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Pasalnya Sabtu (18/07), baru ingin memisahkan diri dari KPS Jasa Sepakat yang berkantor di desa genduang, berjumlah sebanyak  83 kavling menjadi koperasi sendiri dan di beri nama Dusun Tua Sejahtera, Namun terancam akan gagal ,karena ingkar janji, anggota KKPA akan unjuk rasa ke dua ke perusahaan tersebut.

Marwan selaku kepala desa Dusun Tua menyampaikan, pada tahun 2019 yang silam, dalam rapat sudah di tandatangani oleh menajemen PT Sari Lebah Subur (SLS)  dan KPS Jasa sepakat, di hadiri pemerintah desa dan Kecamatan Pangkalan Lesung, serta Kapolsek Pangkalan Lesung.

Baca Juga  Terbakar Gedung Area Plasa Telkomsel Pekan Baru, Jaringan Hilang dan Terganggu

Perjanjian kesepakatannya adalah Masyarakat  yang tergabung di blok BF desa dusun tua boleh berpisah dari KPS induk Jasa sepakat dan  PT Sari Lembah Subur, dengan ketentuan  Syarat sebagai berikut terlampir :

Pertama,harus mendirikan Koperasi sendiri,
Kemidian membayar hutang sebanyak 5,7 Miliar.

Untuk syarat tersebut sudah di siapkan dan sudah terpenuhi, namun pada tanggal 01 Juli tahun 2020 ada surat susulan dari koperasi Induk Jasa Sepakat dan PT Sari Lembah subur, untuk menghentikan aktivitas di kebun pola KKPA wilayah koperasi Dusun Tua Sejahtera tersebut.

” Padahal sudah jelas adanya perjanjian yang sudah di sepakati kedua belah pihak, yang di tandatangani sebelumnya, bahwa kami boleh melakukan memiskan diri dari Koperasi induk, (KPS) jasa sepakat) dengan PT Sari Lembah Subur,” ujar Kades.

Baca Juga  Polsek Bunut Berjibaku Padamkan Api, Lahan Masyarakat di Desa Petani Terbakar.

Akibatnya saat ini menjadi Fatal, kepada koperasi dusun Tua Sejahtera karena bisa dikenakan sanksi oleh pihak Bank mandiri” Ujar Kades Marwan kepada Media, Sabtu (18/7) Sore.

Ditambahkan lagi , Kades Marwan, saat ini hutang piutang kelompok Petani KKPA yang awalnya hanya sebesar 5,7 M, saat ini sudah berubah Nilainya membengkak menjadi 9 Meliar,  lebih,dengan waktu yang begitu cepat.

” Namun anehnya Hutang sudah berubah dari 5,7 M, menjadi 9 M lebih, Kita tidak tau apa alasannya, dan mengapa hutang berubah begitu cepat dan kenaikanya sangat signifikan, padahal total hutang keseluruhan kelompok tani  KPS Jasa Sepakat yang dikelola KKPA tahap ke 3, hanya 34 Miliar dari keseluruhan 502 Kavling,”trrang kades.

Sambungnya,” Masak iya kami yang cuma anggota 83 kavling dapat hutang sampai mencapai 9 M lebih, ini apa maksudnya..??. Marwan menghimbau kepada PT Sari lembah subur, dan KPS Jasa Sepakat,jangan membodohi dan memberi harapan palsu kepada masyarakat kecil,” tandasnya.

Baca Juga  Diduga Corona Klaster Jangkit Lagi 66 Karyawan PT. Indah Kiat Pulp and Paper

Sementara Darwis selaku ketua koperasi Dusun Tua Sejahtera  mengatakan kita sudah banyak mengalah kepada PT Sari lembah subur dan KPS jasa sepakat dan untuk kali ini kami tidak akan menyerahkan lagi kebun kami kepada PT Sari Lembah Subur dan KPS jasa sepakat, dan tidak akan mundur selangkah pun, walau apa pun resikonya nanti.

Sementara di konfirmasi melalui WhstAppnya , degan no WhstApp 0812-7564-7XXX Ketua KPS jasa sepakat Jamali tidak memberikan jawaban terkait perjanjian dan jumlah hutang hingga pemberitaan ini diterbitkan terlihat contreng dua. (Azwati)

Reporter/Editor: Ote

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Kebutuhan Bahan Pokok Mulai Naik Jelang Dua Pekan Idul Fitri 1442 Hijriah

Meraingin

Wabup H. Mashuri Minta, Ayo Promosikan Merangin

Meraingin

Jelang Pilkada Serentak, H Mashuri Laporkan Kondisi Merangin Terkini Ke Pjs Gubernur Jambi

Tanjab Barat

BPK Temukan Kerugian Negara Ratusan Juta Rupiah Pada Proyek Road Race

Tanjab Barat

Data Coklit KPUD Tanjab Barat Sudah Mencapai 60%

Tanjab Barat

Tolak Seruan Rizieq Sihab,Aliansi Masyarakat Tanjabbarat Lakukan Aksi Damai DiKualatungkal

Meraingin

Izhar Majid Ketua Komisi ll Prov. Jambi Hadiri Kunker Gubernur di Merangin

Tanjab Barat

Akibat Angin Kencang Pohon Besar Tumbang Ke Jalan