Di Hari Jadi Ke 73,Ini Harapan Kakanim Kuala Tungkal Terduga Pelaku Aborsi di Kuala Tungkal Seorang Siswi Dikenakan UU Kesehatan,Dua Tersangka Aborsi Terancam Hukuman 10 Tahun Kedua Nelayan Kuala Tungkal yang Hilang Ditentukan di Perairan Mendahara Delapan Fraksi PDIP di DPRD Tanjab Barat Siap Menjalankan Perintah Ketua Umum

Home / Tanjab Barat

Sabtu, 24 Desember 2022 - 22:57 WIB

Meski Biaya Swadaya, Pria Warga Senyerang Raih Juara III lomba Kaligrafi Tingkat Asean

Muhammad Syamsudin (Kanan) Pemenang Juara III Lomba Kaligrafi di Tingkat ASEAN Bersama Dubes RI di Brunei Darussalam,Ibu Endang Mardeyani. Foto:Doc

Muhammad Syamsudin (Kanan) Pemenang Juara III Lomba Kaligrafi di Tingkat ASEAN Bersama Dubes RI di Brunei Darussalam,Ibu Endang Mardeyani. Foto:Doc

TANJABBARAT, BULENONNEWS.COM- Muhammad Syamsudin warga Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat mendapatkan Juara lomba Kaligrafi tingkat ASEAN yang diadakan di Negara Brunei Darussalam.

Dari 24 peserta. Muhammad Syamsudin memperoleh peringkat ke III dalam Pertandingan Seni Khat (Kaligrafi) Peringkat ASEAN yang diselenggarakan oleh Yayasan Sultan Haji Hassanal Bolkiah di Brunei Darussalam.

Sebenarnya kata Syamsudin juara didominasi dari Indonesia, untuk juara satu,dua dan tiga.” Yang juara harapan peserta dari Negara Brunei dan Malaysia,” ucapnya.

Muhammad Syamsudin Pemenang Juara III Lomba Kaligrafi di Tingkat ASEAN

Sebelumnya kata Syamsudin. Ia mengikuti lomba kaligrafi. Karena lomba itu terbuka untuk umum yang diselenggarakan oleh yayasan Sultan Haji Hassanal Bolkiah.

Baca Juga  Pemegang Paspor RI yang Hendak Bepergian ke Jerman dapat Mengajukan Pengesahan endorsement Tanda Tangan di Kantor Imigrasi

“Saya tau lomba itu karena dikirim oleh guru saya melalui file Pdf, Nah jadi saya ikut atas nama Kecamatan senyerang.Dan ternyata karya saya tuh masuk dalam nominasi kejuaraan,”ujarnya.

Waktu diundang memang dirinya tidak tau akan menjadi juara berapa, cuma Ia menyebutkan hasil karyanya sudah dinilai dan ternyata masuk dalam nominasi kejuaraan.

“Jadi setelah itulah baru diundang. Disitu saya hanya punya waktu tiga hari untuk mempersiapkan segala sesuatunya. dikirim melalui e-mail kemudian langsung dihubungi melalui nomor telepon dari pihak yayasan Sultan,”ucapnya.

Muhammad Syamsudin yang juga pernah menjadi peserta MTQ Tanjab barat ini harus mempersiapkan segala urusan keberangkatannya sendiri.

Baca Juga  Tanah Bathin Milik Dusun Bangko Diduga Diserobot dan Akan Dibangun Ruko

“Paspor mengurus sendiri, untungnya ada undangan dari yayasan sultan,jadi urusan dipermudah sama pihak imigrasi,”ujarnya.

Di Brunei Darussalam Syamsudin sempat bertemu dengan Dubes RI Ibu Endang Mardeyani. Jadi Kata Ibu Dubes mempertanyakan apa berangkat ini atas nama pribadi.

“Jadi saya bilang memang diundang dari yayasan sultan,cuman memang untuk saat ini belum ada campur tangan dari pemerintah setempat (Pemkab Tanjab Barat -red),”jelas Syamsudin.

Keberangkatan ini sebut Syamsudin memang menggunakan dana pribadi karena memang diundang dari yayasan Sultan Bolkiah.

“Jadi kata ibu dubes itu bilang minimal dari Disdikbud setempat harus tau, masa tidak terdeteksi sama mereka,”pungkasnya. *

 

 

Penulis/Editor:Amir/Otte

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Akhir Jabatanya,Bupati Safrial Berikan Arahan Kepada Stafnya Dan Sampaikan Permohonan Maaf Pada Awak Media

Tanjab Barat

Jelang Pembukaan, Bupati Tinjau Arena MTQ dan Pekerjaan di Kawasan WFC

Berita

Jamal,Terkait Polemik Jalan Rigit Beton BTN Disinyalir Kurangnya Koordinasi

Pemerintahan

Wabup Hairan Minta Dinas Perhubungan Perketat Aktifitas Kendaraan Melebihi Tonase

Tanjab Barat

Tertib,Beli Gas Elpiji di Koperindag Tanjab Barat Warga Serahkan KTP KK dan Jari Dicelupkan ke Tinta

Tanjab Barat

Vaksinasi Akan Dilakukan Pada Ratusan Pedagang Pasar Tradisional 

Tanjab Barat

Pemudik Pulang Lebih Awal Melalui Pelabuhan Roro Kuala Tungkal

Tanjab Barat

Bupati Resmikan Gedung Produksi Kopi Liberika