oleh

Merasa Tidak Berhak, Zulkipli Tolak BLT

-Tanjab Barat-114 KALI DIBACA

TANJAB BARAT-BULENONnews.com.

Merasa mampu Julkipli (43 th), menolak bantuan langsung tunai (BLT) dari Pemdes setempat. Ia adalah merupakan Salah satu warga di Desa Tanjung Tayas, Kecamatan Tungkal Ulu, Kabupaten Tanjab Barat.

Zulkipli, didalam pernyataannya yang terekam di video pendek yang berdurasi 38 detik ini menolak BLT tersebut karena dirinya masih mampu dan merasa tidak berhak atas bantuan tersebut. Dirinya meminta untuk BLT tersebut diberikan pada orang yang sangat membutuhkan ditengah pandemi covid-19 saat ini.

“Saya merasa benar-benar bersalah salah penerima BLT yang didata oleh relawan Covi-19 dan diverifikasi oleh DPD dan Pendamping Desa Dari Kecamatan Layak menerina BLT, akan tetapi saya masih merasa mampu dan saya menolak BLT tersebut supaya diberikan kepada yang lebih membutuhkan bantuan tersebut”, Ungkapnya dalam tayangan video tersebut.

Kepala Desa Tanjung Tayas, Suryono terkait akan hal itu membenarkan, warganya ada yang menolak BLT secara suka rela.

“Dia menolak dengan alasan masih mampu, penolakannya pun kita terima dengan pernyataan resmi bermatrai,” Terang Kades Tanjung Tayas, Jumat (22/05/20).

Menurut Suryono, keputusan Zulkipli ini patut diapresiasi, karena masih ada orang baik ditengah pandemi covid-19 di Tanjab Barat yang memiliki jiwa sosial dan kepedulian yang tinggi pada orang yang lebih membutuhkan.

“Saya apresiasi terhadap beliau, dalam suasana yang sulit seperti ini, ia masih melihat masih ada warga yang dirasanya lebih berhak menerima BLT,” Ujarnya.

Lebih lanjut Suryono menuturkan, bahwa Zulkipli tersebut salah satu dari 28 nama yang masuk dalam daftar penerima BLT sebesar Rp 600.000 selama 3 bulan.

” Penerima BLT tersebut merupakan hasil musyawarah pemdes bersama tim relawan Covid-19 yang sudah diverifikasi sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan regulasi menerima BTL.”Pungkasnya.

Reporter/Ediror : Amir/Ote

Komentar

Berita Sebelumnya