Mardan Hasibuan Sah Pimpin IBCA MMA Tanjabbar lewat Aklamasi, Siap Lahirkan Petarung Berprestasi Bantuan Dari Karangtaruna Propinsi Jambi, Sejumlah Jurnalis Bergerak di Tengah Kabut Asap, 500 Masker dan Vitamin Dibagikan ke Warga Kuala Tungkal Atasi Dampak Kabut Asap Karhutla, DPC Demokrat Tanjab Barat Bagikan 2.000 Masker KN95 Gratis APBD 2027 Tanjabbar Mulai Dibahas, DPRD Tekankan Anggaran Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat Dukung PAD Jambi, Ketua DPRD Tanjab Barat Hamdani Hadiri Sinergitas Program Keringanan Pokok dan Denda PKB 2026 di Rumah Dinas Gubernur

Home / Tanjab Barat

Kamis, 27 Agustus 2020 - 11:04 WIB

Langka Dan Mahal Gas 3 Kg,Dinas Koperindag Di Duga Tak Mampu Atasi Oknum Pangkalan Nakal

FOTO SAFRIWAN,KEPALA DINAS KOPERINDAG

TANJABBARAT-BULENONnews.com,Langkanya Gas LPG 3 Kilo Gram semakin parah di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Bahkan berdampak pada naiknya harga gas. Biasanya harga jual gas melon di pasaran tertinggi hanya Rp 25 ribu.

Akibat dari kelangkaan gas melon di pasaran, membuat harga satu tabung gas melon di jual oleh pengecer capai diangka Rp 40 ribu.

“Murniati warga Kuala Tungkal mengungkapkan bahwa kondisi gas melon yang langka menyebabkan dirinya harus membeli gas melon dengan harga yang cukup tinggi mencapai  Rp 40 ribu.

Harga tersebut katanya paling tinggi Ia beli selama ini. Biasanya kata Murniati ketika gas melon langka, dirinya membeli di pengecer dengan harga Rp 30 ribu. Sementara ketika membeli di Agen sudah kosong,”kemana raibnya gas tersebut.

Baca Juga  Jamal Dermawan Ajak Menwa Satuan 010 STAI An Nadwa Buka Bersama Di Panti Asuhan Muhamadiyah

“Ini sekarang sudah ada yang jual Rp 40 ribu. “Kita sangat heran,apakah karena pengecer sudah membeli mahal,sehingga kami selaku masyarakat juga harus membeli lebih mahalnlagi kepada pengecer,”Keluh Murnati kepada media ini.

Terhadap fakta di lapangan, Kepala Diskoperindag Tanjabbar, Safriwan “menyebutkan bahwa harga tertinggi untuk wilayah Tungkal Ilir seharga Rp 19 ribu. Ketika ada penjual yang menjual harga di atas harga  tersebut maka tidak di perkenankan.

“Harga Eceran Tertinggi (HET) di Tungkal Ilir sebesar Rp 19 ribu. Kita stok cukup, tetap dikirim dari pertamina. Artinya kalo langka ini gas di serahkan agen ke mana? Pangkalan nyerahkannya ke mana?,” katanya.

“Jika memang masyarakat masih temukan harga mahal, lapor ke kita. Kita akan koordinasikan dengan pihak ke polisian untuk Ditinjak lanjuti,,”pungkasnya

Baca Juga  Bupati Tanjab Barat Pimpin Langsung Rapat Tim Gugus Tugas Covid-19

Terkait kelangkaan gas tabung elpigi 3 kilo gram ini,”Supra Yogi anggota DPRD Tanjabbarat meminta,Kepada Dinas Koperindag untuk mengambil langkah cepat dan tegas,kita sudah mendengar keluhan masyarakat ini,namun tindakan tegas belum terlihat dari dinas terkait.

Menurut sepengetahuan saya,di Kecamatan Tungkal Ilir ini pangkalan sudah cukup banyak,jadi kita juga merasa heran,kok masyarakat masih sulit untuk mendapatkan gas melon tersebut,”Beber Yogi.

Ditambahnya lagi,”ya wajar kalau masyarakat mencurigai adanya permainan kongkalikong antara pangkalan dan dinas terkait serta mencurigai kelangkaan tabung gas tersebut beralih ke kabupaten tetangga,seperti Ke pulau kijang,Kuala Enok dan sebagainya diluar kota Kualatungkal.”jadi dalam hal ini saya berharap kepada Diskoperindag untuk mencari solusinya,jika perlu lakukan pengintaian bersama instansi yang berkompeten untuk mengetahui kemana keberadaan gas tersebut.”Tutur Mantan Ketua KNPI ini.

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Ketua Komisi III Minta Inspektorat Turun Tangan Selidiki Kebenaran Sugaan Tumpang Tindih Proyek Pekerjaan

Tanjab Barat

DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Penyampaian Banggar, Pengambilan Keputusan dan Tanggapan Bupati Atas Ranperda Tahun 2019

Tanjab Barat

Mestinya Saat Ini Tanjabbar Musim Kemarau, Namun Malah di Guyur Hujan Deras, Ini Kata BMKG

Tanjab Barat

Pemkab Tanjab Barat Kembali Terima Sertifikat Tanah Dari BPN

Tanjab Barat

Kapolres Tanjab Barat Pimpin Pendinginan Pemadaman Karhutla Di Desa Pematang Lumut

Tanjab Barat

Kapolres Tanjab Barat dan Dandim 0419/Tanjab Ziarah Ke Pemakaman Pejuang Veteran

DPRD

Dewan Sebut Dari Awal Pengerjaan Setapak Beton di Desa Kayu Aro Sudah Tidak Benar

Tanjab Barat

Curhat Oleh Kapolres Tanjababarat AKBP Padli SH,SIK,MH Di Wilayah Hukum Tanjung Jabung Barat

You cannot copy content of this page