oleh

Lahan Perkebunan Sawit Diduga Digusur Sepihak,Warga Terjun Gajah Akan Laporkan Pt Petro China Internasional Jabung Ltd Ke Presiden

-Tanjab Barat-177 KALI DIBACA

Lahan Sawit Warga digusur Sepihak Tanpa Koordinasi

 

 

 

 

KUALATUNGKAL-BULENONnews.com, Seorang petani di  Desa Terjun Gajah Kecamatan Betara Kabupaten Tanjung Jabung Barat meradang pasal nya, pihak perusahaan Migas di wilayah ini menggusur tanaman kelapa sawit secara sepihak tanpa ada koordinasi secara baik dengan pihak pemilik lahan maupun pihak desa setempat.

 

 

 

Akibat kejadian ini Tokoh masyarakat setempat akan melaporkan pihak perusahaan presiden Joko Widodo.

 

Lokasi perkebunan kelapa sawit milik Mulyadi warga desa Terjun Gajah Kecamatan Betara merasa kebun sawit milik nya secara sepihak telah di robohkan dan digusur oleh PT.Petro China Internasional Jabung ltd Karena alasan perluasan lokasi Eksploitasi sumur migas milik perusahaan.

 

Selain itu dirinya juga menunjukkan patok tapal batas milik perusahaan yang di duga secara sengaja di geser dan masuk ke kebun kelapa sawit warga.

 

Akibat kejadian lahan yang telah di gusur telah mencapai panjang 125 Meter dan lebar sekitar 125 Meter, kejadian penggusuran yang di lakukan pihak perusahaan tidak di ketahui oleh Mulyadi dan Tokoh masyarakat setempat.karena biasa nya pihak perusahaan (Petrochina Jabung Ltd – Red) melakukan koordinasi sebelum di lakukan penggusuran.

 

Dirinya bersama tokoh masyarakat merasa heran atas kejadian ini.bahkan dirinya merupakan pemegang hak pemilik lahan serta mempunyai sertifikat dari pemerintah.

 

Pihak Mulyadi bersama tokoh masyarakat menuntut ganti rugi kepada pihak perusahaan migas tersebut, bahkan akan melaporkan hingga ke presiden jika pihak perusahaan tidak mau bertanggung jawab.

 

“Seharusnya pihak perusahaan koordinasi dulu pada warga setempat lahan itu milik siapa jangan asal gusur,saya minta pertanggung jawaban pihak perusahaan atas kerugian ini,”ujarnya dengan nada kesal.

 

Lanjutnya,lahan itu bersertifikat atas nama saya dan akan saya lanjutkan kan perkara ini bahkan bila perlu sampai ke presiden saya akan minta tolong dan pemerintah daerah setempat.”kesal nya.

 

 

 

Hal serupa juga di sampaikan Jamrot selaku toko masyarakat Desa Terjun Gajah selama ini juga di buat panik atas ulah perusahaan yang mengadakan penggusuran secara sepihak kepada warga desa setempat,selama ini pihak nya menilai keberadaan perusahaan ini malah membuat warga resah bukan membuat warga sejahtera.

 

“Pihak perusahaan tidak pernah memberitahukan bahwa akan ada perluasan lahan,bukan itu saja pipa yang membentang di jalur warga selama sepuluh tahun lebih tidak pernah ada realisasi, sementara yang di rugikan saya sendiri selaku tokoh masyarakat setempat.”Ungkap nya.

 

Atas tindakan sepihak warga Desa Terjun Gajah menghentikan alat berat milik perusahaan yang melakukan penggusuran serta mengusir alat berat tersebut agar penggusuran tidak di lanjutkan sambil menunggu reaksi pihak perusahaan migas tersebut.

 

PENULIS :AMIR.

Komentar

Berita Sebelumnya