oleh

Pelayanan Amburadul, Dewan Minta Kepala PLN jangan Sering Pulang Kejambi

-Tanjab Barat-18 KALI DIBACA

Pelayanan Amburadul, Dewan: Kepala PLN Jangan Sering Pulang Kejambi

BULENONnews.com – TANJAB BARAT

Masyarakat Kabupaten Tanjung Barat sering kecewa atas permasalahan pelayanan jaringan PLN yang sering kali memadamkan lampu bahkan tampa adanya pemberitahuan.

Akibat seringnya pemadaman ini membuat masyarakat mempertanyakan kinerja PLN. Terlebih lagi dengan kondisi saat ini dalam Covid 19 dan menjelang menyambut bulan Suci Ramadhan,masyarakat meminta tidak ada lagi terjadinya mati lampu.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjabbar juga menyoroti kinerja PLN Rayon Kuala Tungkal. Syufrayogi Syaiful seorang anggota dewan mengatakan bahwa pelayanan PLN dengan seringnya mati lampu di wilayah Tanjabbar menandakan bahwa pelayanan PLN buruk.

“Buruk sekali pelayanannya bagi masyarakat, apalagi dalam beberapa minggu ini mati lampunya luar biasa dan banyak kerugian di masyarakat. Kepada manajemen PLN juga kita minta untuk di perbaiki,” Katanya.

“Bahkan saya dapat informasi bahwa pimpinan PLN di duga sering pulang ke Jambi. Jadi kita minta untuk stay di sini, biar bisa melihat kondisi pelayanan PLN ini. Karena jika listrik mati semau kena dampak, jaringan air bersih,” Tambahnya.

Lebih lanjut disampaikan Yogi bahwa pihaknya meminta agar pelayanan PLN ini dioptimalkan. Selain itu, perlu adanya perbaikan kinerja dalam manajemen di PLN, karena Yogi menilai bahwa manajamen dalam PLN perlu diubah.

“Kita minta ini ditingkatkan lagi, listrik yang sering mati ini saya nilai sudah parah ini, saya minta perbaiki manajemen, optimalkan apalagi nanti Ramadhan. Kita minta Ramadhan tidak lagi mati lampu, karena nantinya masyarakat akan fokus ibadah di rumah,”Terangnya.

Pihaknya kata Yogi juga telah melakukan pemanggilan terhadap Kepala PLN Rayon Kuala Tungkal, Lukman. Adapun ketika di tanya soal alasan seringnya mati lampu, kata Yogi jawabannya adalah jawaban klasik.

“Sudah dua kali di panggil, masalahnya klasik, pohon tumbang, tiang patah, solusinya ya tentunya harus bangun tiang yang bagus, pasang jauh dari pohon, master plan harus di perbaiki, inikan gagal artinya manajemennya yang harus di ubah,” Pungkasnya.

Reporter : Amir

Komentar

Berita Sebelumnya