Sekda Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat, Wujudkan Generasi Cerdas dan Berakhlak Wabup Katamso Buka ToT Model Bisnis Berbasis Mangrove, Dorong Ekonomi Hijau dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Wabup Katamso Jadi Narasumber Podcast Youth Center, Ajak Pemuda Tanjab Barat Ambil Peran dalam Pembangunan Daerah Ketua DPRD Tanjung Jabung Barat Hadiri Penyampaian LHP LKPD 2025 di BPK Perwakilan Provinsi Jambi Delapan Tahun Berturut-turut Raih WTP, Tanjab Barat Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Home / Tanjab Barat

Selasa, 10 Oktober 2023 - 19:06 WIB

PDAM Mati,Warga Kuala Tungkal Keluhkan Sulit Mendapatkan Air Bersih

TANJABBAR, BULENONNEWS.COM – Warga keluhkan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pengabuan mati sejak dua minggu terakhir.Seperti yang dikeluhkan Wahyuni Warga RT 7,Lorong Budiman, Kelurahan Sriwijaya, Kabupaten Tanjab Barat.

Ia mengatakan,hingga saat ini kesulitan untuk mendapatkan air bersih.”Bukan disini je yang airnye mati, dimane mane juge mati,” ungkapnya.Selasa (10/10/23).

Karena kata Wahyuni kebutuhan air bersih ini sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu lanjutnya,dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dirinya menampung air hujan.

“Sebelumnya kami jugo pakai sumur bor, cuman sudah kami putusi, karena kami pikir air PDAM lancar,”katanya dengan nada sedikit kesal.

Selain itu, ia juga mengeluhkan tarif PDAM yang mengalami kenaikan setiap bulan,” air PDAM mati tapi hampir setiap bulan tarif nya mengalami kenaikan,”jelasnya.

Baca Juga  Konflik Kewenangan Izin Memperlambat Penertiban Tambang Ilegal di Tanjung Jabung Barat

“Dua bulan ini naik terus, kami biasanya Rp Rp 45 ribu bulan kemarin 65 ribu bulan ini naik lagi Rp 75 ribu,” tambahnya.

Sementara,Komite Teknik PDAM Tirta Pengabuan Tanjab Barat Sudjito saat dikonfirmasi mengatakan,dalam dua minggu pada musim kemarau kebutuhan air cukup untuk disalurkan ke 6.000 pelanggan yang ada di Kota Kuala Tungkal dan sekitarnya.

Lanjutnya,pada musim kemarau pihaknya sudah melakukan survei terkendala dengan pihak PLN yang sering mati.

Kadang penampung kami sudah penuh, pada saat mau disalurkan PLN padam.”Pihak PDAM sudah berkoordinasi pihak PLN untuk segera diatasi dan Alhamdulillah pada saat koordinasi dengan Kepala PLN bisa respon dan ada pergerakan,” ungkapnya.

Baca Juga  Cemarkan Tiga Desa, Pelaku Pemerkosaan di Bukit Suban Dikenakan Cuci Kampung

Untuk produksi kata dia, PDAM memiliki  beberapa boster yang terdiri dari Teluk Bengka, Tebing Tinggi, Senyerang, Teluk Nilau, Paripudin dan di Kuanting. Kemudian ada satu boster di Kuala Tungkal untuk membagi wilayah Parit II Manunggal dan sekitar nya.

“Kendala ini kami sudah bisa atasi, kendala disana kendala air kami pekat jadi pengolahan agak sulit tapi masih bisa kita atasi. Untuk air PDAM mati memang faktor alam tidak ada kesengajaan yang membuat masyarakat kesusahan untuk mendapatkan air,”pungkasnya.*

 

Penulis /Editor: Amir/ Otte

 

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Satnarkoba Polres Tanjab Barat Ciduk 3 Orang Penyalahgunaan Narkoba

Tanjab Barat

Kades Muara Seberang Gotong Royong Perbaiki Tanggul Jebol Di Kebun Warga Dampak Dari Abrasi

Tanjab Barat

Kasus Narkoba Selama Tahun 2021 Mengalami Peningkatan

Tanjab Barat

Safrial Pimpin Sidang Panitia Pertimbangan Landreform Progaram Retribusi Tanah

Tanjab Barat

Angka Perceraian Di Tanjabbarat Meningkat Dimasa Pandemi Covid-19

Tanjab Barat

Debat Kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Barat Dilaksanakan Malam Ini

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Berikan Bantuan Tanggap Darurat Pada Korban Kebakaran di Andalas

Tanjab Barat

Cemarkan Tiga Desa, Pelaku Pemerkosaan di Bukit Suban Dikenakan Cuci Kampung

You cannot copy content of this page