Dramatis! Tekuk Tim Non Blok, Blok DEF Segel Gelar Juara 3 di Turnamen Voli Permata Hijau Bupati Anwar Sadat Buka Manasik Haji Terintegrasi Tahun 1447 H/2026 M Refleksi 92 Tahun PHI, Bupati Anwar Sadat: Lembaga Ini Adalah Kawah Candradimuka Karakter Saya Warga Merlung Curhat ke Anggota DPRD Tanjabbar,Dudi Purwadi:Dicatat Sebagai Prioritas. Tonggak Baru Kejari Tanjab Barat: Tiga Kasi Resmi Berganti, Kajari Tekankan Adaptasi Cepat Era KUHP Baru

Home / Pemerintahan

Rabu, 30 November 2022 - 16:38 WIB

Pembelian Mesin Pompong Tidak Melalui E Katalog, Panitia Beralasan Waktu Mepet

Tanjab Barat – Pengadaan 70 Unit Mesin Pompong untuk 7 (Tujuh) Kelompok Nelayan di Parit 5 Kelurahan Kampung Nelayan, Tanjung Jabung Barat menuai polemik.

Pasalnya, pembelian Mesin Pompong Pokir dari Wakil Ketua DPRD H. Muh Sjafril Simamora ini tidak melalui e-Katalog tetapi melalui Penunjukan Langsung (PL).

Kabid Alat Tangkap Dinas Perikanan Tanjung Jabung Barat menjelaskan, pengadaan mesin pompong bagi Nelayan ini oleh Panitia Penyedia dilakukan melalui PL karena waktu sudah mepet, sementara Market Place UMKM belum buat dan belum daftar di e-Processing.

“Di e-Katalog mesinnya jauh dibawah kualitas yang kami inginkan. Setelah konsultasi dengan panitia, diputuskan oleh panitia penyedia melalui PL bukan e-Katalog. Itu sudah kesepakatan panitia dan PPK,” kata Amran, Selasa (29/11/22).

Baca Juga  Bupati Tanjab Barat Tinjau Kapal Citra Nusantara di Pelabuhan Roro Kuala Tungkal

“Tahun depan mau tidak mau dengan PPTK nya kita harus e-Katalog soalnya tidak bisa PL lagi,” imbuhnya.

Sehubungan dengan jenis mesin Amran mengungkapkan, memang kalau spesifikasi umum 33 HP Mesin Diesel engkol manual, dan keinginan Nelayan paling bagus Tianli.

“Harga Tianli ini paling tinggi dan yang selevel itu Dong Dong. Untuk menjaga supaya rekanan tidak membeli dibawah level Dong Dong tadi kami survey di Toko Wijaya di Kuala Tungkal,” katanya.

Sebab kata Amran lagi, kalau menurut spesifikasi jenis mesin ini banyak bahkan beragam dan Harga Rp 6,5 Juta pun ada. Jika rekanan membeli mesin dengan harga itu, spesifikasi sama mau tidak mau harus diterima karena sesuai spesifikasi.

Baca Juga  Bupati Tanjab Barat Buka Sosialisasi Program Pengendalian Gratifikasi Oleh KPK RI

“Maka dari itu kita melakukan survey sebelum menentukan Harga Perkiraan Sendiri (HPS). Untuk menjaga itu kami sampaikan survey di Toko Wijaya,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 7 (Tujuh) Kelompok Nelayan di Parit 5, Kelurahan Kampung Nelayan, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, menerima 70 Unit mesin Pompong.

70 mesin Pompong yang merupakan pokok pikiran (Pokir) Wakil Ketua II DPRD Tanjung Jabung Barat H. Muh Sjafril Simamora, SH tersebut, akan diserahkan masing – masing kelompok dengan rincian 1 (Satu) Kelompok menerima 10 (Sepuluh) Mesin.

Ucok Mora juga merincikan alokasi pokok pikirannya hingga Rp1,1 Milyar untuk pengadaan Mesin Pompong ini dengan rincian 1 (Satu) Kelompok Rp130 Juta.*

 

 

Penulis/Editor: Amir/ Otte

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Pendapatan Asli Daerah Tanjab Barat 2024 Naik

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Hadiri Seminar Wawasan Kebangsaan

Meraingin

H Mashuri Sambut Jabatan PLT Bupati Merangin Dari H Al Haris Gubernur Jambi

Pemerintahan

Ratusan Tenaga Honorer Guru di Tanjab Barat Masuk Dapodik

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Dorong Dekranasda Tingkatkan Promosi Ekonomi Kreatif di Tanjab Barat

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Menghadiri Tanam Padi Perdana di Kelurahan Sungai Nibung

Pemerintahan

Wujudkan Visi Kabupaten Tanjab Barat BERKAH MADANI, Bupati Anwar Sadat Sampaikan 7 Program Unggulan

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Ajak Generasi Muda Perangi Dua Masalah Besar

You cannot copy content of this page