Kebijakan Surat Harga Pasar Tanah Tuai Keberatan, Bapenda Tanjab Barat Tegaskan: Bukan Syarat Mutlak, Tidak Ada Paksaan Wujudkan Pendidikan Merata, Pemkab Tanjab Barat Siapkan Seragam Gratis di Awal Agustus untuk Peserta Didik Baru Kebijakan BPHTB Dilimpahkan ke Kecamatan, Aparatur Desa dan Kelurahan Tanjab Barat Tolak: “Bukan Kewenangan Kami, Berpotensi Membebani Masyarakat” Sinergi Eksekutif-Legislatif Awali Pembahasan APBD 2027, DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna KUA-PPAS Breaking News…Diduga Perampokan Terjadi di BTN Selempang Merah, Pelaku Berhasil Bawa Kabur Perhiasan Emas

Home / Tanjab Barat

Selasa, 10 Oktober 2023 - 19:06 WIB

PDAM Mati,Warga Kuala Tungkal Keluhkan Sulit Mendapatkan Air Bersih

TANJABBAR, BULENONNEWS.COM – Warga keluhkan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pengabuan mati sejak dua minggu terakhir.Seperti yang dikeluhkan Wahyuni Warga RT 7,Lorong Budiman, Kelurahan Sriwijaya, Kabupaten Tanjab Barat.

Ia mengatakan,hingga saat ini kesulitan untuk mendapatkan air bersih.”Bukan disini je yang airnye mati, dimane mane juge mati,” ungkapnya.Selasa (10/10/23).

Karena kata Wahyuni kebutuhan air bersih ini sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu lanjutnya,dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dirinya menampung air hujan.

“Sebelumnya kami jugo pakai sumur bor, cuman sudah kami putusi, karena kami pikir air PDAM lancar,”katanya dengan nada sedikit kesal.

Selain itu, ia juga mengeluhkan tarif PDAM yang mengalami kenaikan setiap bulan,” air PDAM mati tapi hampir setiap bulan tarif nya mengalami kenaikan,”jelasnya.

Baca Juga  DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna Mendengarkan Pidato Pertama Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

“Dua bulan ini naik terus, kami biasanya Rp Rp 45 ribu bulan kemarin 65 ribu bulan ini naik lagi Rp 75 ribu,” tambahnya.

Sementara,Komite Teknik PDAM Tirta Pengabuan Tanjab Barat Sudjito saat dikonfirmasi mengatakan,dalam dua minggu pada musim kemarau kebutuhan air cukup untuk disalurkan ke 6.000 pelanggan yang ada di Kota Kuala Tungkal dan sekitarnya.

Lanjutnya,pada musim kemarau pihaknya sudah melakukan survei terkendala dengan pihak PLN yang sering mati.

Kadang penampung kami sudah penuh, pada saat mau disalurkan PLN padam.”Pihak PDAM sudah berkoordinasi pihak PLN untuk segera diatasi dan Alhamdulillah pada saat koordinasi dengan Kepala PLN bisa respon dan ada pergerakan,” ungkapnya.

Baca Juga  Tak Mau Dihotel, Bupati Merangin Memilih Nginap Dirumah Warga Kuala Tungkal Dampingi Kafilah

Untuk produksi kata dia, PDAM memiliki  beberapa boster yang terdiri dari Teluk Bengka, Tebing Tinggi, Senyerang, Teluk Nilau, Paripudin dan di Kuanting. Kemudian ada satu boster di Kuala Tungkal untuk membagi wilayah Parit II Manunggal dan sekitar nya.

“Kendala ini kami sudah bisa atasi, kendala disana kendala air kami pekat jadi pengolahan agak sulit tapi masih bisa kita atasi. Untuk air PDAM mati memang faktor alam tidak ada kesengajaan yang membuat masyarakat kesusahan untuk mendapatkan air,”pungkasnya.*

 

Penulis /Editor: Amir/ Otte

 

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Ini 15 Nama Peserta Finalis Lomba Mejahit Masker Merah Putih

Tanjab Barat

Bupati Harap Guru Bisa Kuasai Aplikasi Daring

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Panen Raya dan Pengelohan TPA Pemamfaatan Hasil Pupuk Organik

Tanjab Barat

Muhammad Adib Mubarak Terpilih Jadi Ketua Karang Taruna Tanjab Barat

Tanjab Barat

Pengesahan Ranperda Batal Akibat Bupati dan Wakil Bupati Tidak Hadir Rapat Paripurna Jamal : Menyayangkan Batalnya Pengesahan Ranperda

Tanjab Barat

Aneh,Minyak Naik,Tabung Gas lPG 3 Kg Pun Harus Antri

Tanjab Barat

Perkerjaan Dana Desa Disinyalir Tumpang Tindih Dengan Kegiatan Proyek APBD-P PUPR Tanjabbar

Tanjab Barat

Kapolres Tanjabbarat Pantau Pelaksanaan Vaksin 1-2 dan 3 Di

You cannot copy content of this page