Sejumlah Prestasi dan Raih IPK 3,92, Recha Oktaviani Safitri Asal Tanjab Barat Dipercaya Menyampaikan Sambutan Mewakili Mahasiswa di Wisuda Ke-V Universitas Baiturrahim Jambi Wabup Katamso Buka AI Creative Bootcamp 2026, Dorong Pemuda Tanjab Barat Kuasai Teknologi Digital ISPU Capai Kategori Sangat Berbahaya (463), SMSI Tanjab Barat Bersama Dinkes & SBH Turun ke Jalan Bagikan Masker Satu-satunya Wakil Sumatra! SMAN 1 Tanjab Barat Terbangkan Kontingen Pramuka ke Kemah Wukuf Nasional Ketua DPRD Hamdani Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan

Home / Tanjab Barat

Selasa, 10 Oktober 2023 - 19:06 WIB

PDAM Mati,Warga Kuala Tungkal Keluhkan Sulit Mendapatkan Air Bersih

TANJABBAR, BULENONNEWS.COM – Warga keluhkan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pengabuan mati sejak dua minggu terakhir.Seperti yang dikeluhkan Wahyuni Warga RT 7,Lorong Budiman, Kelurahan Sriwijaya, Kabupaten Tanjab Barat.

Ia mengatakan,hingga saat ini kesulitan untuk mendapatkan air bersih.”Bukan disini je yang airnye mati, dimane mane juge mati,” ungkapnya.Selasa (10/10/23).

Karena kata Wahyuni kebutuhan air bersih ini sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu lanjutnya,dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dirinya menampung air hujan.

“Sebelumnya kami jugo pakai sumur bor, cuman sudah kami putusi, karena kami pikir air PDAM lancar,”katanya dengan nada sedikit kesal.

Selain itu, ia juga mengeluhkan tarif PDAM yang mengalami kenaikan setiap bulan,” air PDAM mati tapi hampir setiap bulan tarif nya mengalami kenaikan,”jelasnya.

Baca Juga  Pembukaan TMMD ke-124,Wabup Katamso Apresiasi Kepada Danrem 042/Gapu

“Dua bulan ini naik terus, kami biasanya Rp Rp 45 ribu bulan kemarin 65 ribu bulan ini naik lagi Rp 75 ribu,” tambahnya.

Sementara,Komite Teknik PDAM Tirta Pengabuan Tanjab Barat Sudjito saat dikonfirmasi mengatakan,dalam dua minggu pada musim kemarau kebutuhan air cukup untuk disalurkan ke 6.000 pelanggan yang ada di Kota Kuala Tungkal dan sekitarnya.

Lanjutnya,pada musim kemarau pihaknya sudah melakukan survei terkendala dengan pihak PLN yang sering mati.

Kadang penampung kami sudah penuh, pada saat mau disalurkan PLN padam.”Pihak PDAM sudah berkoordinasi pihak PLN untuk segera diatasi dan Alhamdulillah pada saat koordinasi dengan Kepala PLN bisa respon dan ada pergerakan,” ungkapnya.

Baca Juga  Bupati Tanjab Barat Tinjau Pemasangan Mesin Pendorong PDAM di Bram Itam

Untuk produksi kata dia, PDAM memilikiĀ  beberapa boster yang terdiri dari Teluk Bengka, Tebing Tinggi, Senyerang, Teluk Nilau, Paripudin dan di Kuanting. Kemudian ada satu boster di Kuala Tungkal untuk membagi wilayah Parit II Manunggal dan sekitar nya.

“Kendala ini kami sudah bisa atasi, kendala disana kendala air kami pekat jadi pengolahan agak sulit tapi masih bisa kita atasi. Untuk air PDAM mati memang faktor alam tidak ada kesengajaan yang membuat masyarakat kesusahan untuk mendapatkan air,”pungkasnya.*

 

Penulis /Editor: Amir/ Otte

 

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Program Kegiatan TPS3R Diduga ada Intervensi OknumĀ 

Tanjab Barat

Bupati Drs H Anwar Sadat Ajak Masyarakat Tetap Jaga Kebersamaan Dengan Tidak Memutus Persaudaraan Dimasa Pandemi Covid -19

Tanjab Barat

Bupati Safrial Ikuti Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih HUT RI Ke-75

Tanjab Barat

Reaktif Covid-19, 142 Petugas KPPS Tanjab Barat Isolasi Mandiri

Tanjab Barat

KPU Dapat Pasokan Dana 4M, Khairuddin: Dana APBN Untuk Pembwlian APD

Tanjab Barat

Tahun 2021 Dinkes Tanjab Barat Mencatat Kasus DBD Menurun

Tanjab Barat

Bupati Anwar Sadat Meresmikan Rumah Singgah Peduli Pendamping Pasien dan Orang Terlantar

Tanjab Barat

Hut Ke 4- SMSI Bersama BKKBN ProvinsiJambi Dan SAH Berkolaborasi Kurangi Stunting

You cannot copy content of this page