oleh

Miris,Warga Gunakan Batang Pinang Sebagai Penghubung Kelancaran Aktifitas Di Desa

-Tanjab Barat-194 KALI DIBACA

JEMBATAN BUTUH PERHATIAN PEMERINTAH

 

KUALATUNGKAL-BULENONnews.com,,Pembangunan insfratruktur di pelosok dusun di Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ini terkesan belum merata.Salah satunya seperti didusun parit Lima rantau panjang makmur jaya Kecamatan Betara.

 

Kondisi Jembatan penyebrangan bagi masyarakat setempat menuju ke desa sebelah sangat memprihatinkan, masyarakat harus membikin jembatan darurat yang terbuat dari  Batang pinang.

 

” Selama puluhan tahun begini lah jembatan didusun kita ini. Apabila rusak diperbaiki mengunakan Batang pinang,” ujar ketua rt 13 dusun rantau panjang.

 

Muhammad arsyad berharap, Pemerintah bisa membangun jembatan yang lebih layak, untuk masyarakat dusun rantau panjang, terutama bagi anak-anak yang melintasi untuk sekolah berangkat ke sekolah.

 

” Anak sekolah diperempatan kerap kali terjatuh saat melintas dijembatan ini dan kita khawatirkan nantinya akan menimbulkan musibah kecelakaan pada anak-anak sekolah maupun warga yang melintasi jembatan batang pohon pinang ini.”Ujar Muhammad Arsyad.

 

Sementara itu, Miftahul Jannah salah satu siswa yang setiap hari melintas dijembatan  Batang pinang, “mengatakan, dirinya bersama teman lainynya merasa takut apabila bila melewati jembatan tersebut.bahkan sudah sering teman kita jatuh saat melintas dijembatan ini, karena  jembatan ini merupakan akses satu-satunya,ya mau tidak mau harus dilalui untuk pergi ke sekolah.” Ungkap Jannah.

 

Ia juga berharap pemerintah cepat membangun jembatan yang sudah rusak parah ini, agar aman dan nyaman saat melintasi jembatan ini ,seperti Desa- desa lain yang mendapatkan pembangunan jembatan oleh Pemerintah.

 

Terpisah Arbainah warga setempat mengatakan, didusun nya selama ini belum ada perhatian dari pemerintah untuk dibangun jembatan seperti yang ada didusun lainnya di Tanjabbar.

 

” Harapan kita kepemerintah bisa membangun jembatan bagi masyarakat di dusun rantau panjang ini,” harapnya.

 

Ia menyebut, jembatan yang ada saat ini hanya dibangun seadanya. Jembatan hanya dialas mengunakan lantai terbuat dari batang pinang.

 

“Ia menceritakan, memang jembatan ditempat nya pernah disurvei oleh pihak terkait. Namun sampai detik ini belum ada kabar akan dibangun.

 

” sudah pernah ditinjau oleh pihak pemerintah,namun kelanjutanya sepertinya belum ada.Semoga dengan secepatnya para pembantu atau staf Bupati tanggap dengan keadaan warga dusun kami ini.”Ujar ibu dua anak ini.

Komentar

Berita Sebelumnya