ISPU Capai Kategori Sangat Berbahaya (463), SMSI Tanjab Barat Bersama Dinkes & SBH Turun ke Jalan Bagikan Masker Satu-satunya Wakil Sumatra! SMAN 1 Tanjab Barat Terbangkan Kontingen Pramuka ke Kemah Wukuf Nasional Ketua DPRD Hamdani Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan Wabup Katamso Dorong Jargas 6.811 SR Segera Mengalir, Usulkan Tambahan 19.750 Sambungan Mardan Hasibuan Sah Pimpin IBCA MMA Tanjabbar lewat Aklamasi, Siap Lahirkan Petarung Berprestasi

Home / Pemerintahan

Rabu, 30 November 2022 - 16:38 WIB

Pembelian Mesin Pompong Tidak Melalui E Katalog, Panitia Beralasan Waktu Mepet

Tanjab Barat – Pengadaan 70 Unit Mesin Pompong untuk 7 (Tujuh) Kelompok Nelayan di Parit 5 Kelurahan Kampung Nelayan, Tanjung Jabung Barat menuai polemik.

Pasalnya, pembelian Mesin Pompong Pokir dari Wakil Ketua DPRD H. Muh Sjafril Simamora ini tidak melalui e-Katalog tetapi melalui Penunjukan Langsung (PL).

Kabid Alat Tangkap Dinas Perikanan Tanjung Jabung Barat menjelaskan, pengadaan mesin pompong bagi Nelayan ini oleh Panitia Penyedia dilakukan melalui PL karena waktu sudah mepet, sementara Market Place UMKM belum buat dan belum daftar di e-Processing.

“Di e-Katalog mesinnya jauh dibawah kualitas yang kami inginkan. Setelah konsultasi dengan panitia, diputuskan oleh panitia penyedia melalui PL bukan e-Katalog. Itu sudah kesepakatan panitia dan PPK,” kata Amran, Selasa (29/11/22).

Baca Juga  Laporaran Hasil Pemeriksaan (LHP) Refocusing Anggaran Covid-19 Segera Terbit

“Tahun depan mau tidak mau dengan PPTK nya kita harus e-Katalog soalnya tidak bisa PL lagi,” imbuhnya.

Sehubungan dengan jenis mesin Amran mengungkapkan, memang kalau spesifikasi umum 33 HP Mesin Diesel engkol manual, dan keinginan Nelayan paling bagus Tianli.

“Harga Tianli ini paling tinggi dan yang selevel itu Dong Dong. Untuk menjaga supaya rekanan tidak membeli dibawah level Dong Dong tadi kami survey di Toko Wijaya di Kuala Tungkal,” katanya.

Sebab kata Amran lagi, kalau menurut spesifikasi jenis mesin ini banyak bahkan beragam dan Harga Rp 6,5 Juta pun ada. Jika rekanan membeli mesin dengan harga itu, spesifikasi sama mau tidak mau harus diterima karena sesuai spesifikasi.

Baca Juga  Bupati Tanjab Barat Kunjungi Pasien di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal

“Maka dari itu kita melakukan survey sebelum menentukan Harga Perkiraan Sendiri (HPS). Untuk menjaga itu kami sampaikan survey di Toko Wijaya,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 7 (Tujuh) Kelompok Nelayan di Parit 5, Kelurahan Kampung Nelayan, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, menerima 70 Unit mesin Pompong.

70 mesin Pompong yang merupakan pokok pikiran (Pokir) Wakil Ketua II DPRD Tanjung Jabung Barat H. Muh Sjafril Simamora, SH tersebut, akan diserahkan masing – masing kelompok dengan rincian 1 (Satu) Kelompok menerima 10 (Sepuluh) Mesin.

Ucok Mora juga merincikan alokasi pokok pikirannya hingga Rp1,1 Milyar untuk pengadaan Mesin Pompong ini dengan rincian 1 (Satu) Kelompok Rp130 Juta.*

 

 

Penulis/Editor: Amir/ Otte

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Kukuhkan Bunda Literasi 2026–2030, Bupati Anwar Sadat Wajibkan Seluruh Kepala OPD Miliki Kartu Perpustakaan’

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Sambut Kunker PJ Gubernur Jambi

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Laksanakan Safari Jumat di Desa Teluk Sialang

Pemerintahan

Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Tanjab Barat Mengalami Penurunan

Pemerintahan

Peringatan Hari Pahlawan, Bupati Tanjab Barat Berikan Penghargaan Camat Teladan dan Berprestasi

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Rapat Bersama Dewan Pengupahan 

Pemerintahan

Wabup Tanjab Barat Cek Masuk Kerja Pegawai Usai Libur Panjang Hari Raya Idul Fitri 1442 H

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Apresiasi Giat Sepeda Santai

You cannot copy content of this page