oleh

Masa Pandemi Corona Wali Murid Berharap Ada Keringanan Pembayaran Uang Seragam Sekolah

-Tanjab Barat-205 KALI DIBACA

TANJAB BARAT – Memasuki tahun ajaran baru di masa New Normal disaat pandemi corona kegiatan penerimaan siswa baru di sekolah setingkat SLTP dan SLTA sudah berjalan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Panitia penerimaan siswa baru disekolah telah menyeleksi dan telah menerima pendaftaran ulang penerimaan bagi siswa baru.

Sarana kelengkapan bagi murid terutama seragam sekolah menjadi permasalah tersendiri bagi orang tua wali murid untuk membayar lunas uang seragam sekolah anak anak mereka.

Sementara itu, mewabahnya virus corona membuat mata pencaharian masyarakat menjadi semakin sulit.

Melihat kondisi dimasa sulit saat ini, pihak sekolah MTSN 1 KualaTungkal memberikan dipensasi pembayaran seragam sekolah bagi orang tua wali untuk membayar secara mengangsur.

Hal ini dikatakan, Andi Amiruddin panitia penerima murid baru MTSN 1 Kuala Tungkal, Jum,at (10/07), bahwa pihak sekolah telah memberikan keringanan pada wali murid dimasa pandemi corona karena mengingat sebahagian masyarakat saat ini mata pencahariannya semakin sulit dan terus berkurang.

” Hari ini daftar ulang siswa sekalian masalah pembayaran baju seragam sekolah,untuk pembayaran seragam baju sekolah bisa di angsur dua sampai tiga kali,”Jelasnya.

Katanya lagi, karena mengingat masyarakat Tanjung Jabung Barat mungkin ada yang ekonomi nya di bawah, tetapi bagi yang mampu bisa bayar langsung Cash.

“Karena dimasa pandemi Corona, selama ini banyak masyarakat yang tidak bekerja,hingga tidak mendapatkan rezeki atau uang.” Pungkasnya.

Disisi lain, orang tua wali murid menyambut gembira adanya keringanan pembayaran seragam sekolah bagi anaknya yang akan masuk sekolah MTSN 1 Kuala Tungkal.

Lusiana salah satu orang tua siswa yang baru mendaftarkan ulang anaknya merasa bersyukur karena ada keringanan uang seragam sekolah.

“Untuk pembayaran seragam sekolah di perbolehkan dua hingga tiga kali angsuran,” sebutnya.

Ia juga mengatakan kalau untuk membeli seragam sekolah secara cash dirinya merasa kebingungan dikarenakan keperluan sekolah anaknya bukan hanya sekedar seragam sekolah yang harus di beli.

“Kalau bayar cash (Lunas – red) untuk seragam sekolah terasa berat. Karena banyak lagi yang di butuhkan Sepatu dan Tas sekolah anak juga harus di beli serta perlengkapan lainnya.” keluhnya.

Lebih lanjut Lusiana menuturkan, dirinya merasa bersyukur ada tenggang rasa dari pihak sekolah MTSN 1 KualaTungkal, untuk memberikan keringanan membayar seragam sekolah dengan cara menyicil.

“Apalagi di masa pandemi Corona semuanya kena imbasnya karena mencari nafkah keluarga pun saat ini terasa sulit.”Tukasnya.

Reporter/Editor: Amir/Ote

Komentar

Berita Sebelumnya