Breaking News…Diduga Perampokan Terjadi di BTN Selempang Merah, Pelaku Berhasil Bawa Kabur Perhiasan Emas PetroChina Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Teluk Nilau, Bupati Anwar Sadat: Kolaborasi untuk Ringankan Beban Warga Berkas Mantan Pejabat Pemasyarakatan Jambi Tersangka Kasus Ekstasi Masuk Kejati, Jaksa Mulai Teliti Kelengkapan Perkara Anwar Sadat Tegaskan Komitmen Perbaiki Tata Kelola Keuangan, Sinergi dengan DPRD Jadi Kunci Pertahankan WTP Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disepakati, Bupati Anwar Sadat Tekankan Penguatan Tata Kelola dan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK

Home / Pemerintahan

Rabu, 30 November 2022 - 16:38 WIB

Pembelian Mesin Pompong Tidak Melalui E Katalog, Panitia Beralasan Waktu Mepet

Tanjab Barat – Pengadaan 70 Unit Mesin Pompong untuk 7 (Tujuh) Kelompok Nelayan di Parit 5 Kelurahan Kampung Nelayan, Tanjung Jabung Barat menuai polemik.

Pasalnya, pembelian Mesin Pompong Pokir dari Wakil Ketua DPRD H. Muh Sjafril Simamora ini tidak melalui e-Katalog tetapi melalui Penunjukan Langsung (PL).

Kabid Alat Tangkap Dinas Perikanan Tanjung Jabung Barat menjelaskan, pengadaan mesin pompong bagi Nelayan ini oleh Panitia Penyedia dilakukan melalui PL karena waktu sudah mepet, sementara Market Place UMKM belum buat dan belum daftar di e-Processing.

“Di e-Katalog mesinnya jauh dibawah kualitas yang kami inginkan. Setelah konsultasi dengan panitia, diputuskan oleh panitia penyedia melalui PL bukan e-Katalog. Itu sudah kesepakatan panitia dan PPK,” kata Amran, Selasa (29/11/22).

Baca Juga  Ratusan Siswa SDN 18 Antuasias Ikuti Vaksinasi

“Tahun depan mau tidak mau dengan PPTK nya kita harus e-Katalog soalnya tidak bisa PL lagi,” imbuhnya.

Sehubungan dengan jenis mesin Amran mengungkapkan, memang kalau spesifikasi umum 33 HP Mesin Diesel engkol manual, dan keinginan Nelayan paling bagus Tianli.

“Harga Tianli ini paling tinggi dan yang selevel itu Dong Dong. Untuk menjaga supaya rekanan tidak membeli dibawah level Dong Dong tadi kami survey di Toko Wijaya di Kuala Tungkal,” katanya.

Sebab kata Amran lagi, kalau menurut spesifikasi jenis mesin ini banyak bahkan beragam dan Harga Rp 6,5 Juta pun ada. Jika rekanan membeli mesin dengan harga itu, spesifikasi sama mau tidak mau harus diterima karena sesuai spesifikasi.

Baca Juga  Wabup Tanjab Barat ikut Rakor Mendagri Melalui Vidcon

“Maka dari itu kita melakukan survey sebelum menentukan Harga Perkiraan Sendiri (HPS). Untuk menjaga itu kami sampaikan survey di Toko Wijaya,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 7 (Tujuh) Kelompok Nelayan di Parit 5, Kelurahan Kampung Nelayan, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, menerima 70 Unit mesin Pompong.

70 mesin Pompong yang merupakan pokok pikiran (Pokir) Wakil Ketua II DPRD Tanjung Jabung Barat H. Muh Sjafril Simamora, SH tersebut, akan diserahkan masing – masing kelompok dengan rincian 1 (Satu) Kelompok menerima 10 (Sepuluh) Mesin.

Ucok Mora juga merincikan alokasi pokok pikirannya hingga Rp1,1 Milyar untuk pengadaan Mesin Pompong ini dengan rincian 1 (Satu) Kelompok Rp130 Juta.*

 

 

Penulis/Editor: Amir/ Otte

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Wakil Bupati Katamso Pimpin Langsung Apel Gabungan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Naikan Gaji Da’i dan Ketua RT Mulai APBD- Perubahan 2024,

Pemerintahan

Tim Baperjakat Akan Menjadwalkan Pemanggilan Kadis PUPR dan Disbunak Tanjab Barat

Pemerintahan

Gedung Bersama Mulai Aktif,Sekda Tanjab Barat Rencanakan Alih Fungsi Perkantoran Yang Kosong

Pemerintahan

Peringati Hari Batik Nasional,Wabup Didampingi Ketua GOW Tanjab Barat Hadiri Acara Tungkal Fashion Street 2

Pemerintahan

Pjs Bupati Tanjab Barat Sambut Kunker Pjs Gubernur JambiĀ 

Pemerintahan

Buka Secara Resmi Forum TJSLP CSR, Bupati Tanjab Barat Sampaikan ini

Meraingin

H. Mashuri Lantik 25 Pejabat Administrasi Pemkab Merangin

You cannot copy content of this page