oleh

Mencuat,Misteri Dugaan Manipulasi Data Pengurus KKM Desa Teluk Kulbi

-Tanjab Barat-300 KALI DIBACA

KETUA KKM TELUK KULBI YUSWAJI

 

 

KUALATUNGKAL-BULENONnews.com,Target Pemerintah Pusat untuk mencapai kesejahteraan dan kenyamanan di di Daerah seperti Pedesaan belum maksimal,apa lagi pengerjaan serta perekrutan kepengurusan di monopoli oleh orang yang tidak profesional dan berniat untuk menguntungkan diri sendiri bisa dipastikan kegiatan itu akan gagal.

Indonesia bercita-cita di akhir tahun 2019 dapat mencapai universal access air minum dan sanitasi yang dimaknai dengan 100% (Seratus Persen) masyarakat mendapatkan layanan air minum dan sanitasi yang layak.melaui program Pamsimas.

 

Hal tersebut tertuang dalam Undang-Undang nomor 17 tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJPN) 2005-2025 yang mengamanatkan pada akhir periode RPJM 2015-2019 Iayanan dasar air minum dan sanitasi dapat dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia.

 

“Tapi sangat di sayangkan, keinginan pemerintah pusat tidak sepenuh nya berjalan mulus.di karenakan salah satu desa di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat tidak bisa menikmati hasil program pemerintah tersebut.

 

Desa Teluk Kulbi yang berada Kecamatan Betara Kabupaten Tanjung Jabung Barat sampai saat ini masyarakat setempat tidak bisa menikmati air bersih, walaupun program Pamsimas di desa itu sudah di kerjakan beberapa tahun yang lalu. tetapi pembangunan bor air bersih tersebut tidak maksimal di kerjakan.

 

Penyedia Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas III) Tirta mas desa teluk kulbi yang disinyalir ada oknum yang memanipulasi data pengurus serta mengerjakan pekerjaan tersebut tanpa koordinasi, sehinga menuai hasil tidak seperti yang diharapkan sesuai juknis.

 

Terkuak adanya Indikasi rekayasa dan memanipulasi data, pada perencanaan pembangunan pamsimas tahun 2017 ini yang dilakukan ketua sekaligus koordinator( Yuswaji-red), terhadap puluhan Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM). Karena telah  melakukan memalsukan tanda tangan walaupun tidak dilibatkan dalam pembentukan dan penetapan KKM.

 

Menariknya, Oknum koordinator KKM yakni yuswaji dalam hal ini tidak berperan sendiri, namun diduga ada peran istri selaku satlak Anggota unit pengelolaan keuangan atau bendahara untuk melaksanakan secara bersama.

 

Data yang berhasil dihimpun media ini, sebanyak 10 laki-laki dan 19 perempuan telah dipalsukan tanda tangannya, hal ini disinyalir untuk memuluskan agar kegiatan pada pembangunan pamsimas dana ratusan juta rupiah melalui Dana Asian Development Bank dunia bisa berjalan sesuai persetujuan KKM.

 

Bukan itu saja anggota sekaligus pengurus inti yang terdiri dari empat orang, yakni Sudirman

Tamyez, Mat Nuh dan Taufiq  juga Tidak dilibatkan saat kegiatan berjalan, namun nama nya tetap tercantum.

 

” Nama kita tercantum sebagai anggota pengurus, sedangkan kita tidak dilibatkan didalamnya.” Ungkap Sudirman.

 

Hal senada juga diungkapkan Taufik, ia menyebut, memang pada awal akan dibentuk nya KKM. Dirinya pernah ditawarkan oleh Yuswaji untuk dilibatkan dalam pembentukan dan penetapan KKM program Pamsimas III, namun ia belum memberikan kepastian untuk ikut didalam kepengurusan tersebut.”Ujar Taufiq.

 

Sementara itu, Asnawi selaku Sekretaris Desa(Sekdes) desa teluk kulbi saat ditemui diruang kerjanya, saat dikonfirmasi terkait kebenaran atas pembentukan dan pengurus KKM ini, dirinya mengakui tidak tahu- menahu dan tidakbpernah dilibatkan sama sekali.”Yang Jelas “Saya tidak tahu-menahu, baik itu tanda tangan,musyawarah serta apapun yang dilakukan, saya tidak pernah dilibatkan.” Kilahnya.

 

PENULIS : AMIR.

Komentar

Berita Sebelumnya